Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini749
Kemarin1143
Minggu Ini6366
Bulan Ini20441
Total Pengunjung809452

IP Kamu 54.162.159.33 Saturday, 22 September 2018

Guests : 23 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP 1 (KD.1)

 

 

 Identitas Sekolah                              : SMP Negeri 10Jakarta

Bidang Studi                                      : Pendidikan Agama Kiristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                                  :  IX/ I

Materi Pokok                                       : GEREJA SEBAGAI UMAT ALLAH YANG BARU

Alokasi Waktu                                    :: 2 Kali pertemuan (@ 3 jam pelajaran).

 

I.    Kompetensi Inti:

 

KI.1

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI.2

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksisecara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauanpergaulan dan keberadaannya.

KI.3

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkanrasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budayaterkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI.4

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuaidengan yang dipelajari di sekolah  dansumber lain yang sama dalam sudutpandang/teori.

              

II.  KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI        :

               

NO.

KOMPETENSI DASAR

INDIKATORPENCAPAIN KOMPETENSI

1.1

Menghayati karya Allah dalam pertumbuhan gereja

.Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

2.1

Bersikapsebagai orang yang percayapadakarya Allah melaluiperubahan-perubahanbaru yang dihadirkangereja di tengah-tengahdunia

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

3.1

Memahamikarya Allah dalampertumbuhangereja

 

1.    Membedakan gereja hanyalah gedung dengan gereja yang merupakan orangnya.

2.    Menjelaskan alasan gereja memiliki ciri-ciri khas sebagai kritik terhadap umat Yahudi pada masa Yesus serta menyebutkan ciri-ciri tersebut.

3.    Menjelaskan arti kata “eklesia”yang  merupakan kata asli gereja dalam bahasa Yunani.

4.    Menjelaskan beberapa aspek pergumulan gereja di masa lampau dan masa kini.

5.    Menyebutkan beberapa contoh kegagalan gereja untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, serta menyusun rencana tentang bagaimana mengubah kegagalan tersebut, bila hal itu mereka temukan di gereja mereka.

 

4.1

Menelaahkarya Allah dalam pertumbuhangereja

 

Menuliskan pergumulan gereja dalam bentuk makalah dalam salah satu topik; Bolehkah Perempuan menjadi Pemimpin.

 

III.    TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang di tanamkan mandiri dan gotong royong                           :

Selama dan prosses belajar berlangsung peserta didik dapat:

1.       Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

2.       Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

PERTEMUAN KE-1

3.       Membedakan gereja hanyalah gedung dengan gereja yang merupakan orangnya.

4.       Menjelaskan alasan gereja memiliki ciri-ciri khas sebagai kritik terhadap umat Yahudi pada masa Yesus serta menyebutkan ciri-ciri tersebut.

5.       Menjelaskan arti kata “eklesia” yang  merupakan kata asli gereja dalam bahasa Yunani.

6.       Menganalisis terjadinya gereja mula-mula pada peristiwa Pentakosta.

 

PERTEMUAN KE- 2

7.       Menjelaskan beberapa aspek pergumulan gereja di masa lampau dan masa kini.

8.       Menyebutkan beberapa contoh kegagalan gereja untuk hidup sesuai dengan kendak Tuhan

9.        Menyusun rencana tentang bagaimana mengubah kegagalan tersebut, bila hal itu mereka temukan di gereja mereka.

10.   Menuliskan pergumulan gereja dalam bentuk makalah dalam salah satu topik; Bolehkah Perempuan menjadi Pemimpin.

 

IV.         MATERI PEMEBLAJARAN

1.    MATERI POKOK

 

GEREJA SEBAGAI UMAT ALAH YANG BARU

a.    Bahan Alkitab: Kis. 2:1-47; I Petrus 2: 9-10; Yeremia 31:31-34.

b.    Pujian KJ. 257: 1-3 “Aku Gereja, Kau pun Gereja”.

c.     Gereja Bukan Gedungnya Tetapi Orangnya

d.    Pengertian/ Makna gereja

e.    Gereja Umat Allah yang Baru

f.      Sejarah gereja mula-mula di hari Pentakosta

g.    Pergumulan Gereja

h.    Contoh kegagalan gereja yang dialami

i.      Mengatasi kegagalan

 

2.         MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

3.    MATERI PENGAYAAN

Menuliskan masalah yang terjadi di gerejanya yang diketahui peserta didik.

 

V.         METODE PEMBELAJARAN

1.    Saintifiks (5M)

2.    PBL

 

VI.          BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)        Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)        Alat dan Bahan:  -

VII.         SUMBER BAHAN

1.         Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2.         Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3.         Artikel :

4.         Situs internet :

5.         Lingkungan sekitar: kelas

VIII.      LANGKAH PEMBELAJARAN:

Pertemuan ke – 1(5M )

       

KEGIATAN

DISKRIPSI

ALOKASI WAKTU

Pendahuluan

1.     Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

2.     Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

3.     Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

4.     Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

5.     Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

6.     Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

7.     Salam, Pujian KJ. 257: 1-3 “Aku Gereja, Kau pun Gereja”dan doa 

8.     Appersepsi: menurutmu apa pengertian gereja?. Masing-masing anak mengungkapkan pendapatnya.

10 menit

Inti

Mengamati

-    Mengamati vidio orang yang pergi ke gerja/kebaktian, slide gereja dan orang-orang yang kebaktian.

-    Mengamati bacaan Alkitab: Kis. 2:1-47; I Petrus 2: 9-10; Yeremia 31:31-34.

 

Menanyakan 

Dengan motivasi dan stimulus guru, peseta didikmenayakan:

1.    Apa beda gedung gereja dengan orangnya?

2.    Apa hubungannya dengan makna gerejaatau pengertian gereja?

3.    Apa yang dimaksud dengan gereja sebagai umat Allah yang diperbaharui?

4.    Bagimana terjadinya gereja mula-mula dalam peristiwa Pentakosta?

 

Mengeksplorasi

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

-     Pergumulan gereja perdana dengan gereja masa kini, mencari persamaan dan perbedaannya.

-     Peserta didik menuliskan pergumulan yang terjadi di gerejanya masing-masing.

 

Mengkomunikasikan

-        Mengungkapkan wujud / bentuk tindakan yang benar sebagai gereja.: dipanggil untuk memberitakan  berita keselamatan (I petrus 2:9-10).

-        Menghafal I Petrus 2:9-10

 

90 menit

 

Penutup

1.    Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini,  bahwa gereja bukan hanya gedungnya, tetapi orangnya.

2.    Menghafal kembali bersama I Petrus 2:9-10.

3.    Saling mengingatkan bahwa kita adalah gereja yang dipanggil Tuhan untuk memberitakan kabar keselamatan.

4.    Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

5.    Memuji nama Tuhan “Kubawa Brita Sejahtra” dan berdoa.

.

20 menit

 

 

                PERTEMUAN KE – 2

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

1.     Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

2.     Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

3.     Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

4.     Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

5.     Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

6.     Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunaka

7.     Salam, pujian  “Ku Tak Pandang dari Greja Mana” dan berdoa 

1.     Appersepsi: Masalah apa yang sering terjadi di gerejamu?. Pernahkah kamu berselisish dengan teman gerejamu?

15 menit

KGIATAN INTI

Orientasi Masalah

Guru menyampaikan masalah tentang pergumulan gereja, dimana setiap gereja

 Mempunyai masalah baik gereja masa lampau maupun gereja masa kini.

90 menit

 

Organisasi Masalah

Identifikasi Masalah:

-      Pergumulan gereja yang terjadi pada masa lampau dan masa kini.

-      Contoh-contoh pergumulan gereja yang dialami.

-      Cara mengatasi pergumulan tersebut.

 

Penyelidikan individu atau kelompok

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang masalah yang sudah diidentifikasi.

 

Pengembangan dan Penyajian Hasil

Setiap peserta didik mengungkapkan masalah di gerejanya masing-m beasing dan mengevaluasi hasil diskusi untuk presentasi.

 

Ananlisis dan Proses Penyelesaian Masalah

Masing-masing kelompok menaggapi atau melengkapi presentasi kelompok lain dan bersama-sama mengambil kesimpulan bahwa pergumulan gereja akan terus berlangsung sampai Tuhan Yesus kedua kali. Pergumulan ini sejak Tuhan Yesus ada di dunia ini, maka Ia berdoa agar mereka  bersatu.

 

PENUTUP

1.     Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari inibagaimana menghadapai masalah.

2.     Saling menguatkan untuk menghadapi pergumulan sehingga menjalin kesatuan gereja.

3.     Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

4.     Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Satukanlah ”

5.     Berdoa bersama agar kita mampu menhadapi dan menyelesaikan masalah bersama Tuhan.

 

               

 

IX.       PENILAIAN                                :

1.    Sikap Spiritual

a.    Teknik penilaian   : Observasi

b.    Bentuk Instrumen               : Lembar Observasi (Lampiran 1)

c.     Kisi-Kisi                     :RPP.3

d.    Indikator                 :

 

Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

2.    Sikap Sosial

a.    Teknik penilaian                   :  Pemberian Tugas

b.    Bentuk Instrument             :  Lembar Kerja (lampiran 2)

c.     Kisi-Kisi                                     :

d.    Indikator                                 :

 

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-  

perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.         

 

1.    Pengetahuan

a.    Teknik Penilain                      : Tertulis

b.    Bentuk Instrument             : Daftar  Pertanyaan (Lampiran 3)

c.     Kisi-Kisi                                     :

 

No.

Indikator

Butir Instrumen

1.

Membedakan gereja hanyalah gedung dengan gereja yang merupakan orangnya.

Bedakan gereja hanyalah gedung dengan gereja yang merupakan orangnya!

2.

Menjelaskan mengapa gereja memiliki ciri-ciri khas sebagai kritik terhadap umat Yahudi pada masa Yesus serta menyebutkan ciri-ciri tersebut.

Jelaskan mengapa gereja memiliki ciri-ciri khas sebagai kritik terhadap umat Yahudi pada masa Yesus serta menyebutkan ciri-ciri tersebut!

3.

Menjelaskan arti kata “ekelesia” yang  merupakan kata asli gereja dalam bahasa Yunani.

Jelaskan arti kata “ekelesia” yang  merupakan kata asli gereja dalam bahasa Yunani!

 

4.

Menganalisis terjadinya gereja mula-mula pada peristiwa Pentakosta

Bagaimana gerja mula-mula berdiri dalam peristiwa Pentakosta?

5.

Menjelaskan beberapa aspek pergumulan gereja di masa lampau dan masa kini.

Jelaskan beberapa aspek pergumulan gereja di masa lampau dan masa kini!

 

6.

Menyebutkan beberapa contoh kegagalan gereja untuk hidup sesuai dengan kendak Tuhan, serta menususn rencana tentang bagaimana mengubah kegagalan tersebut, bila hal itu mereka temukan di ghereja mereka.

Sebutkan beberapa contoh kegagalan gereja dan bagaimana untuk mengatasinya!

 

 

                    KUNCI JAWABAN DAN SCORE

 

NO.

KUNCI JAWABAN

SCORE

1.

-  Gereja adalah tempat ibadah untuk orang Kristen, ini   gereja berarti gedungnya. Dalam bahsa Yunani kuriakon yang berarti tempat ibadah.

-  Gereja adalah persekutuan orang percaya dari segala tempat dan abad, hal ini gerja berarti orang-orangnya yang percaya Kristus. Dalam bahasa Yunani eklesia yang berarti dipanggil keluar untuk menyatakan kehendak Allah.

 

15

2.

Gereja merupakan kfitik Tuhan Yesus terhadap umat Yahudi/Israel, sesab Hukum Taurat bukan untuk mensejaherakan umat, tetapi justru sebagai alat untuk menghakimi orang lain.Misalnya hari sabat diadakan untuk kesejahteraan umat, tetapi justru dipakai untuk menghakimi orang lain. Contoh Tuhan Yesus dianggap melanggar hari Sabad ketika menyembuhkan orang sakit. Maka gereja merupakan umat Allah yang baru, yaitu diperbaharui oleh Tuhan Yesus.

15

3.

Kata gereja berasal dari bahasa Portugis igreja dan eklesia bahasa Yunani, yang artinya dipanggil keluar untuk menyatakan atau memberitakan karya Allah kepada semua orang.

15

4.

Gereja mula-mula dalam peristiwa Pentakosta adalah ketika Roh Kudus yang dijajnjikan Tuhan Yesus turun yang berupa api dan angin. Mereka berbahasa Roh dan mempunyai keberanian untuk memberitakan Tuhan Yesus yang telah mati disalib untuk menebus dosa dan bangkit kembali. Karena kuasa Roh Kudus, maka ada 3000 orang yang bertobat dan menyerahkan dirinya untuk dibaptis. Jemaat inilah yang menjadi cikal bakal munculnya gereja.

15

5.

Beberapa aspek pergumulan gereja masa lampau dan masa kini:

-  Gereja bersikap terbuka, sementara gereja sebelumnya dari tradisi Yahudi yang ekslkusif, tidak sembarang orang menjadi umat Tuhan.

-  Pemahaman ajaran yang benar, di mana banyak gereja yang muncul dari denominasi gereja. Mereka menganggap gereja mereka yang paling  benar.

-  Gereja gagal menjadi teladan, karena mereka menganggap eksklusif, sehingga hanya mementingkan kelompoknya sendiri.

-  Hidup saling berbagi seperti jemaat mula-mula.  Ada yang bebagi untuk mencari nama baik. Bagimana dengan gereja jaman sekarang? Masihkah peduli dengan gereja lain?

20

6.

Contoh pergumulan:

1.    Bersikap terbuka: peremuan dianggap tidak pantas menjadi pemimpin. Sampai sekarang masih ada. Pada prinsipnya laki dan perempuan mempunyai hak dan kewajiban yang sama di hadapan Tuhan.

2.    Pemahaman ajaran benar: gereja sendiri yang paling benar. Kutak pandang dari gereja mana asalkan berdiri dalam nama Tuhan.

3.    Gagal menjadi teladan: Mahatma Gandhi kecewa dengan orang Kristen,maka ia mengatakan: “Aku suka pada Kristusmu, tetapi aku tidak suka dengan orang Kristen”,

4.    Hidup berbagi: ada gereja yang hanya mementingkan kelompoknya. Kita harus peduli, sebab Tuhan Yesus sudah peduli dengan kita.

20

 

               JUMLAH

100

 

2.    Keterampilan          

a.       Teknik Penilaian                : Praktik

b.       Bentuk Instrument          : Lembar Observasi (lampiran 4)

c.       Idikator                :

Menuliskan pergumulan gereja dalam bentuk makalah dalam salah satu topik; Bolehkah Perempuan menjadi Pemimpin.

d.       Kisi-Kisi                                 :

               

No.

INDIKATOR

SCORE

1.

Sesuai dengan tema

20

2.

Bahasa dapat dipahami

20

3.

Pembahasan topik

20

4.

Ada Pendahuluan, Inti dan penutup

20

5.

Ketepatan waktu mengumpulkan

20

 

      JUMLAH

100

                                                                                                                               

 

                                                               

                                                                                                                                Jakarta,     Juli  2018

Mengetahui Kepala Sekolah                                                        Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

 

Moch. Sholeh                     .                                                               Timotius Bakti Sarono 

NIP.196108311983021003                                                             NIP.196504012000032001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

                PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik         : ………………….

Kelas                                      : ………………….

Materi Pokok                     :  Pertumbuhan Gereja

Indikaror Esensial :

.

              Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja

LAMPIRAN 2

                PENILAIAN SOSIAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik    : ………………….

Kelas                                      : ………………….

Materi Pokok                      :  Pertumbuhan Gereja

Indikaror Esensial :

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-  

perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

 

   LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama   :  ……..

Kelas     :  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

NO.

SOAL

1.

Bedakan gereja hanyalah gedung dengan gereja yang merupakan orangnya!

2.

Jelaskan mengapa gereja memiliki ciri-ciri khas sebagai kritik terhadap umat Yahudi pada masa Yesus serta menyebutkan ciri-ciri tersebut!

3.

Jelaskan arti kata “ekelesia” yang  merupakan kata asli gereja dalam bahasa Yunani!

 

4.

Bagaimana gerja mula-mula berdiri dalam peristiwa Pentakosta?

5.

Jelaskan beberapa aspek pergumulan gereja di masa lampau dan masa kini!

 

6.

Sebutkan beberapa contoh kegagalan gereja dan bagaimana untuk mengatasinya!

 

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

Indikator:

Menuliskan pergumulan gereja dalam bentuk makalah salah satu topik;

Bolehkah Perempuan menjadi Pemimpin.

.

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

.Sesuai dengan tema

 

2.

Bahasa dapat dipahami

 

3.

Pembahasan topik

 

4.

Ada Pendahuluan, Inti dan penutup

 

5.

Ketepatan waktu mengumpulkan

 

 

                        JUMLAH

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PROGARAN PEMBELAJARAN (KD.1)

 

 Identitas Sekolah                              : SMP Negeri 10 Jakarta

Bidang Studi                                         : Pendidikan Agama Kiristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                                  :  IX/ I

Materi Pokok                                       : GEREJA SEBAGAI UMAT ALLAH YANG BARU

Alokasi Waktu                                     : 2  X Pertemuan (@ 3 jam pelajaran)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      

 

X.  Kompetensi Inti           

 

             KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

             KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

 peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

 pergaulan dan keberadaannya.

             KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

 rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

 terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

            KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

 (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

 dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

 pandang/teori.

 

XI.                   KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI           :

               

NO.

KOMPETENSI DASAR

INDIKATORPENCAPAIN KOMPETENSI

1.1

Menghayati karya Allah dalam pertumbuhan gereja

 

.Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

 

2.1

Bersikapsebagai orang yang percayapadakarya Allah melaluiperubahan-perubahanbaru yang dihadirkangereja di tengah-tengahdunia

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

3.1

Memahamikarya Allah dalampertumbuhangereja.

 

11.Menjelaskan hubungan antara gerejanya dengan gereja-gereja lain dalam sebuah bagan gereja.

12.Menyebutkan sejumlah bentuk kerjasama di antara gerejanya dengan gereja-gereja lain yang ada di sekitarnya.

13.Menjelaskan bahwa perpecahan gereja bertentangan dengan kehendak Tuhan Yesus yang menginginkan para murid-Nya hidup damai dan saling mengasihi.

4.1

Menelaahkarya Allah dalam pertumbuhangereja

 

Menyanyikan lagu yang bertema untuk mempersatukan gereja “Ku Tak Pandang dari Greja Mana”.

 

XII.  TUJUAN PEMBELAJARAN

Kaakter yang di tanamkan nasionalis dan gotong royong                        :

Selama dan prosses belajar berlangsung peserta didik dapat:

1.    Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

2.    Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

PERETEMUAN KE-1

3.     Mengidentifikasi pelayanan Tuhan Yesus untuk mengantisipasi perpecahan gereja.

4.    Menganailsis penyebab perpecahan gereja abad pertama

5.    Menganalisis usaha yang dilakukan gereja untuk menghadapi tantangan ajaran sesat yang memungkinkan terjadinya perpecahan gereja.

6.     Menjelaskan terjadinya reformasi gereja

7.    Menganalisis ciri-ciri gerakan refomasi gereja pada abab XV.

PERETEMUAN KE-2

8.    Mengidentifikasi sejarah masuknya gereja di Indonesia

9.    Menganalisis penyebab adanya berbagai macam denominasi gereja di Indonesia.

10.     Memprediksi akibat kekristenan di Indonesia yang dibawa Belanda yang dikenal sebagai penjajah.

11.     Menganalisis usaha yang dilakukan gereja untuk mengatasi perpecahan gereja.

12.     Menganaisi tugas gereja terhadap negara berdasarkan Alkitab.

13.     Menyanyikan lagu yang bertema untuk mempersatukan gereja “Ku Tak Pandang dari Greja Mana”.

 

XIII.     1.  MATERI PEMEBLAJARAN

MENGENAL GEREJAKU

a.       Bahan Alkitab: Yohanes 17:18-21; Kisah Para rasul15; I Korintus 1:10-13; I Korintus 12:9-27; Yeremia 29:4-7

b.       Gereja Terpecah-pecah di abad I

c.       Usaha gereja menghadapi tantangan sesay.

d.       Reformasi gereja

e.       Ciri Reformasi Gereja

f.        Gereja di Indonesia

g.       Gerakan Oikumene

h.       Tugas gereja terhadap negara

 

 

 

 

                                  i.          MATERI REMIDIAL

 

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

1.    MATERI PENGAYAAN

Mencari di internenet tokoh reformasi Marthin Luthe dengan menuliskan biografinya..

 

XIV.             METODE PEMBELAJARAN

1.    Saintifiks (5M)

2.    Inquyry Discavery

 

XV.               BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

3)              Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

4)              Alat dan Bahan:  -

XVI.            SUMBER BAHAN

1.    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2.    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3.    Artikel :

4.    Situs internet :

5.    Lingkungan sekitar: kelas

XVII.    LANGKAH PEMBELAJARAN:

Pertemuan ke – 1(5M )

       

KEGIATAN

DISKRIPSI

ALOKASI WAKTU

Pendahuluan

9.     Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

10.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

11.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

12.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

13.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

14.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15.Salam, “Ku Tak Pandang dari Greja Manadan doa 

16.Appersepsi: mengapa terjadi berbagai gereja?

15menit

Inti

Mengamati

-    Mengamati Vidio tentang Marthin Luther.

-     Mengamati bacaan Alkitab: Yohanes 17:18-21; Kisah Para rasul 15; I Korintus 1:10-13; I Korintus 12:9-27.

 

Menanyakan 

Dengan motivasi dan stimulusguru, peseta didik menayakan:

1.    Apa pelayanan Tuhan Yesus untuk mengantisipasi perpecahan gereja?

2.    Apa  penyebab perpecahan gereja abad pertama?

3.    Bagaiman usaha yang dilakukan gereja untuk menghadapi tantangan ajaran sesat yang memungkinkan terjadinya perpecahan gereja?.

4.    Bagaimna terjadinya reformasi gereja?

5.    Apa  ciri-ciri gerakan refomasi gereja pada abab XV?

 

Mengeksplorasi

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

-       Peserta didik menganalisis sikap kita terhadap saudara yang berbeda gereja secara tetulis.

Mengkomunikasikan

-        Mempresntasikan hasil diskusi dan setiap kelompok menanggapi.

-        Menayaikan “Kita Satu Dalam Kasih” untuk mengikat persaudaraan antar teman yang berbeda gereja.

90 menit

 

Penutup

6.    Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini,  bahwa perpecahan gereja harus dilihat secara positif agar kebenaran Firman Tuhan tetap kita pegang teguh.

7.    Membaca ulang Yohanes 17:18-21

8.    Saling mengingatkan bahwa kita disatukan oleh kasih Tuhan dan tidak bisa dipsahkan sekalipun kematin.

9.    Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

10.Memuji nama Tuhan “Kubawa Brita Sejahtra” dan berdoa.

.

20 menit

 

 

PERTEMUAN KE – 2   Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

1.       Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

2.     Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

3.     Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

4.     Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

5.     Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

6.     Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

7.     Salam, “Ku Tak Pandang dari Greja Manadan doa 

8.     Appersepsi: mengapa terjadi berbagai gereja?

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

1.    Bagaimana  sejarah masuknya gereja di Indonesia?

2.    Apa  penyebab adanya berbagai macam denominasi gereja di Indonesia?

3.    Apa akibat kekristenan di Indonesia yang dibawa Belanda yang dikenal sebagai penjajah?

4.    Bagaimana usaha yang dilakukan gereja untuk mengatasi perpecahan gereja?

5.    Apa  tugas gereja terhadap negara berdasarkan Alkitab?

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

1.       Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

2.       Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

3.       Sharing kehidupan sewhari-hari

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan:

1.         Bagaimana  sejarah masuknya gereja di Indonesia?

2.         Apa  penyebab adanya berbagai macam denominasi gereja di Indonesia?

3.         Apa akibat kekristenan di Indonesia yang dibawa Belanda yang dikenal sebagai penjajah?

4.         Bagaimana usaha yang dilakukan gereja untuk mengatasi perpecahan gereja?

5.         Apa  tugas gereja terhadap negara berdasarkan Alkitab?

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

-     Secara kelompok  menyanyikan lagu “Ku Tak Pandang dari Greja Mana”

 

PENUTUP

1.    Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa kita disatukan dalam kasih Tuhan.

2.    Saling mengingatkan dan saling menguatkan untuk tetap bersatu dalam kasih Tuhan.

3.    Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

4.    Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Kita Satu dalam Kasih”

5.    Berdoa bersama agar kita tetap bersatu untuk menyatakan kasih Tuhan kepaa semua orang.

 

 

 

XVIII.             PENILAIAN                                          :

3.         Spiritual

a.    Teknik penilaian             : Observasi

b.    Bentuk Instrumen        : Lembar Observasi (Lampiran 1)

c.     Kisi-Kisi                              :RPP.3

d.    indikator                           :

 

Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

 

 

4.       Sosial

e.       Teknik penilaian                                :  Pemberian Tugas

f.        Bentuk Instrument                          :  Lembar Kerja (lampiran 2)

g.       Kisi-Kisi                                 :

h.       Indikator                                              :

.

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-  

perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

 

 

3.       Pengetahuan

d.       Teknik Penilain                  : Tertulis

e.       Bentuk Instrument          : Daftar  Pertanyaan (Lampiran 3)

f.        Kisi-Kisi                                 :

 

 

No.

Indikator

Butir Instrumen

1.

Mengidentifikasi pelayanan Tuhan Yesus untuk mengantisipasi perpecahan gereja.

 

Bagaimna pelayanan Tuhan Yesus untuk mengantisipasi perpecahan gereja?

2.

Menganailsis penyebab perpecahan gereja abad pertama

 

Apa penyebab perpecahan gereja abad pertama? Jelaskan!

 

3.

Menganalisis usaha yang dilakukan gereja untuk menghadapi tantangan ajaran sesat yang memungkinkan terjadinya perpecahan gereja

Bagaimana usaha yang dilakukan gereja untuk menghadapi tantangan ajaran sesat yang memungkinkan terjadinya perpecahan gereja?

4.

Menjelaskan terjadinya reformasi gereja

 

Ceritakan  terjadinya reformasi gereja!

 

5.

Menganalisis ciri-ciri gerakan refomasi gereja pada abab XV.

 

Analisislah ciri-ciri gerakan refomasi gereja pada abab XV!!

 

6.

Mengidentifikasi sejarah masuknya gereja di Indonesia

 

Bagaimana sejarah masuknya gereja di Indonesia?

 

7.

Menganalisis penyebab adanya berbagai macam denominasi gereja di Indonesia.

 

Apa penyebab adanya berbagai macam denominasi gereja di Indonesia? Jelaskan!

 

8.

Memprediksi akibat kekristenan di Indonesia yang dibawa Belanda yang dikenal sebagai penjajah.

 

Bagaimana  akibat kekristenan di Indonesia yang dibawa Belanda yang dikenal sebagai penjajah?

 

9.

Menganalisis usaha yang dilakukan gereja untuk mengatasi perpecahan gereja.

 

Sebutkan  usaha yang dilakukan gereja untuk mengatasi perpecahan gereja!

 

10.

Menganalisis tugas gereja terhadap negara berdasarkan Alkitab.

 

Menganalisis tugas gereja terhadap negara berdasarkan Alkitab.

 

 

                    KUNCI JAWABAN DAN SCORE

 

NO.

KUNCI JAWABAN

SCORE

1.

Tuhan Yesus berdoa agar para murid bersatu, “supaya mereka menjadi satu sama seperti Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya  bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku”. (Yohanes 17:21).

10

2.

Penyebab perpeahan gereja pada abad pertama:

-  Adanya pertanyaan apakah masuk Kristen disunat atau tidak

-  Perbedaan pemamahaman bolehkah orang Kristen makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada dewa?

-  Adanya kelompok-kelompok sesuai degan yang memberitakan Injil (Kelompok Paulus, Kefas, Apolos Yesus). Adakah Kristus terbagi-bagi?

-  Adanya orang yang membanggakan karunia tertentu, pada hal Tuhan memberikan berbagai karunia.

10

3.

Usaha yang dilakukan gereja dalam menghadapi ajaran sesat, dengan adanya Konsili di Nicea (Th. 225) adanya 3 senjata gereja:

-    Canonisasi, artinya penetapan tulisan yang dianggap sah sebagai Canon.

-    Pengakuan Iman rsuli, Perumusan Iman Kristen (Credo)

-    Pengangkatan jabatan Uskup.

10

4.

-     Reformasi gereja dipelopori oleh Marthin Luther

-     Adanya penjualan surat aflat oleh Paulus Leo untuk mencari dana membagun istanan dan gereja santo Petrus.

-     Marthin Luther menempelkan 97 dalil untuk melawan surat aflat.

-     Marthin Luther dikejar dan mau dibunuh

-     Terjadi tanggal 31 Oktober 1517 di Wittenberg Jerman.

-     Setiap tanggal 31 Oktober diperingatti hari reformasi gereja.

 

10

5.

Ciri-ciri reformasi gereja:

a.    Adanya doktrin Sila Fide, Sola Gracia dan Sola Skriptura

b.    Gereja hanya mengakui dua sakramen baptis dan Perjamuan Kudus.

c.     Menolak ajaran Selibat

10

6.

Sejarah masuknya kekristenan di Indonesi bersaman dengan datangnya perdagangan dari Portugis pertama kali di Maluku. Kemudian Belanda menyusul menguasai perdangan Maluku menglahkan Portugis. Selanjutntnya Belada menguasai seluruh wilayah Indonesia dengan perkumpulan daganya bernama VOC.Kekeristenan melalui VOC ini tidaklah efektif, karena tujuan utama bukan untuk memberitakan Injil tetapi untuk berdagang. Kekristena yang sanagt berpengaruh bukan dari VOC tetapi dari badan-badan Zending dan misi, baik dari Jerman, ameriak, Inggris maupun dari Belanda.

          10

7.

Penyebab terjadinya denominasi gereja di Indonesia adalah disebababkan oleh badan-badan zending atau misi yang berbeda. Demikian juga nama-na gereja sesuai dengan suku yang ada di Indonesia untuk mempermudah berita Injil diterima di masyarakat sekitarnya.

           10

8.

Akibat kekristenan di bawa oleh Belanda sebagai penjajah di Indonesia adalah bawha agama Kristen dianggap sebagai agama penjajah. pada hal sesungguhnya kekristenan sanagt bertentangan dengan segala bentuk penjajahan.

          10

9.

Usaha yang dilakukan gereja untuk mempersatukan gerja adalah gerakan Oikumene. Sebagai wujud gerakan Oikumene terbentuklah PGI 25 Mei 1950.

         10

10.

Berdoa untuk bangsa dan negara seperti Firman Tuhan dalam Yesremia 29:4-7 untuk mengusahakan kesejahteraan kota di mana kita tinggal.

         10

 

                           JUMLAH

        100

 

 

 

 

 

4.       Ketrampilan   

e.       Teknik Penilaian                : Praktik

f.        Bentuk Instrument          : Lembar Observasi (lampiran 4)

g.       Idikator                :

Menyanyikan lagu yang bertema untuk mempersatukan gereja “Ku Tak Pandang dari Greja Mana”.

h.       Kisi-Kisi                                 :

 

 

               

No.

INDIKATOR

SCORE

1.

.Sesuai dengan tema

20

2.

  Ketepatan nada  

20

3.

Ekspresi/Penjiwaan

20

4.

Properti

20

5.

Kerjasama/kekompakan.

20

 

JUMLAH

100

                                                               

 

 

 

                                                                                                                Jakarta,     Juli  2018

Mengetahui Kepala Sekolah                                                        Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

 

Moch. Sholeh                     .                                                               Timotius Bakti Sarono

NIP.196108311983021003                                                             NIP.196504012000032001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (RPP.4)

Nama Peserta Didik         : ………………….

Kelas                                     : ………………….

Materi Pokok                     :  Pertumbuhan Gereja

Indikaror Esensial :

.

Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL (RPP.4)

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                                     : ………………….

Materi Pokok                      :  Pertumbuhan Gereja

Indikaror Esensial :

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-  

perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

NO.

SOAL

1.

Bagaimna pelayanan Tuhan Yesus untuk mengantisipasi perpecahan gereja?

2.

Apa penyebab perpecahan gereja abad pertama? Jelaskan!

 

3.

Bagaimana usaha yang dilakukan gereja untuk menghadapi tantangan ajaran sesat yang memungkinkan terjadinya perpecahan gereja?

4.

Ceritakan  terjadinya reformasi gereja!

 

5.

Analisislah ciri-ciri gerakan refomasi gereja pada abab XV!!

 

6.

Bagaimana sejarah masuknya gereja di Indonesia?

 

7.

Apa penyebab adanya berbagai macam denominasi gereja di Indonesia? Jelaskan!

 

8.

Bagaimana  akibat kekristenan di Indonesia yang dibawa Belanda yang dikenal sebagai penjajah?

 

9.

Sebutkan  usaha yang dilakukan gereja untuk mengatasi perpecahan gereja!

 

10.

Menganalisis tugas gereja terhadap negara berdasarkan Alkitab.

 

 

LAMPIRAN 4       Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

Indikator

Menyanyikan lagu yang bertema untuk mempersatukan gereja “Ku Tak Pandang dari Greja Mana”.

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

.Sesuai dengan tema

 

2.

  Ketepatan nada  

 

3.

Ekspresi/Penjiwaan

 

4.

Properti

 

5.

Kerjasama/kekompakan.

 

 

JUMLAH

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PROGARAN PEMBELAJARAN

RPP. 3(KD.1)

 

 Identitas Sekolah                              : SMP Negeri 10 Jakarta

Bidang Studi                                         : Pendidikan Agama Kiristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                  :  IX/ I

Materi Pokok                                       : GEREJA SEBAGAI UMAT ALLAH YANG BARU

Alokasi Waktu                                     : 3 Kali Pertemuan (@ 3 jam pelajaran)

 

XIX.                Kompetensi Inti              

 

             KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

             KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

 peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

 pergaulan dan keberadaannya.

             KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

 rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

 terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

            KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

 (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

 dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

 pandang/teori.

 

XX.                 KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI           :

               

NO.

KOMPETENSI DASAR

INDIKATORPENCAPAIN KOMPETENSI

1.1

Menghayati karya Allah dalam pertumbuhan gereja

 

.Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

 

2.1

Bersikapsebagai orang yang percayapadakarya Allah melaluiperubahan-perubahanbaru yang dihadirkangereja di tengah-tengahdunia

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

3.1

Memahamikarya Allah dalampertumbuhangereja.

 

6.    Menyebutkan sifat-sifat gereja.

7.    Menganalisis tugaspanggilan gereja.

8.    Menyebutkan beberapa contoh pelayanan social yang telah dilakukan gereja dan orang Kristen yang ia kenal.

9.      Menjelaskan bagaimana kehidupan seorang murid Kristus diwujudkan dalam bentuk-benbtuk pelayanan dan kepeduliannya kepada orang lain, tanpa membeda-bedakan.

10.   Menyebutkan dua jenis kewarganegaraan yang dimiliki oleh setiap orang Kristen.

11.   Menjelaskan arti Kerajaan sorga dan cirri-cirinya.

12.   Menyebutkan hal-hal yang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaana sorga dalam hidupnya sehari-hari.

13.   Menyebutkan hal-hal yang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga ghereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari

 

4.1

Menelaahkarya Allah dalam pertumbuhangereja

 

Menyusun sebuah program pelayanan bagi masyarakat oleh orang muda atau remaja di gerejanya dengan tujuan untuk memberdayakan mereka

 

 

XXI.TUJUAN PEMBELAJARAN

Kaakter yang di tanamkan mandiri dan gotong royong                            :

Selama dan prosses belajar berlangsung peserta didik dapat:

14.   Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

15.   Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

PERTEMUAN KE-1

16.   Menyebutkan sifat-sifat gereja.

17.   Menganalisis tugas panggilan gereja.

18.   Menyebutkan beberapa contoh pelayanan social yang telah dilakukan gereja dan orang Kristen yang ia kenal.

19.    Menjelaskan bagaimana kehidupan seorang murid Kristus diwujudkan dalam bentuk-benbtuk pelayanan dan kepeduliannya kepada orang lain, tanpa membeda-bedakan.

PERTEMUAN KE-2

20.   Menyebutkan dua jenis kewarganegaraan yang dimiliki oleh setiap orang Kristen.

21.   Menjelaskan arti Kerajaan sorga

22.   Mengidentfikasi  cirri-ciriorang warga Kerajaan Allah..

23.   Menjelaskan pengertian dari “Datanglah kerajaan-Mu!” dalam Doa Bapa kami.

PERTEMUAN KE-3

24.   Menyebutkan hal-hal yang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaana sorga dalam hidupnya sehari-hari.

25.   Mengidentifikasi kewajiban sebagai waga pemerintahan/ negara

26.   Menyebutkan hal-hal yang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga gereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari

27.   Menyusun sebuah program pelayanan bagi masyarakat oleh orang muda atau remaja di gerejanya dengan tujuan untuk memberdayakan mereka

 

 

XXII.   MATERI PEMEBLAJARAN

1.    MATERI POKOK

1.       (BAB IV) GEREJA YANG BERSAKSI DAN MELAYANI DI DUNIA

Bahan Alkitab: Yohanes 15: 18-19; KIS. 1: 6-8; 6: 1-6

a.       Sifat-Sifat Gereja

b.      Kegiatan-kegiatan Gereja dalam Kesaksian dan Pelayanannya

Tugas Panggilan Gereja

                                               ii.          Gerja yang Memuridkan(Koinonia)

                                             iii.          Gereja yang Melayani(Diakonia)

                                             iv.          Gereja yang Bersaksi  (Marturia)

c.       Pelayanan Sosial Gereja dan tantangannya

 

2.       (BAB V)  GEREJA YANG BERGUMUL DI DUNIA

Bahan Alkitab: Matius 5: 3-12; 5: 46-48; 21:28-31; Filipi 3:17-21; I Petrus 2:9-12

a.       Pujian KJ. 260 “Dalam Dunia Penuh Kerusuhan”

b.      Kerajaan sorga Dalam Pemberitaan Yesus

a.       Ciri-iri Kehidupn warga kerajaan Sorga

b.      Bertahan dengan Keyakinannya

c.       Hidup Sebagai Orang Asing

 

 

1.    MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

2.    MATERI PENGAYAAN

Untuk meningkatkan rasa nasionalime peserta didik untuk menceritakan apa yang sudah dilakukan sebagai warga Kerajaan Allah untuk bangsa dan negara yang kita cintai tempat kita dilahirkan dan dibesarkan.

 

XXIII.         METODE PEMBELAJARAN

1.    Saintifiks (5M)

2.    PBL

3.    Inquyry Disscavery

 

XXIV.          BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

5)              Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

6)              Alat dan Bahan:  -

 

XXV.          SUMBER BAHAN

1.         Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2.         Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3.         Artikel :

4.         Situs internet :

5.         Lingkungan sekitar: kelas

 

XXVI.  LANGKAH PEMBELAJARAN:

Pertemuan ke – 1(5M )

       

KEGIATAN

DISKRIPSI

ALOKASI WAKTU

Pendahuluan

17.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

18.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

19.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

20.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

21.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

22.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

23.Salam, “KU Bawa Brita Sejahtradan doa 

24.Appersepsi: Gereja di tengah masyarakat. Apa tugas panggilannya?

10 menit

Inti

Mengamati

-    Mengamati vidio kegiatan gereja.

-    Mengamati bacaan Alkitab: Yohanes 15: 18-19; Matius 28:19-20; KIS. 1: 6-8; 6: 1-6

 

Menanyakan 

Dengan motivasi dan stimulusguru, peseta didikmenayakan:

1.       Sifat-sifat  yang harus dimiliki oleh gereja?

2.      Apa tugas panggilan gereja?

3.      Bagaimna bentuk contoh pelayanan social yang telah dilakukan gereja dan orang Kristen yang ia kenal?.

4.      Bagaimana kehidupan seorang murid Kristus diwujudkan dalam bentuk-benbtuk pelayanan dan kepeduliannya kepada orang lain, tanpa membeda-bedakan?

 

 

 

Mengeksplorasi

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

-       Tugas panggilan gereja untuk bersekutu, bersaksi dan melayani juga sebagai panggilan setiap orang percaya.

-       Menuliskan secara pribadi yang sudah dilakukan sebagai tugas panggilannya sebagai gereja.

Mengkomunikasikan

-        Presentasi hasil diskusi dan sharing pribadi dengan tugas panggilannya sebagai gereja.

-        Menghafal Matius 20:19-20

 

90 menit

 

Penutup

11.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini,  bahwa setiap orang percaya dipangill untuk melaksanakan Tritugas gereja..

12.Mengulang kembali menghafal Matius 28:19-20.

13.Saling mengingatkan bahwa kita adalah gereja yang dipanggil Tuhan untuk memberitakan kabar keselamatan.

14.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

15.Memuji nama Tuhan “Kubawa Brita Sejahtra” dan berdoa.

.

20 menit

 

 

 

PERTEMUAN KE – 2  Model Pembelajaran PBL

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

8.     Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

9.     Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

10.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

11.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

12.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

13.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunaka

14.Salam, pujian  “Ku Tak Pandang dari Greja Mana” dan berdoa 

2.     Appersepsi: Masalah apa yang sering terjadi di gerejamu?. Pernahkah kamu berselisish dengan teman gerejamu?

15 menit

KGIATAN INTI

Orientasi Masalah

Guru menyampaikan masalah bahwa setiap orang percaya kepaada Yesus mempunyak dua Kewarnegaraan.  Bagaimana dapat menempatkan diri sebagai orang yang mempunyai dua warga negara.

90 menit

 

Organisasi Masalah

Identifikasi Masalah:

1.  Dua jenis kewarganegaraan yang dimiliki oleh setiap orang Kristen.

2.  Menjelaskan arti Kerajaan sorga

3.  Cirri-ciriorang warga erajaan Allah

4.  Pengertian dari “Datanglah kerajaan-Mu!” dalam Doa Bapa kami.

 

Penyelidikan individu atau kelompok

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang masalah yang sudah diidentifikasi.

 

Pengembangan dan Penyajian Hasil

Setiap kelompok presentasi yang ditanggapi dengan kelompok lain. Masig-masing menanyakan dalam diri sendiri apakah Keraan allah sudah kita rasakan dalam hidup kita?

 

Ananlisis dan Proses Penyelesaian Masalah

Masing-masing kelompok menaggapi atau melengkapi presentasi kelompok lain dan bersama-sama mengambil kesimpulan bahwa kita menjadi dua warga negara bukan berarti bertentangan, tetapi sebagai warga Kerajaan Allah harus ditunjukkan ke dalam warga negara.Kerajan Allah sudah kita rasakan ketika segalasesuatu kita menghadirkan Tuhan dalam kehidupan kita.

 

PENUTUP

6.     Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan ii bahwa kita sudah merasakan kerajaan allah dalam hidup kita.

7.     Saling menguatkan dan bersatu sebagai warga Kerajaan Allah.

8.     Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

9.     Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Satukanlah ”

10.Berdoa bersama agar dapat mewujudkan kerajaan Allah di dunia ini.

 

               

PERTEMUAN KE – 3   Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

9.     Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

10.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

11.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

12.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

13.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

14.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15.Salam, “Kucinta Keluarga Tuhandan doa 

16.Appersepsi: sudahkah kita merasakan kerajaan Allah hadir dalam hidup kita?

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

1.    Apa sajayang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaana sorga dalam hidupnya sehari-hari?

2.    Apa kewajiban sebagai waga pemerintahan/ negara

3.    Apa sajayang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga gereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari

4.    Bagaimana menyusun sebuah program pelayanan bagi masyarakat oleh orang muda atau remaja di gerejanya dengan tujuan untuk memberdayakan mereka

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

4.    Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

5.    Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

6.    Sharing kehidupan sewhari-hari

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan:

 

1.    Apa sajayang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaana sorga dalam hidupnya sehari-hari?

2.    Apa kewajiban sebagai waga pemerintahan/ negara

3.    Apa sajayang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga gereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-har?

4.    Bagaimana menyusun sebuah program pelayanan bagi masyarakat oleh orang muda atau remaja di gerejanya dengan tujuan untuk memberdayakan mereka

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

Secara kelompok  menyusun sebuah program pelayanan bagi masyarakat oleh orang muda atau remaja di gerejanya dengan tujuan untuk memberdayakan mereka.

 

PENUTUP

6.    Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa gereja harsu dapat dirasakan leh masrakat sekitar kita.Karena kita dipanggil untuk menyatakan kasih Allah.

7.    Mengingat ayat hafalan I Petrus 2:9, “Tetapikamulah bangsa yang terpilih,imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, ynag telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib”.

8.    Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

9.    Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Kita Satu dalam Kasih”

10.Berdoa bersama agar kita tetap bersatu untuk menyatakan perbuatan-perbuatan besar yang telah dilakukan alla h dalam hidup manusia.

 

 

XXVII.           PENILAIAN                                          :

5.         Spiritual

a.    Teknik penilaian             : Observasi

b.    Bentuk Instrumen        : Lembar Observasi (Lampiran 1)                                :

c.     indikator                           :

 

Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja.

Kisi-Kisi

1.       Gereja bukan hanya gedungnya, tetapi setiap orang percaya adalah gereja

2.       Gereja ada bukan karena manusia, tetapi karena kuasa Roh Kudus.

3.       Gereja bukan sekedar organisasi tetapi organisme

4.       Gereja kumpulan orang berdosa yang mau bertobat

5.       Gereja adalah eklesia yakni dipanggil keluar dari dunia ini

6.       Allah bekerja di dalam diri orang percaya untuk menyatakan kasih-Nya

7.       Allah terus berkarya sampai sekarang untuk pertumbuhan gereja.

8.       Allah memampukan setiap orang percaya untuk melayani

9.       Persekutuan dengan Allah dengan doa dan ibadah

10.   Berani menyatakan dirinya sebagai orang Kristen (percaya kepada Kristus)

 

6.       Sosial

i.         Teknik penilaian                                :  Pemberian Tugas

j.         Bentuk Instrument                          :  Lembar Kerja (lampiran 2)                                         :

k.       Indikator                                              :

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-  

perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

                Kisi-Kisi

1.    Menerima perbedaan  sebagai bentuk pertumbuhan gereja

2.    Perbedaan gereja harus saling melengkapi.

3.     Sebagai gereja tidak menganggap yang paling benar.

4.    Perlu adanya kerjasama antar gereja.

5.    Menerima perbedaan gereja yang ada

6.    Menghormati perbedaan cara beribadah yang berbeda.

7.    Perbedaan tidak menyebabkan perselisihan.

8.    Bersekutu untuk menjalin hubingan dengan Tuhan

9.    Berani menyatakan kasih Tuhan kepada semua orang

10.Melayani sebagai panggilan setiap anggota gereja

5.       Pengetahuan

g.       Teknik Penilain  : Tertulis

h.       Bentuk Instrument          :

i.         Kisi-Kisi                                 :

 

 

No.

Indikator

Butir Instrumen

1.

Menganalisis sifat dan  tugas panggilan gereja.

 

Sebut dan jelaskan sifat dan  tugas panggilan gereja!

 

2.

Menyebutkan beberapa contoh pelayanan social yang telah dilakukan gereja dan orang Kristen yang ia kenal.

Berikan 3contoh pelayanan social yang telah dilakukan gereja dan orang Kristen yang ia kenal!

3.

Menjelaskan bagaimana kehidupan seorang murid Kristus diwujudkan dalam bentuk-benbtuk pelayanan dan kepeduliannya kepada orang lain, tanpa membeda-bedakan.

Bagaimana kehidupan seorang murid Kristus diwujudkan dalam bentuk-benbtuk pelayanan dan kepeduliannya kepada orang lain, tanpa membeda-bedakan?

4.

Menyebutkan dua jenis kewarganegaraan yang dimiliki oleh setiap orang Kristen.

Sebutkandua jenis kewarganegaraan yang dimiliki oleh setiap orang Kristen! Jelaskan!

5.

Menjelaskan arti Kerajaan sorga

Jelaskan  arti Kerajaan sorga!

6.

Mengidentfikasi  cirri-ciriorang warga Kerajaan Allah..

 

Identifikasikan   cirri-ciriorang warga Kerajaan Allah!.

 

7.

Menjelaskan pengertian dari “Datanglah kerajaan-Mu!” dalam Doa Bapa kami.

Jelaskan pengertian dari “Datanglah kerajaan-Mu!” dalam Doa Bapa kami!

8.

Menyebutkan hal-hal yang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaana sorga dalam hidupnya sehari-hari

Berkan 3 contohyang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaan sorga dalam hidupnya sehari-hari!

9.

Mengidentifikasi kewajiban sebagai waga pemerintahan/ negara

Identifikasikan kewajiban sebagai waga pemerintahan/ negara!

10.

Menyebutkan hal-hal yang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga gereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari

Berikan contoh sikap dan perilakuyang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga gereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari

                    KUNCI JAWABAN DAN SCORE

 

NO.

KUNCI JAWABAN

SCORE

1.

 Sifat gereja:

-   Kudus: kekudusan gereja buka karena anggotanya, teapi dikuduskan oelh Tuhan.

-   Umum/am artinya tidak dibatasi tempatdan waktu.

Tiga panggilan gereja:

-   Koinonia (persekutuan)

-   Diakonia (pelayanan)

-   Marturia (kesaksian)           

10

2.

Contoh pelayanan sosial yang dilakukan oleh gereja:

-   Pemberian bantuan bea siswa

-   Pelayanan pengobatan

-   Penjualan sembako murah

-   Pelawatan orang sakit/meninggal

10

3.

Bentuk pelayanan dan kepedulian orang Kristen tanpa membedakan,misalnya:

-   Melawat orang sakit tidak hanya yang selevel atau seiman saja, tetapi yang membtuhkan.

-   Dalam berteman tidak memandang suku, ras dan agama.

-   Pelayanan tidak hanya untuk yang seiman saja, tetapi untuk semua orang.

10

4.

Setiap orang percaya memiliki dua waga negara:

-  Warga negara dunia/pemerintah, di mana kita tunduk dan berguna bagi bangsa dan negara yaitu Indonesia.

-  Warga Kerajaan Allah, setiap orang yang perc6aya Kristus menjadi warga kerajaan Allah.Di mana kita mempunyai yugas untuk menghadirkan kerajaan Allah di bumi.

10

5.

Kerajaan Allah adalah pemerinthan atau kekuasaan Allah atas hidup manusia. Manusia harus tunduk dan taat kuasa Allah.

10

6.

Ciri-cri orang warga Kerajaan Allah:

1.    Hidup taat dan tunduk kepada Allah.

2.    Berbahagia bukan karena harta, tetapi karena hidup dalam Tuhan, seperti ajaran Tuhan Yesus ucapan bahagia (Mat 5:2-12).

3.    Selalu hidup bersyukur dala segala hal.

 

          10

7.

Arti “Datanglah Kerajaan-Mu” dalam doa bapa kami adalah bahwa kita selalu berharap kehadiran Tuhan dapat kita rasakan di dunia ini.

          10

8.

Contoh perilaku sebagai warga Kerajaan Allah:_

-        Tetap sukacita walaupun menderita karena kebenaran.

-        Merasa diri kta tidak mampu melakukan segala sesuatu tanpa campur tangan Allah.

-        Membawa damai karena disebut anak-aak Allah, berarti menjadi warga kerajaan Allah.

          10

9.

Kewajiban kita sebagai warga negara/pemerintah:_

-          Berdoa

-          Berpartisipasi terhadap bangsa dan negara dengan belajar rajin, sehingga menjadi manusia yang berguna.

-          berkewajiban membayar pajak

          10

10.

Perilaku yang harus diubah untuk mewujudkan kerajaan Allah melalui diri kita adalah keegoisan dan kesombongan yang seringkali muncul dalam kehidupan kita. Merasa dengan kekuatan diri kita sendiri, kita mampu menghadapi segala perkara. Apa kita raih, seringkali dipikir sebagai hasil usahanya, sehingga melupakan Tuhan yang memampukannya.

       10

 

                    JUMLAH                                                     

    100                                                                                                                                                       

 

 

 

6.       Ketrampilan   

i.         Teknik Penilaian                : Praktik

j.         Bentuk Instrument          : Lembar Observasi

k.       Idikator                :

Menyusun sebuah program pelayanan bagi masyarakat oleh orang muda atau remaja di gerejanya dengan tujuan untuk memberdayakan mereka

l.         Kisi-Kisi                                 :

               

No.

INDIKATOR

SCORE

1.

.Sesuai dengan tema

20

2.

Program masuk akal

20

3.

Jalas tujuan dan sasaran

20

4.

Prosedur pelaksanaan

20

5.

Kekompakan / kerjasama

20

 

      JUMLAH

100

               

 

Jakarta,     Juli  2018

Mengetahui Kepala Sekolah                                                        Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

 

Moch. Sholeh                     .                                                               Timotius Bakti Sarono

NIP.196108311983021003                                                             NIP.196303231985081002

 

                               

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL

Nama Peserta Didik         : ………………….

Kelas                                     : ………………….

Materi Pokok                     :  Pertumbuhan Gereja

Indikaror Esensial :

.

Mensyukuri karya Allah dalam pertumbuhan gereja

LAMPIRAN 2

NO.

INDIKATOR

 Sanagat

Yakin

 4

Yakin

3

Ragu-Ragu

2

Tidak Yakin

 1

1.

Gereja bukan hanya gedungnya, tetapi setiap orang percaya adalah gereja

-    

-    

-    

-    

2.

Gereja ada bukan karena manusia, tetapi karena kuasa Roh Kudus.

 

 

 

 

3.

Gereja bukan sekedar organisasi tetapi organisme

 

 

 

 

4.

Gereja kumpulan orang berdosa yang mau bertobat

 

 

 

 

5.

Gereja adalah eklesia yakni dipanggil keluar dari dunia ini

 

 

 

 

6.

Allah bekerja di dalam diri orang percaya untuk menyatakan kasih-Nya

 

 

 

 

7.

Allah terus berkarya sampai sekarang untuk pertumbuhan gereja.

 

 

 

 

8.

Allah memampukan setiap orang percaya untuk melayani

 

 

 

 

9.

Persekutuan dengan Allah dengan doa dan ibadah

 

 

 

 

10.

Berani menyatakan dirinya sebagai orang Kristen (percaya kepada Kristus)

 

 

 

 

 

 PENILAIAN SOSIAL

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                                     : ………………….

Materi Pokok                      :  Pertumbuhan Gereja

Indikaror Esensial :

Berkarya untuk gereja dan masyrakat sebagai orang percaya melalui perubahan-  

perubahan baru yang dihadirkan gereja di tengah-tengah dunia.

 

NO.

INDIKATOR

Selalu

 4

Sering

3

Kadang kadang

2

Tidak Pernah 1

1.

Menerima perbedaan  sebagai bentuk pertumbuhan gereja.

-    

-    

-    

-    

2.

Perbedaan gereja harus saling melengkapi

 

 

 

 

3.

Sebagai gereja tidak menganggap yang paling benar.

 

 

 

 

4.

Perlu adanya kerjasama antar gereja

 

 

 

 

5.

Menerima perbedaan gereja yang ada

 

 

 

 

6.

Menghormati perbedaan cara beribadah yang berbeda.

 

 

 

 

7.

Perbedaan tidak menyebabkan perselisihan

 

 

 

 

8.

Bersekutu untuk menjalin hubingan dengan Tuhan

 

 

 

 

9.

Berani menyatakan kasih Tuhan kepada semua orang

 

 

 

 

10.

Melayani sebagai panggilan setiap anggota gereja

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

NO.

SOAL

1.

Sebut dan jelaskan sifat dan  tugas panggilan gereja!

 

2.

Berikan 3contoh pelayanan social yang telah dilakukan gereja dan orang Kristen yang ia kenal!

3.

Bagaimana kehidupan seorang murid Kristus diwujudkan dalam bentuk-benbtuk pelayanan dan kepeduliannya kepada orang lain, tanpa membeda-bedakan?

4.

Sebutkandua jenis kewarganegaraan yang dimiliki oleh setiap orang Kristen! Jelaskan!

5.

Jelaskan  arti Kerajaan sorga!

6.

Identifikasikan   cirri-ciriorang warga Kerajaan Allah!.

 

7.

Jelaskan pengertian dari “Datanglah kerajaan-Mu!” dalam Doa Bapa kami!

8.

Berkan 3 contohyang dapat dilakukan sebagai orang Kristen sebagai warga kerajaan sorga dalam hidupnya sehari-hari!

9

Identifikasikan kewajiban sebagai waga pemerintahan/ negara!

10.

Berikan contoh sikap dan perilakuyang harus diubah dalam kehidupannya sebagai pribadi maupun sebagai warga gereja untuk mewujudkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari

 

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

IndikatorMenuliskan pergumulan gereja dalam bentuk makalah dalam salah satu topik; Bolehkah Perempuan menjadi Pemimpin.

.

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

.Sesuai dengan tema

 

2.

Program masuk akal

 

3.

Jalas tujuan dan sasaran

 

4.

Prosedur pelaksanaan

 

5.

Kekompakan / kerjasama

 

 

      JUMLAH

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.