Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini1067
Kemarin1356
Minggu Ini3701
Bulan Ini19582
Total Pengunjung1093136

IP Kamu 54.172.234.236 Wednesday, 17 July 2019

Guests : 28 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI APRIL 2019)
 
RUKO PASAR MANDIRI LANTAI 2 BENGKEL MOBIL NEW MAJU JAYA
 BLOK M4C NO 32C-32D SEBELUM APATERMEN THE SUMMIT
KELAPA GADING - JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

PEMIMPIN HAMBA ATAU HAMA?

Pdt. Dr. Timotius Bakti Sarono

 

 

Miris rasanya melihat tingkah polah pemimpin gereja yang memandang jabatan sampai mengeluarkan air liurnya. Hal itu berarti jabatan adalah segalanya, “mau banget” demikian bahasa gaulnya. Persepsi diri yang identik kerakusan jabatan dapat dianalisa baik secara kuantitatif maupun kualitatif  tanpa melalui metodologi penelitian. Deskripsinya sudah jelas, didapati bahwa antara esensi dan substansi kepribadiannya tidak sinkron bahkan disinyalir tidak proporsional[1]. Model orang tersebut akan menghalalkan segala cara dalam meraih jabatan. Tidak peduli menari-nari di atas mayat orang lain dan tertawa lebar di atas ratapan para korban, yang penting Libido menuju tahta[2] tersalurkan. Kendaraan yang dipakainya adalah trick-trick kotor yang baunya anyir dengan roda-roda yang berisik memekakkan telinga dengan perkataan yang hanya Lips servise alias tipu-tipu. Kebohongan public diramunya seolah-olah sebuah realita kebajikan. Namun realitasnya ngibul…ngibul…. Ngibul…. demikian bunyi sirene [3] ambulan yang membawa kemanapun ia mau pergi.  

Fakta-fakta moral seseorang yang sering kali memproduksi korban sakit hati dan luka menganga di kalangan umat dan bawahannya menunjukkan track recordyang buruk.  Perasaannya tumpul, nuraninya jahat namun wajah tanpa dosa. Bisa saja wajahnya tenang, cold, calm and Confidencedibalik senyumannya, wov.. sadis dan tanpa ampun. Model orang seperti ini membahayakan bangsa dan negara apalagi gereja Tuhan.  Ngeri dan tidak tahu malu… dengan tidak menuduh dan menghakimi siapapun realitas gereja sekarang pemilihan pemimpin rohani lebih busuk daripada keduniawian. Salah satu dampak yang sudah menjadi tranding topik kisah Pendeta ditarik dari mimbar karena perkelahian kedua kandidat yang layak berdiri dimimbar menunjukkan hal-hal yang sangat memalukan[4]. Hilangnya kasih dan kelemahlembutan dan sembilan buah roh hilang tanpa bekas. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena karena hamba sudah berubah menjadi hama.  

Otoritas bisa menjadikan seseorang jahat padahal seharusnya otoritas bisa membuat  seseorang dapat menyalurkan berkat bagi banyak orang.   Kepemimpinan gereja yang seharusnya Theokrasi[5] seperti apa yang Alkitab katakan namun di era modern gereja sudah mengubahnya menjadi demokrasi kebablasan[6] yang lebih parah dari pilkada. Seorang sahabat bercerita share foto balon  yang lain saja diancam mau dipecat! wualah ….. sadis sekali ya? Kecemburuan memuncak di atas kepala dan marah besar jika staffnya berfoto dengan siapapun. Maka pasti dipanggil dan menerima caci maki, katanya “kamu ada dalam structural tahu ngga? Mau dipecat? gila…asli gila dunia gereja sudah menjadi homo homini lupus[7]. Masih cerita dari seorang sahabat dari luar denominasi gereja yang mengelus dada dan berkata : bro saya sendiri melihat pada waktu pemilihan jabatan, dia membawa uang segepok dengan membagi-bagi kesetiap kamar dengan kisaran beberapa juta agar orang dapat memilih dirinya. Namun masih ada para hamba Tuhan yang punya nurani tidak melawan Tuhan dan menolak uang yang disodorkannya. 

            Para balon (bakal calon)  rela mengumpulkan masa dengan dalih doa bersama, menjalin kesatuan dan kebersamaan. Namun ujung-ujungnya dipakai untuk suksesi supaya orang-orang memilih dirinya. Ibadah sudah menjadi komuditas bukan untuk kemuliaan Tuhan namun untuk kepentingan diri sendiri. Jenis ini sudah mencuri kemuliaan Tuhan. Bukankah orang percaya harus disalib bersama Kristus menderita bersama Dia? Mengapa sebagian masih mondar-mandir bersama prajurit dibawah salib memperebutkan jubahnya? Ini menandai bahwa orang yang berebut jabatan duniawi tidak ada ubahnya bersama para prajurit romawi yang menyalibkan Yesus. 

Jika mau jujur promosi diri tidak perlu membungkus ibadah doa pejabat dan pertemuan-pertemuan yang sakral menjadi duniawi. Hal ini tidak boleh dibiarkan, Gereja tidak boleh terkontaminasi kepentingan pribadi atau kelompok melainkan hanya untuk kemuliaan Tuhan saja. Ibadah doa disetting untuk kemuliaan Tuhan bukan kepentingan pejabat gereja.   Setiap wadah-wadah rohani di seluruh Indonesia , dikumpulkan untuk diberi arahan dalam pemilihan. Ini bukan caranya tetapi objek orangnya siapa yang dipilih, disarankan dengan kata halus atau dipaksakan dengan bahasa kasar agar memilih dirinya. Ini adalah kampanye kotor yang bukan lagi terselubung melainkan terang-terangan.  Sementara balon yang lain tidak mau kalah keliling kota hanya memburuk-burukkan kandidat yang lain. Katanya : “ Itu orang tidak konsekwen dulu janjinya bahwa ia  tidak maju walaupun sudah dipilih tapi sekarang maju, suara saya terbelah tahu” demikian umpatan garangnya! Merasa diri dikhianati maka seluruh tugas dibekukan tidak boleh ke daerah-daerah namun apa mau dikata nasi sudah menjadi bubur.  Sang kandidat kompetitier ini melaju dengan kecepatan meraih suara disana - sini. Perlu menjadi renungan kita jangan berkata ya kalau akan berkata tidak demikian sebaliknya jangan berkata tidak jika akan berkata ya.

            Sementara balon tajir dengan uang segudang dapat  memobilisasi massa dari daerah untuk datang ke kota dengan biaya pesawat, hotel dan akomodasi lainnya demi terpilih dirinya. Ia berprinsip seorang pemimpin harus berani berkorban, pemimpin yang hanya numpang hidup dari jabatannya tidak layak dipilih. Hamba Tuhan itu memberi hidup bukan mencari hidup demikian celetuk sang Kandidat. Mantav amang[8] Pendeta : “kata team suksesinya.   Pemilihan duniawi para paslon masih bisa ketemu, adu program foto bersama dan cupika-cupiki. Namun lihatlah pemilihan pemimpin di organisasi kerohanian. Para kandidat tidak saling bertatap muka “pasang muka perang” saling serang, curiga, fitnah dan masih segudang lagi kelakuan para pemimpin yang ambisius. Belum pemilihan saja sudah menunjukkan dirinya menang mutlak dengan bukti angka-angka pemilihan banyaknya pemilih di masa silam, ini  persis strategi paslon dua, merasa menang sebelum bertanding. Mbok jangan gitu? “demikian celetuk orang waras.

Fitnah balon yang lain sudah sakit-sakitan supaya tidak dipilih diviralkanagar menjadi tranding topik di dunia whattsUpp. Para team sukses sebelah yang melihat fitnah kandidatnya maka segera bertindak, karena tidak mau fitnah yang diviralkan menjadi bola liar maka yang merasa difitnah tidak kalah seru maka ia  meng ”upload”foto keadaan sang kadidat yang segar bugar, dengan tagar pentingnya olah raga pagi. Sebuah kebenaran tanpa ayat mengatakan : Yang suka fitnah orang sehat adalah orang yang jiwanya sakit. Karena hanya orang sakit yang bisa menyakiti orang lain. Ada lagi fenomena memecat orang dengan alasan masa tugasnya selesai, supaya dirinya tidak merasa digembosi dari dalam. Ini  merupakan sikap arogan. Bukankah semua pejabat diangkat pada waktu dan jam yang sama? Kalau masa berlaku sudah habis maka semua harus berhenti juga bukan?  Mengapa dibedakan? Apakah ini sebuah keadilan? Tentu tidak. Pengkotbah berkata : “Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situpun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situpun terdapat ketidakadilan[9]. Jika ini ada di pengadilan dunia maka wajarlah tetapi jika ini ada di ranah rohani maka sangat “naif” dan sangat tidak terpuji. 

Dimanakah nurani kasih yang selama ini menjadi standar kehidupan orang percaya? Ada yang mengupload keberhasilan-keberhasilan dan foto dengan pejabat-pejabat tinggi agar orang melihatnya sebagai nilai lebih bahwa dirinya layak menjadi pemimpin. Inilah pamer kesombongan, arogansi yang identik dengan dirinya. Sebenarnya seorang hamba Tuhan memiliki kedudukan lebih tinggi dari jabatan dunia karena merupakan wakil Allah. Ada pepatah penting If God called to be a Preacher don’t stoop to be a king[10] tanpa foto dengan pejabatpun jika wajah seseorang penuh kemuliaan Allah maka akan sedap dilihat mata dan indah dalam relung hati. Namun jika pamer dengan pejabat sebagai “nilai lebih” maka akan membuat mata katarak[11] yang melihatnya. 

Orang tidak perlu sombong bisa bertemu dengan pejabat tinggi negeri ini ketahuilah itu anugerah yang tidak boleh dipakai keangkuhan. Jika sudah demikian maka Pejabat setinggi apapun tidak bisa banyak menolong jika Allah tidak menghendaki. Bukan tidak boleh memviralkan keberhasilan foto dengan pejabat tinggi namun jika itu tendensinya sebagai bukti titik kulminasi keberhasilannya maka tidak layak untuk dipilih kembali. Orang tidak butuh fotografi tetapi bukti kerendahan hati. Ayub berkata : Luapkanlah marahmu yang bergelora; amat-amatilah setiap orang yang congkak dan rendahkanlah dia![12]

Pemilihan Paslon di kancah Pilpres dimasa lalu, sang kandidat mengatakan : “ kalau saya kepilih nanti saya tidak akan mengambil gaji,[13] cara-cara dan trik duniawi model seperti ini juga dipakai dalam pemilihan organisasi gereja. Apa memang harus begitu? Namun jika mau jujur dan merenung ucapan itu disampaikan dari paslon dua dari Prabowo Sandi. Jika mereka tidak mengambil gaji, uang mereka sudah trilyun, perusahaan ratusan jenis dari yang kecil  sampai mega bisnis yang tentu tidak kekurangan apa-apa karena omsetnya trilyunan. Sementara seorang  hamba Tuhan hidup dari kemurahan Tuhan bukan? janji seperti ini adalah penistaan terhadap kejujuran jika mereka tidak mengambil gaji dengan alasan melakukan sumbangan ke daerah? Mana buktinya? Datang sendiri membantu? Ada bukti transfer? Menurut mahkamah konstitusi maka seluruh dalil-dalil dari pemohon termohon dan terkait ditolaknya secara keseluruhan“demikian berita yang lagi viral. Mengapa? tidak terbukti!

Dengan tidak memiliki kepentingan maka penulis ingin mengingatkan bahwa jabatan rohani adalah kepercayaan yang Tuhan percayakan. Maka jika seseorang tidak diijinkan Tuhan untuk memiliki jabatan maka janganlah memaksakan diri maka dampaknya sangat membahayakan diri sendiri, kawanan domba gembalaan dan institusi. Kita akan berdiri di tahta Allah mempertanggungjawabkan tindakan-tindakan serta pilihan-pilihan yang kita pakai untuk meraihnya. Termasuk gerombolan-gerombolan penggembira dengan dukungannya yang all outwalaupun tahu balonnya sudah berlaku salah dan menjurus ke fatal.  Jika Tuhan sendiri tidak mendukung mengapa orang-orang ini ikut mendukung? Apa merasa lebih dari  Tuhan? Ingatlah kisah Korah Sadam dan Abiram[14]siapa yang mendukung pemimpin yang memberontak akan otoritas Tuhan dihancurkan bersama-sama. Sekarang banyak pejabat ikut heboh dalam konselasi pemilihan supaya nanti bisa masuk dalam jajaran kepemimpinan menikmati “kue” keberhasilan. Namun apakah itu merupakan kehendak Tuhan. Jika Tuhan mendukung mari kita dukung namun jika Tuhan menolak kita harus berani menolak tanpa kompromi, sadarlah Hamba harus tunduk kepada majikan Agung. Paulus katakan : Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia ?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus[15]

Bagaimana kita tahu siapa yang dipilih oleh Tuhan? itu yang menjadi renungan kita bukan? Tolok ukur orang  yang dipilih Tuhan adalah mereka yang mau menjadi hamba[16] bukan hama[17]. Jika hamba memiliki mental melayani jauh dari arogansi. Ini SOP-Nya Tuhan,  Yesus berkata : “Tidaklah demikian di antara kamu . Barangsiapa ingin menjadi besardi antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,    dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;  sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang [18]. Kita tidak bisa menggantikan kehendak Tuhan dengan filosofi dunia ini agar bisa terpilih menjadi pemimpin rohani. Hal-hal yang dipakai oleh dunia dengan trickkotor dan licik tidak boleh diadopsi dalam konstelasi[19] pemilihan pemimpin rohani 

 Tidak ada dalam sejarah dunia bahwa hamba itu bisa memecat rekan sekerja dengan alasan apapun. Hamba itu bukan big bosyang bertindak sewenang-wenang. Tidak ada hamba yang berani memfitnah orang sampai tuntutan pengadilan, merusak rumah tangga orang, mempermalukan dan menganggap rendah orang lain. Tidak ada hamba Tuhan yang dengan trick licik mengumpulkan dan menskenario serta mendepak “balon” yang disinyalir bisa menyingkirkan dirinya dengan fitnah kesesatan. Padahal orang tersebut termasuk yang paling berjasa untuk organisasi, pengabdian, pengorbanan uang, waktu dan tenaga.  Demi syahwaf kekuasaan[20]didepaknya keluar supaya dirinya berada dalam zona nyaman. Sesudah usahanya berhasil maka ia cuci tangan dengan wajah tanpa dosa seolah-olah semua itu adalah hasil dari ulah atau tindakan balon yang lain dan kemudian  diviralkan- inilah jenis trick kotor dalam menggapai suksesi. Lempar batu sembunyi tangan demikian kata pepatah. 

Inilah masa dimana seseorang tidak bisa menyembunyikan segala tindakannya. Yesus sendiri berkata : Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui[21]. Lihatlah Daud ketika dia sembunyi-sembunyi berselingkuh dengan Betsyeba[22] maka dampaknya Tuhan menyingkapkannya di mata seluruh Israel yang sangat mempermalukan[23]. Menuduh orang selingkuh tanpa bukti menjadikan dirinya jatuh dalam nuansa yang sama[24] mau dikata apa realitasnya terjadi dalam jurang yang sama. Siapa menggali lobang  akan jatuh ke dalamnya,  dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia[25]

Mengapa orang-orang yang bisa melihat normal tiba-tiba  menjadi buta total? Perbedaan Hamba dan Hama itu terlalu jauh bro? Hama itu merusak tumbuh-tumbuhan. Jika hama atau virus, bakteri itu ada di dalam tubuh maka tubuh itu menjadi sakit. Jika hama itu ada di organisasi maka organisasi rusak, berbau busuk dan tidak enak terdengar did telinga dan tidak elok dipemandangan mata. Manifestasinya sangat terbukti dengan banyak yang keluar dan hengkang dari kelompok orang-orang kudus. Ini bukan persoalan orang fasik tidak tahan dalam kumpulan orang benar melainkan adanya hama yang terus menggerogoti dan merusak taman Tuhan yakni kumpulan orang percaya. Kidung Agung mencatat pentingnya membuang virus atau hama yang dinamakan dalam bahasa puisi rubah-rubah kecil, Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga[26]! Paulus dengan tegas mengatakan bahwa : Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan[27]. Seharusnya sedikit ragu harusnya rusaknya sedikit jika banyak rusaknya banyak. Ini berbeda ulah seroang yang memegang tampuk pimpinan, walau hanya satu saja bisa merusak seluruh organisme yang yang ada. Karena jabatan pemimpin ini full power bisa membangun sekaligus merusak tatanan. Bagaikan racun yang sedikit dapat membunuh seluruh tubuh sesehat apapun juga. 

Hama dalam organisasi itu memecah belah, merendahkan orang lain dan nuansanya panas seperti di pemilihan Paslon duniawi. Roma katolik saja para kandidat yang akan dipilih menjadi pemimpin dunia bisa duduk bersama, sakral, berdoa mencari kehendak Tuhan. Ini baru pemimpin satu organisasi rasanya seperti pemilihan Presiden yang saling serang, caci maki, dan sumpah serapah. Berbahagialah setiap orang yang tidak ikut-ikutan tercebur dala konstelasi bursa balon, dan bersukacitalah mereka memilih dari hati nurani yang murni. Diberkatilah mereka yang memilih bukan karena perintah melainkan ketaatan penuh terhadap kebenaran Firman Tuhan, itulah integritas seorang hamba Tuhan. Hal ini dapat diartikan tidak terkontaminasi dan terdegradasi oleh “iming-iming” jabatan dan assesorisnya. 

Samuel ketika memilih Daud bisa salah karena satu persatu menghadap Samuel dengan perawakan yang tinggi dan gagah, Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: Janganlah pandang parasnya atau perawakannya yag tinggi sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati[28]. `harus menjadi renungan orang percaya bahwa Tuhan berkenan bukan karena perawakan dan penampilan secara lahiriah melainkan dari nurani yang berkenan kepada Tuhan. selamat memilih yang dipilih dan menolak yang ditolak oleh Tuhan. 

 



[1]proporsional/pro·por·si·o·nal/ a sesuai dengan proporsi; sebanding; seimbang; berimbang: program dapat disusun secara rapi sehingga masalahnya dapat ditangani secara --https://kbbi.web.id/proporsional

[2]http://www.holyspiritministry.info/index.php/abdi-el/432-libido-menuju-tahta

[3]Sirene adalah alat untuk membuat suara ribut. Sirene berfungsi untuk memperingatkan masyarakat akan bahaya suatu bencana alam dan digunakan untuk kendaraan layanan darurat seperti ambulanspolisi, dan pemadam kebakaran. Bentuk sirene yang paling modern adalah sirene serangan udara, sirene tornado, sirene tsunami dan sirene untuk kendaraan layanan darurat. Untuk sirene pemadam kebakaran biasanya juga digunakan sebagai sirene tornado dan penjagaan terhadap masyarakat. suara dari sirene dahulu kala diproduksi di bawah air karena dihubungkan dengan Siren dari mitologi Yunani. Kini sirene digunakan untuk penjagaan terhadap masyarakat dan peringatan serangan udara. Sirene secara umum ada dua jenis yaitu Pneumatik dan Elektronik.https://id.wikipedia.org/wiki/Sirene

[4]https://www.oborkeadilan.com/2019/06/pendeta-hkbp-kayu-tinggi-haposan.html

[5]Kata "teokrasi" berasal dari bahasa Yunani θεοκρατία (theokratia). θεος (theos) artinya “tuhan” dan κρατειν (kratein) “memerintah”. Teokrasi artinya “pemerintahan oleh wakil tuhan”. Teokrasi adalah sistem pemerintahan yang menjunjung dan berpedoman pada prinsip Ilahi. https://id.wikipedia.org/wiki/Teokrasi

[6]kebablasanArti kata kebablasan di KBBI adalah: terlewat dari batas atau tujuan yang sudah ditentukan; keterlaluan.  https://jagokata.com/arti-kata/kebablasan.html

 

[7] Memiliki arti manusia menjadi serigala bagi sesamanya. 

[8]Amang = sapaan umum menghormati kaum laki-laki. http://eriksonrajagukguk.blogspot.com/2011/04/panggilan-kerabat-dalam-bahasa-batak.html

 

[9]Pengkotbah  3:16

[10]Jika Tuhan memanggilmu sebagai pengkotbah jangan membungkukkan diri menjadi raja

[11]Katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh dan berawan. Penderita katarak akan merasa seperti melihat jendela berasap. Sebagian besar katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. https://hellosehat.com/penyakit/katarak/

 

[12]Ayub 40: 11

[13]https://news.detik.com/berita/d-4509616/jika-terpilih-prabowo-sandiaga-janji-tak-ambil-gaji

[14]Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi (Keluaran 6:21). Beserta Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, dan On bin Pelet, ketiganya orang Ruben, mengajak orang-orang berjumlah 250 untuk memberontak terhadap kepemimpinan sepupunya sendiri, Musa dan Harun, di padang gurun. Akibatnya ia dan para pengikutnya mati ditelan bumi dan dibakar api, (Bilangan 16Bilangan 26:9-11Ulangan 11:6Mazmur 106:17) tetapi anak-anak Korah tidaklah mati (Bilangan 16:11). Rupanya penyebab pemberontakan ini adalah kecemburuan Korah dan pengikutnya, karena tidak dimasukkan ke dalam jabatan imam. Posisi Korah sebagai pemimpin pemberontakan menunjukkan karakternya yang angkuh dan ambisius (hidup ~ 1490 SM). Dalam Perjanjian Baru namanya (ditransliterasi ke dalam bahasa Yunani) disebut sebagai contoh perbuatan durhaka serta dikaitkan dengan Kain dan Bileam (Yudas 1:11).[4] Anak-anak Korah: Asir, Elkana dan Abiasaf; itulah kaum-kaum orang Korah.

[15]Galatia 1:10 

[16]Kata "hamba" dalam bahasa Yunani 'DOULOS', adalah budak = slave, artinya adalah hamba yang terikat. Dahulu kala hamba itu diperjualbelikan, maka hidup seorang hamba ditentukan oleh tuannya. Bahkan, ketika seseorang  mendaftarakan kekayaannya, seperti lembu, domba juga didaftarakan jumlah budak yang dia miliki. Hamba, adalah orang yang sepenuhnya taat kepada tuannya, karena hidupnya sudah dibeli dan dirinya sepenuhnya bukan lagi haknya. Maka, jika ingin lepas dari perhambaan harus ada penebusan. Sumber https://www.kompasiana.com/andy_randy80/5500b2128133119c19fa7c1f/menyebut-diri-sebagai-hamba-allah

[17]Hama adalah organisme yang dianggap merugikan dan tak diinginkan dalam kegiatan sehari-hari manusia. Walaupun dapat digunakan untuk semua organisme, dalam praktik istilah ini paling sering dipakai hanya kepada hewan. Suatu hewan juga dapat disebut hama jika menyebabkan kerusakan pada ekosistem alami atau menjadi agen penyebaran penyakit dalam habitat manusia. Contohnya adalah organisme yang menjadi vektor penyakit bagi manusia, seperti tikus dan lalat yang membawa berbagai wabah, atau nyamuk yang menjadi vektor malaria. Dalam pertanian, hama adalah organisme pengganggu tanaman yang menimbulkan kerusakan secara fisik, dan ke dalamnya praktis adalah semua hewan yang menyebabkan kerugian dalam pertanian.https://id.wikipedia.org/wiki/Hama

[18]Matius 20:26-28

[19]  konstelasi/kon·ste·la·si/ /konstélasi/ n 1 kumpulan orang, sifat, atau benda yang berhubungan; 2 keadaan, tatanan: -- politik di Eropa; 3 bangun; bentuk; susunan; kaitan; 4 gambaran; keadaan yang dibayangkan: dalam negara demokratis, pemerintah sedapat mungkin mencerminkan -- kekuatan yang ada dalam masyarakat (https://kbbi.web.id/konstelasi)

[20]http://www.holyspiritministry.info/index.php/abdi-el/419-pesona-dan-prahara-pendeta

[21]Matius 10:26

[22]  2 Samuel 11

[23]  2 Samuel 16:22 Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom di atas sotoh, lalu Absalom menghampiri gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel

[24]http://www.holyspiritministry.info/index.php/pesona-jiwa/69-birahi-seorang-nabi

[25]amsal 26:27 

[26]Kidung agung 2:15 

[27]Galatia 5:9 

[28]1 Samuel 16:7 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.