Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini1283
Kemarin875
Minggu Ini1283
Bulan Ini11461
Total Pengunjung858900

IP Kamu 54.198.205.192 Monday, 12 November 2018

Guests : 24 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                                    :  SMP  Negeri 10Jakarta

Mata Pelajaran                          :  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                        : VIII /Ganjil

Materi Pokok                            :  Hidup Beriman dan Berpengharapan

Alokasi Waktu                           :  3 X Pertemuan (3 JP)

 

A.    Kompetensi Inti.

KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

pergaulan dan keberadaannya.

KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

pandang/teori.

 

B.  KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

 

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

1.1   Mensyukuri makna hidup

beriman dan berpengharapan

 

1.1.1Mensyukuri makna hidup beriman dan

          berpengharan

 

2.1  Menunjukkan sikap hidup

       beriman dan berpengharapan 

 

1.2.1  Menunjukkan sikap hidup beriman dan

          berpengharapan 

 

3.1  Memahami arti sikap hidup

        beriman dan berpengharapan

 

 

1.3.1    Menjelaskan pengertian iman dan pengharapan

1.3.2    Menjelaskan makna hidup berimandan berpengharapan

1.3.3    Menghubungkan antara iman dan pengharapan

1.3.4    Menentukan cara memelihara iman dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari

1.3.5    Mendeskripsikan implikasi iman dan percaya dalam kehidupan siswa

          berupa kesan dan pesan

1.3.6  Mengasosiasi antara panggilan Abraham, Ishak dan Yakub dengan keteladanan dalam beriman dan berpengharapan yang diperlihatkan oleh tokoh-tokoh ini.

3.1.7 Peserta didik dapat  memberi contoh peran     aktif yang dapat dilakukan dalam  mengajak

           orang di sekitarnya untuk memiliki

pengharapan.

4.1

Menyajikan karya yang      

berkaitan dengan cara hidup beriman dan berpengharapan dalam bentuktindakan nyata

 

 

4.1.1  Membuat cerita Alkitab sebagai bentuk hidup beriman dan berpengharapan.

 

C.  TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang ditekankan regius dan integritas

Selama dan setelah pembelajaran ini selesai, daharapkan peserta didik dapat:

1.   Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

2.   Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan

PERTEMUAN KE-1

3.   Menjelaskan pengertian iman dan pengharapan

4.    Menjelaskan makna hidup berimandan berpengharapan

5.    Menghubungkan antara iman dan pengharapan

PERTEMUAN KE -2

6.    Menentukan cara memelihara iman dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari

7.   Mendeskripsikan implikasi iman dan percaya dalam kehidupan siswa

       berupa kesan dan pesan

      PERTEMUAN KE-3

8.   Mengasosiasi antara panggilan Abraham, Ishak dan Yakub dengan keteladanan dalam beriman dan berpengharapan yang diperlihatkan oleh tokoh-tokoh ini.

9.   Peserta didik dapat  memberi contoh peran      aktif yang dapat dilakukan dalam  mengajak  orang di sekitarnya untuk memilikipengharapan

10.Membuat cerita salah satu tokoh Alkitab yang menunjukan hidup berimnan dan berpengharapan.

 

 

D.    MATERI PEMBELAJARAN

 1. MATERI POKOK   

1.   Pengertain iman dan pengharapan

2.   Makna hiduo beriman dan berpengharapan

3.   Hubungan antara iman dan pengharapan

4.   Cara memelihara iman dan pengharapan

5.   Impikasi iman

6.   Hubungan tokoh iman dengan dirinya untuk hidup beriman dan berpengharapa

7.   Memotivasi orang lain untuk berpengharapan

 

1.     MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

 

2.     MATERI PENGAYAAN

Menceritajkan sikap hidup sehari hari yang sudah dilakukan sebagai orang yang beriman dan berpengharapan

E.  METODE PEMBELAJARAN

1.     Inquiry Discavery

2.     5 M

3.     PBL

F.   BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)    Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)    Alat dan Bahan:  -

G.  SUMBER BAHAN

1)    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2)    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3)    Artikel :

4)    Situs internet :

5)    Lingkungan sekitar: kelas

H.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

PERTEMUAN KE – 1 Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

1.    Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

2.    Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

3.    Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

4.    Apersepsi: apa arti imanr?.

5.    Bernyanyi lagu “Bagi Tuhan Tidak Ada yang Mustahil”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang

dipelajari terkait dengan lagu tersebut

6.    Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

7.    Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

8.    Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

9.    Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

1.     Apa arti iman dan pengharapan?

2.     Makna hidup beriman dan berpengharapan

3.     Hubungan antara iman dengan pengharapan.

 

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

1.     Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

2.     Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

3.     Sharing kehidupan sewhari-hari

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

Arti iman

Arti pengharapan

Makna hidup beriman dan berpengharapan

Hubungan iman dan pengharapan

 

Merumuskan kesimpulan (Menjawab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

-     Sharing tentang hidup beriman dan berpengharapan

-     Menghafal Ibarani 11  : 1  Ibrani 6 : 19

 

PENUTUP

1.   Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa hidup beriman dan berpengharapan sebagai pegangan hidup masa depan yang lebih optimis.

2.   Saling mengingatkan dan saling menguatkan untuk dapat selalu hidup beriman dan berpengharapan.

3.   Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

4.   Peserta didik untuk menanyakan kepada orangtua atau hamba Tuhan motivasi bersyukur kepada Tuhan.

5.   Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Hidup Kita yang Benar”

6.   Berdoa bersama mensyukuri karya Tuhan yang telah menuntun proses pembelajaran

 

 

PERTEMUAN KE - 2  (5M)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

1.    Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

2.    Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

3.    Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

4.    Apersepsi: Apakah Anda mempunyai iman?. Apa buktinya?

5.     Bernyanyi lagu “Selidiki Aku”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

6.    Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

7.    Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

8.    Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

9.    Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Mengamati

-      Peserta didik mengamati film atau vidio orang yang menunjukkan sikap beriman.

-      Membaca kitab Ayub

90 menit

 

Menanya

Dengan bantuan dan motivasi guru,pesrta didik menanyakan tentang: 

-   Cara memelihara iman

-  Bukti atau implikasi kita sebagai orang beriman.

 

Mengeksplorasi

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

Setiap peserta didik secara pibadi  menuliskan bentuk-bentuk perilaku yang sudah dilakukan sebagai orang berimaan.

 

Mengkomunikasikan

Masing-msing kelompok megungkapkan hasil diskusi, kemudian ditanggapi dengan kelompok lain untuk dapat saling melengkapi.

 

PENUTUP

1.   Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, tentang cara memelihaara iman dan implikasi hidup orang beriman

2.   Menghafal Yakubus 2:7, bahwa iman tanpa perbuatan padahakikatnya mati.

3.   Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

4.   Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Selididki Aku”

5.   Berdoa bersama agar kita dapat memelihara iman dan menunjukkan sikap sebagai orang beriman.

 

 

PERTEMUAN KE – 3

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

1.    Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

2.    Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

3.    Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

4.    Apersepsi: Apakah Anda mempunyai iman?. Apa buktinya?

5.     Bernyanyi lagu “Selidiki Aku”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

6.    Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

7.    Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

8.    Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

9.    Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Orientasi Masalah

-      Guru menyampaikan masalah tentang bagaimana hubungan panggilan Abraham, Iskhak dan Yakub dengan dirinya dalam hidup beriman dan berpengharapan.

90 menit

 

Organisasi Masalah

Identifikasi Masalah:

1.Paggilan Abraham, Iskhak dan Yakub dalam    

Keterkaiatannya   hidup beriman dan berpengharapan.

2.Panggilan terhadap diri peserta didik untuk hidup beriman dan berpengharapan dalam kaitannya dengan panggilan Abraham , Iskhak dan Yakub

3.Bagimana kita memotivasi orang lain agar tidak berputus asa.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         

 

Penyelidikan individu atau kelompok

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang masalah yang sudah diidentifikasi.

 

Pengembangan dan Penyajian Hasil

Setiap peserta didik meneritakan motivasi yang sudah dilakukan terhadap orang lain agar tidak berputus asa, kemudian presentasi kelompok.

 

Ananlisis dan Proses Penyelesaian Masalah

Masing-masing kelompok menaggapi atau melengkapi presentasi kelompok lain dan bersama-sama mengambil kesimpulan bahwa keputusasaan bukan jalan keluar masalah yang dihadapi, tetapi hidup beriman dan berpengharapan membuat hidup optimis dan mampu mengahadapi dan menyelesaikan masalah.

 

PENUTUP

1.    Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari inibagaimana menghadapai masalah.

2.    Menghafal  Roma 5:4-5, “dan ketekunan menimbulkan tahan uji, tanhan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, ......”

3.    Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

4.    Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Tak Ku Tahu Kan hari Esok”

5.    Berdoa bersama agar kita mampu menhadapi dan menyelesaikan masalah bersama Tuhan.

 

 

I.PENILAIAN

 1. Penilaian sikap spritual

a)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

b)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

c)    Indikator                           : RPP 3

Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

 

2. Penilaian sikap soaial

a)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

b)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

Indikator                                                RPP. 3

 

Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan 

 

3. Penilaian Pengetahuan

Teknik                                        : TesTertulis

Bentuk Istrumen                          :  Uraian (Terlampir)

Indikator                                    :

No

Indikator

Butir Instrumen

1.

Menjelaskan pengertian iman dan pengharapan

 

Jelaskan pengertian iman dan pengertian dari pengharapan!

2.

Menjelaskan makna hidup berimandan berpengharapan

Jelaskan hidup makna hidup beriman dan berpengharapan dalam kehidupan sehari-hari!

3.

Menghubungkan antara iman dan pengharapan

Hubungkan antara iman dengan pengharapan!

4.

Menentukan cara memelihara iman dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari

Tentukan minimal  4 cara memelihara iman dan penghrapan yang dapat kamu lakukan dalam hidup sehari-hari

5.

Mendeskripsikan implikasi iman dan percaya dalam kehidupan siswa berupa kesan danpesn

Tuliskan impikasi iman dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari yang sudah dilakukukan!

6.

Mengasosiasi antara panggilan Abraham, Ishak dan Yakub dengan keteladanan dalam beriman dan berpengharapan yang diperlihatkan oleh tokoh-tokoh ini.

 

Bagaiamana keterkaitan panggilan Abraham, Iskhak dan Yakub dalam keteladan hidup beriman dan berpengharapan?

7.

Peserta didik dapat  memberi contoh peran      aktif yang dapat dilakukan dalam  mengajak  orang di sekitarnya untuk memilikipengharapan

 

Sebutkan 3 contoh peran aktif yang dapat dilakukan agar orang lain mempunyai harapan!

 

 

No.

Soal

Kunci jawaban

Skor

Nilai

1.

 

Penegertian Iman :

Iman  dalam PL dari kata aman, yang berarti berpegang teguh. Kata iman  berati berpegang teguh apa yang diyakini, dapat diandalakan dan dapat dipercaya.

Penegertian pengharapan:

Kata pengharapn dari kata harap artinya permhonan terhadapa sesuatu yang diingikan. Ibrani 6:19, pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jwa kita yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.

15

2.

 

-     Makna hidup beriman dan berpengharapan

Hidup  merasa aman sebab berpegang teguh pada janji Tuhan, selalu optimis akan masa depan karena ada pengharapan hidup dalam Tuhan

10

3

 

Hubungan iman denga pengharapan

Tidak dapat dipisahkan, sebab dengan iman muncul pengharapan kepada Tuhan yaitu sikap orang percaya yang menegenal Tuhannya. dalam hal ini keinginan berbeda dengan pengharapan, keinginan adalah haapan seperti yang kita inginkan, tetapi pengharapan adalah harapan adalah apa yang dikehendaki allah dalam  hidup kita.

15

4.

Cara memelihara iman dan pengharapan:

a.   Bedoa

b.   Beribadah

c.   Hidup dalam  pengharapan

d.    Membaca Firman  Tuhan

-  2 Timotius 4; 7-7, berjuang seperti pertandngan utuk mencapai garis finish.

-  Eesus 2:8-9, bahwa keselamatan hanya karena iman.

-  Efesus6:13-13,menggunakan perlengkapan senjata Allah.

15

5.

Implikasi Hidup beriman dan berpengharapan:

a.   Bijaksana dalam m engahadapi krisi hiudp

b.   Tetap menghormati norma sosial m a syarakat

c.   Menerima keterbatasan sebagai manusia

d.   Selalu menjaga hubungan dengan Tuhan dalam doa dan membagca Alkitab

e.   Tetap setia dalam keadaan apaun

f.    Bersyukue an menerima papun sebagai kedaulatan Tuhan.

15

6.

1.                   Keterkaitan panggilan Abraham, Iskhak dan Yakub dengan keteladan hidup beriman dan berpengharapan adalah bahwa Abraham, Iskhak dan Yakub adalah bahwa mereka diplih Tuhan sebagai bangsa yang besar untuk karya keselamatan allah dalam hidup manusia dengan segala problem dan masalah yang dihadapi tetap hidup beriman dan berpengharapan dalam Tuhan.

15

7.

2.                   Contoh peran aktif yang dapat dilakukan agar orang lain memiliki pengharapan:

1.   Selalu mendoakan orang-orang yang tidak mempunayi harapan.

2.   Menyediakan tenaga dan pikiran serta rasa nyaman tehadap orang-orang yang berputus asa.

3.   Ikut empati terhadap orang yang berputus asa, bersedia mendengar keluhan dan menspot masalah yang dihadapi.

3.                  

15

 

4.                  

100

 

NILAI = Jumlah skor perolehan      x  100

Total skor

 

 

 

4.PENILAIAN KETRAMPILAN

a.      Teknik Penilaian : Penilaian kinerja

a.     Bentuk Instrumen:

b.    Indikator

Membuat cerita salah satu tokoh Alkitab yang menunjukan hidup berimnan dan  berpengharapan.

 

           

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Kesesuaian cerita dengan tema yang ditetapkan

20

2.

Bahasa yang digunakan sesuai dengan bahsa resmi

20

3.

Kejelasan alur cerita

20

4.

Penekanan hidup berman dan berpegharapan

20

5.

Ketepatan waktu mengumpulkan

20

 

 

 

                                                                                       Jakarta,   Juli 2018   

Mengetahui                                                                  

Kepala SMP Negeri 10                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

MOCH SHOLEH                                                           Timotius Bakti Sarono

NIP. 196108311983021003                                             NIP. 196303231985081002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (Penialain Antar Teman)

Nama Peserta Didik      : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                :  Hidup beriman dan berpengharapan

Indikaror Esensial :

.

 

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                : Hidup berman dan berpengharapan

Indikaror Esensial :

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1.   Jelaskan pengertian iman dan pengertian dari pengharapan!

2.     Jelaskan hidup makna hidup beriman dan berpengharapan dalam kehidupan sehari-hari!

3.     Hubungkan antara iman dengan pengharapan!

4.     Tentukan minimal  4 cara memelihara iman dan penghrapan yang dapat kamu lakukan dalam hidup sehari-hari

5.     Tuliskan impikasi iman dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari yang sudah dilakukan!

6.     Bagaiamana keterkaitan panggilan Abraham, Iskhak dan Yakub dalam keteladan hidup beriman dan berpengharapan?

7.     Sebutkan 3 contoh peran aktif yang dapat dilakukan agar orang lain mempunyai harapan!

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

Indikator

Membuat cerita salah satu tokoh Alkitab yang menunjukan hidup berimnan dan  berpengharapan.

 

           

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Kesessuaian cerita dengan tema yang ditetapkan

 

2.

Bahasa yang digunakan sesuai dengan bahsa resmi

 

3.

Kejelasan alur cerita

 

4.

Penekanan hidup berman dan berpegharapan

 

5.

Ketepatan waktu mengumpulkan

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                                    :  SMP  Negeri 10Jakarta

Mata Pelajaran                          :  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                         : VIII /Ganjil

Materi Pokok                            :  Hidup Berim andan Berpengharapan

Alokasi Waktu                           :  2 X Pertemuan (3 JP)

J.     Kompetensi Inti.

KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

 peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

 pergaulan dan keberadaannya.

KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

 rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

 terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

 (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

 dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

 pandang/teori.

 

K.  KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

 

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

1.1

Mensyukuri makna hidup beriman dan berpenghara-pan

 

1.1.1

Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

 

2.1

Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpenghara-pan 

 

1.2.1

Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan 

 

3.1

Memahami arti sikap hidup beriman dan berpengharapan

 

 

3.1.1    Peserta didik dapat menjelaskan arti berputus asa dan bedanya dengan

            berpengharapan.

3.1.2   Peserta didik dapat mengidentifikasipesan Tuhan Yesus tentang kuatir dan putus asa.

3.1.3      Peserta didik dapat mengananlisis alasan orang beriman tidak berputus asa.

3.1.4      Peserta didik meganalisis sikap dan perilaku praktik  hidup tidak kuatir dan tidak berputus asa 

4.1

Menyajikan karya yang      

berkaitan dengan cara hidup beriman dan berpengharapan dalam bentuktindakan nyata

 

 

4.1.2  Peserta didik membagikan pengalamannya tentang pengharapan yang dimiliki di tengah keraguan dan keputus asaan.

.

 

L.   TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang ditekankan regiusdan integritas

Selama dan setelah pembelajaran ini selesai, daharapkan peserta didik dapat:

11.Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

12.Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan

PERTEMUAN KE-1

13.Peserta didik dapat menjelaskan arti berputus asa dan hubungannya  dengan

      berpengharapan.

14.Peserta didik dapat mengidentifikasi  pesan Tuhan Yesus tentang kuatir dan putus asa.

15.Peserta didik menganalisis akibat orang yangberputus asa

PERTEMUAN KE-2

16.Peserta didik dapat mengananlisis alasan orang beriman tidak berputus asa.

17.Peserta didik meganalisis sikap dan perilaku praktik  hidup tidak kuatir dan tidak berputus asa

18.Peserta didik membagikan pengalamannya tentang pengharapan yang dimiliki di tengah keraguan dan keputus asaan.

.

 

M.   MATERI PEMBELAJARAN

 1. MATERI POKOK   

8.   Arti berputus asa

9.   Hubungan berputus asa dengan berpengharapan

10.Pengajaran Firman Tuhan kuatir dan beprutus asa

11.Alasan orang berman tidak putus asa

12.Sikap prilaku tidak kawatir dan berputus asa

 

3.     MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

 

4.     MATERI PENGAYAAN

Menceritakan dengn tertulis pengalaman pribadinya ketika berputusasa, tetpi karaena kasih Tuhan dapat melewatinya dengan baik.

N.  METODE PEMBELAJARAN

4.     PBL

5.     Inquiry Discavery

O.  BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)    Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)    Alat dan Bahan:  -

P.  SUMBER BAHAN

1)    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2)    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3)    Artikel :

4)    Situs internet :

5)    Lingkungan sekitar: kelas

Q.  KEGIATAN PEMEBELAJARAN

PERTEMUAN KE – 1 PBL

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

10.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

11.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

12.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

13.Apersepsi: Apakah Anda mempunyai iman?. Apa buktinya?

14. Bernyanyi lagu “Pelangi Kasih”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

15.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

16.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

17.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

18.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Orientasi Masalah

-      Guru menyampaikan masalah tentang bagaimana ketika menghadapi masalah atau ketika berputus asa.

90 menit

 

Organisasi Masalah

Identifikasi Masalah:

1.   Arti berputus asa

2.   Hubungan berputus asa dengan berpengharapan

3.   Pengajaran Tuhan ketika kuatir dan beprutus asa

4.   Alasan orang berman tidak putus asa

5.   Sikap prilaku tidak kawatir dan berputus asa

 

Penyelidikan individu atau kelompok

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang masalah yang sudah diidentifikasi.

 

Pengembangan dan Penyajian Hasil

Setiap peserta didik sharing ketika menghadapi keputusasaan dan mengoreksi kembali hasil diskuisi kemudian presentasi hasil diskusi

 

Ananlisis dan Proses Penyelesaian Masalah

Masing-masing kelompok menaggapi atau melengkapi presentasi kelompok lain dan bersama-sama mengambil kesimpulan mengingat kembali ayat Roma 5:4-5, bahwa ketekunan menimbulkan tahan uji, tanhan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, ......”

 

PENUTUP

6.    Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari inibagaimana menghadapi keputusasaan

7.    Menghafal  I Korintus 10:13. Pencoban-pencobaan yang kamu alami ilah pencobaan-pencobaan  yang biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allg setia dan karena itu ......

8.    Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

9.    Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Pelangi Kasih”

10.Berdoa bersama agar kita mampu menhadapi dan menyelesaikan masalah bersama Tuhan.

 

 

PERTEMUAN KE – 2  Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

10.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

11.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

12.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

13.Apersepsi: apa yang membuat orang beriman tidak akan berputus asa?.

14. Bernyanyi lagu “Bagi Tuhan Tidak Ada yang Mustahil”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang

dipelajari terkait dengan lagu tersebut

15.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

16.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

17.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

18.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

  1. Mengapa orang berman tidak putus asa?

5.     Bagaimana sikap prilaku tidak kawatir dan berputus asa dapat dilakukan sehari-hari?

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

4.     Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

5.     Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

6.     Sharing kehidupan sewhari-hari dalam menghadapi keputusasaan

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

  1. Mengapa orang berman tidak putus asa?
  2. Bagaimana sikap prilaku tidak kawatir dan berputus asa dapat dilakukan sehari-hari?

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

-     Sharing pribadi ketika menghadapi keputusasaan

11.Menghafal ulang I Kor. 10:13. Pencoban-pencobaan yang kamu alami ilah pencobaan-pencobaan  yang biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allg setia dan karena itu ......

-    

 

PENUTUP

7.   Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa hidup beriman dan berpengharapan sebagai pegangan hidup masa depan yang lebih optimis.

8.   Saling mengingatkan ketika menghadapi keputusasaan.

9.   Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

10.Menutup pelajaran dengan bernnyai ”Janji-Mu Seperti Fajar

11.Berdoa bersama agar dimampukan mengahdapai berbagai masalah hidup.

 

 

R.  PENILAIAN

 1. Penilaian sikap spritual

d)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

e)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

f)     Indikator                           : RPP 3

Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

 

2. Penilaian sikap soaial

c)     Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

d)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir RPP. 3

Indikator                                 :

 

Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan 

 

3. Penilaian Pengetahuan

Teknik                                        : TesTertulis

Bentuk Istrumen                          :  Uraian (Terlampir)

Indikator                                    :

No

Indikator

Butir Instrumen

1.

Peserta didik dapat menjelaskan arti berputus asa dan hubungannya  denganpengharapan.

Apa arti berputus asa?. Bagaimana hubungan berputus asa dengan pengharapan?

2.

Peserta didik dapat mengidentifikasi  pesan Tuhan Yesus tentang kuatir dan putus asa.

Baca Matius 6:25 -34, identifikasi pesan Tuhan Yesus terhadap ayat tersebut!

3.

Peserta didik menganalisis akibat orang yang berputus asa

 

Apa yang terjadi ketika keputusasaan tidak mendapatkan jalan keluar? Jelaskan!

4.

Peserta didik dapat mengananlisis alasan orang beriman tidak berputus asa.

 

Mengapa orang beriman akan mampu menghadapi keputusasaan hidup?

5.

Peserta didik meganalisis sikap dan perilaku praktik  hidup tidak kuatir dan tidak berputus asa

 

Berilah empat  contoh sikap dan perilaku hidup tidak kawatir dan tidak berputus asa!

 

 

No.

Soal

Kunci jawaban

Skor

Nilai

1.

 

Arti berputus asa:

Berputus asa sama dengan putus harapan artinya keaaan di mana seseorang tidak lagi mempunyai harapan .

Berputus asa hubungannya dengan pengharapan adalah sebagai kebalikannya, artinya setiap orang beriman tidak akan merasa putus asa, karena dalam Tuhan Yesus ada pengharapan.

20

2.

 

-       Belajar dari burung pipit tidak menanam, tetapi dipelihara Tuhan.

-       Belajar dari bunga bakung yang tidak memintal benang, tetapi dihiasi oleh Tuhan menjadi cantik.

-       kKta tidak perlu kawatirr akan hidup kita, karena Tuhan selalu memelihara ciptaan-Nya.

-        Mencari Tuhan dan kebenarannya,maka semuanya akan ditambahkannya.(Matius 6:33).

20

3

 

Akibat orang yang berputus asa.

-       Hidup menjadi pesimis karena tidak ada pengharapan.

-       Malas mlakukan kegiatan sehingga kegagalan di ambang pintu, sehngga menambah putus asa.

-       Merasa hidup ini tidak ada artinya sehingga mnejadi fatal akan mengkahiri hidup dengan bunuh diri.

20

4.

-     Karena orang beriman yakin akn kuasa Tuhan dalam hidupnya. Tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi, karena Tuhan adalah sumber pengharapan orang beriman.

20

5.

Contoh sikap hidup yang tidak kawatir dan tidak berputu asa:

-     Mensyukuri hidup dalam keadaan apapun.

-     Hidup optimis dan lebih semangat

-     Selalu berpengharapan kepada Tuhan dalam segala hal.

-     Yakin akan kuasa Tuhan dapat menolong hidupnya.

 

20

 

5.                  

100

 

NILAI = Jumlah skor perolehan      x  100

Total skor

 

 

 

4.PENILAIAN KETRAMPILAN

b.      Teknik Penilaian : Penilaian kinerja

c.       Bentuk Instrumen:  Terlampir

d.      Kisi-kisi :                :

No

Indikator

Butir Instrumen

1

 

Peserta didik membagikan pengalamannya tentang pengharapan yang dimiliki di tengah keraguan dan keputus asaan.

Bahasa lugas dan jelas

Intonasi dan penghayatan

Mampu meyakinkan orang lain

Sesuai dengan tema atau materi

 

 

                                                                                      Jakarta,   Juli 2018   

Mengetahui                                                                  

Kepala SMP Negeri 10                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

MOCH SHOLEH                                                           Timotius Bakti Sarono

NIP. 196108311983021003                                             NIP. 196303231985081002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (Penialain Antar Teman)

Nama Peserta Didik      : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                :  Beriman dan berpengharapan

Indikaror Esensial :

1.1  Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                : Beriman dan Berpengharapan

Indikaror Esensial :

 

1.2  Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan

 

 

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1.

Apa arti berputus asa?. Bagaimana hubungan berputus asa dengan pengharapan?

2.

Baca Matius 6:25 -34, identifikasi pesan Tuhan Yesus terhadap ayat tersebut!

3.

Apa yang terjadi ketika keputusasaan tidak mendapatkan jalan keluar? Jelaskan!

4.

Mengapa orang beriman akan mampu menghadapi keputusasaan hidup?

5.

Berilah empat  contoh sikap dan perilaku hidup tidak kawatir dan tidak berputus asa!

 

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

No

Membagikan pengalamannya tentang pengharapan yang dimiliki di tengah keraguan dan keputus asaan.

Bobot Nilai

Nilai

1

Bahasa lugas dan jelas

25

 

2

Intonasi dan penghayatan

25

 

3

Mampu meyakinkan orang lain

25

 

4

Sesuai dengan tema atau materi

25

 

 

JUMLAH

100

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                                    :  SMP  Negeri 10Jakarta

Mata Pelajaran                          :  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                         : VIII /Ganjil

Materi Pokok                            :  Hidup Berimandan Berpengharapan

Alokasi Waktu                           :  2 X Pertemuan (3 JP)

 

S.    Kompetensi Inti.

KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

pergaulan dan keberadaannya.

KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

pandang/teori.

 

T.   KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

1.1   Mensyukuri makna hidup

beriman dan berpenghara-pan

 

1.1.1        Mensyukuri makna hidup beriman dan   

berpengharapan

 

2.1  Menunjukkan sikap hidup

beriman dan berpengharapan 

 

1.2.1      Menunjukkan sikap hidup beriman dan

berpengharapan 

 

3.1   Memahami arti sikap hidup beriman dan berpengharapan

 

3.1.1      Menjabarkan tokoh Alkitab yang menjadi panutannya dalam hal beriman dan berpengharapan serta apa alasan memilih tokoh tersebut.

3.1.2      Menalar dan membuat perbandingan dua buah cerita yang ada dalambuku siswa serta nilai-nilai yang dapat dijadikan teladan dalam halberiman dan berpengharapan dari tokoh  tersebut.

3.1.3      Memperbandingkan mengenai wujud beriman dan   

Berpengharapanmenurut Alkitab dengan praktik kehidupan siswa.

3.1.4      Menghubungkan antara iman, pengharapan 

dan kasih (Ikor. 13:13)

4.1  Menyajikan karya yang  berkaitan dengan cara hidup beriman dan berpengharapan dalam bentuktindakan nyatA

 

4.1.3  Membuat program kegiatan untuk menunjang hidup beriman dan berpengharapan.

 

 

U.  TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang ditekankan regiusdan integritas

Selama dan setelah pembelajaran ini selesai, daharapkan peserta didik dapat:

19.Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

20.Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan

PERTEMUAN KE-1

21.Menjabarkan tokoh Alkitab yang menjadi panutannya dalam hal beriman dan berpengharapan serta apa alasan memilih tokoh tersebut.

22.Menalar dan membuat perbandingan dua buah cerita yang ada dalambuku siswa serta nilai-nilai yang dapat dijadikan teladan dalam halberiman dan berpengharapan dari tokoh  tersebut.

PERTEMUAN KE-2

23.Memperbandingkan mengenai wujud beriman dan   

      berpengharapanmenurut Alkitab dengan praktik kehidupan siswa.

24.Menghubungkan antara iman, pengharapan  dan kasih (Ikor. 13:13)

25.Membuat program kegiatan untuk menunjang hidup beriman dan berpengharapan.

 

 

 

V.    MATERI PEMBELAJARAN

 1. MATERI POKOK   

13.Tokoh Alkitab yang hidup beriman dan berpengharapan (Kejadian 12:1-12; Daniel 3: 16-18;

14.Tokoh Gereja yang hidup beriman dan berpengharapan

15.Wujud Beriman dan berpengharapan dalam hidup sehari-hari (Yakubus 1:8-9; Yakubus 2:14-17; I Petrus1:21)

16.Hubungan iman,pengharapan dan kasih ( Ikorintus 13:13)

5.     MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

 

6.     MATERI PENGAYAAN

Mencari tokoh gereja yang hidupnya beriman dan berpengaharapan melalui internet.

W.METODE PEMBELAJARAN

6.     5 M (Saintfik)

7.     Inquiry Discavery

X.  BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)    Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)    Alat dan Bahan:  -

Y.  SUMBER BAHAN

1)    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2)    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3)    Artikel :

4)    Situs internet :

5)    Lingkungan sekitar: kelas

Z.   KEGIATAN PEMEBELAJARAN

PERTEMUAN KE – 1 (Saintifik 5 M)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

19.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

20.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

21.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

22.Apersepsi: Apakah Anda mempunyai iman?. Apa buktinya?

23.Bernyanyi lagu “Pelangi Kasih”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

24.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

25.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

26.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

27.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Mengamati

-      Peserta didik mengamati film Daniel

-      Peserta didik membaca Daniel 3:6-8; Kejadian 12:1-12)

-      Membaca bacaan tokoh gereja: Jhon Bunyan, Polykarpus, Jhon Wyclife, William Tyndale, Benhouver.

90 menit

 

Menanya

Dengan motivasi dan arahan guru,peserta didik menanyakan:

6.   Mengapa Daniel dan Abraham dapat dikatakan tokoh hidup beriman dan berpengharapan?

7.   Bagaimana kesaksian hidup tokoh gereja bila dibandingkan dengan kehidupan kita sehari-hari?

 

Mengeksplorasi

-     Peserta didik secara pribadi menganalisis alasan Abraham dan daniel sebagai tokoh hidup beriman dan berpengharapan.

-     Peserta didik mengidentifikasi tokoh-tokoh gerejaJhon Bunyan, Polykarpus, Jhon Wyclife, William Tyndale, Benhouver..

 

 

Mengasoaiasi

Setiap peserta didik menuliskan kehidupan pribadi sebagai orang beriman dan berpegharapan yang meneladani Abraham, Daniel dan tokoh-tokoh gereja (Jhon Bunyan, Polykarpus, Jhon Wyclife, William Tyndale, Benhouver.)

 

Mengkomunikasikan

Peserta didik secara pribadi mengungkapkan kesulitan ketika meneladani Abraham, Daniel dan tokoh-tokoh gereja.

 

PENUTUP

12.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini untuk dapat meneladani tokoh Alkitab dan gereja

13.Menghafal  I Petrus1;21, Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.

14.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

15.Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Pelangi Kasih”

16.Berdoa bersama agar tetap beriman dan berpengharapan.

 

 

 

PERTEMUAN KE – 2  Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

19.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

20.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

21.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

22.Apersepsi: apa yang membuat orang beriman tidak akan berputus asa?.

23. Bernyanyi lagu “Bagi Tuhan Tidak Ada yang Mustahil”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang

dipelajari terkait dengan lagu tersebut

24.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

25.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

26.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

27.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

1.     Apa wujud orang berimanan berpengharapan sesuai dengan Firman Tuhan?

2.     Apa hubungan iman, pengharapan dan kasih?

3.     Sudahkah kita hidup beriman dan berpengharapan sesuia dengan Firman Tuhan?

4.     Apa program yang kita buat untuk mewujudkan hidup beriman dan berpengharapan?

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

7.     Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

8.     Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data.

9.     Membuat program yang menunjang hidup beriman dan berpengharapan.

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

1.     Apa wujud orang berimanan berpengharapan sesuai dengan Firman Tuhan?

2.     Apa hubungan iman, pengharapan dan kasih?

3.     Sudahkah kita hidup beriman dan berpengharapan sesuia dengan Firman Tuhan.

4.     Apa program yang kita buat untuk mewujudkan hidup beriman dan berpengharapan?

 

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

Secara kelompok membuat program kegiatan yang menunjang hidup beriman dan berpengharapan.

 

PENUTUP

12.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa hidup beriman dan berpengharapan sebagai pegangan hidup masa depan yang lebih optimis.

13.Saling mengingatkan dan membantu untuk dapat hidup beriman dan berpengharapan.

14.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

15.Menutup pelajaran dengan bernnyai ”Bagi Tuhan tidak ada yang Mustahil.

16.Berdoa bersama agar tetap hidup beriman dan berpengharapan.

 

 

AA.PENILAIAN

 1. Penilaian sikap spritual

g)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

h)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

i)      Indikator                           :

Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

 

 

NO.

INDIKATOR

1.

Mensyukuri hidup dalam keadaan apapun.

2.    

Selalu berpengharapan kepada Tuhan dalam segala hal

3.    

Yakin akan kuasa Tuhan dapat menolong hidunya

4.    

Berpegang teguh pada janji Allah

5.    

Hidup dalam ketaatan kepada Tuhan

 

 

2. Penilaian sikap soaial

e)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

f)      Bentuk Istrumen                 : Terlampir RPP. 3

Indikator                                 :

 

Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan 

 

NO.

INDIKATOR

1.

Hidup optimis dan semangat

2.

Bersukacita dalam hidup keseksakan dan penderitaan

3.

Berpegang teguh dan tidak mudah terpengaruh

4.

Berani menagggung resiko

5.

Berani bersaksi kepada orang lain

 

 

 

3. Penilaian Pengetahuan

Teknik                                        : TesTertulis

Bentuk Istrumen                          :  Uraian (Terlampir)

Indikator                                    :

No

Indikator

Butir Instrumen

1.

Menjabarkan tokoh Alkitab yang menjadi panutannya dalam hal beriman dan berpengharapan serta apa alasan memilih tokoh tersebut.

Mengapa Abraham dan Daniel dapat dikatakan sebagai tokoh beriman dan berpengharapan?

2.

Menalar dan membuat perbandingan dua buah cerita yang ada dalambuku siswa serta nilai-nilai yang dapat dijadikan teladan dalam halberiman dan berpengharapan dari tokoh  tersebut.

Identifikasikan  2 tokoh gereja yang menunjukkan hidup beriman dan berpengharapan! (Jhon Bunyan, Polykarpus, Jhon Wyclife, William Tyndale, Benhouver).

3.

Memperbandingkan mengenai wujud beriman dan   berpengharapanmenurut Alkitab dengan praktik kehidupan siswa.

 

Bagimana wujud hidup beriman dan berpengharapan sesuai dengan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari?

4.

Menghubungkan antara iman, pengharapan 

dan kasih (Ikorintus 13:13)

Bagiamana hubungan antara iman, pengharapan dan kasih dalam I Korintus 13:13?

 

 

No.

Soal

Kunci jawaban

Skor

Nilai

1.

 

-   Abraham dikatakan tokoh orang beriman dan berpengharapan karena ia taat kepa Tuhan ketika di[anggil keluardari tempat kediamannya ke tempat yang belum diketahuinya yang kan ditunjukkan Tuhan. Abraham taat ketika harus mengorbankan Iskhak sebagai anak perjanjian

-   Daniel dapat dikatakan sebagai tokoh beriman dan berpengharapan, karena tetap berdoa kepada Tuhan, sekalipun harus menaggung resiko dihukum masuk ke kandang singa.

25

2.

 

6.   Ploykarpus

-   Uskup Smirna, Th 162 -180 M. 

-   Ditangkap dibunuh karena tidak mau menyembah dewa

-   Menjamu prajurit yang menangkapnya

-   Menolak menghujat Tuhan

-   Delapanpuluh enam tahun saya mengabdi dan melayani Kristus, Dia tidak pernah berbuat salah dan menyakitiku. bagaimana mungkin saya mengkhianati raja yang telah menyelamatkan saya?.

 

7.    Jhonh Wyclife

-       Dari kota Yorkshire (Iggris) th. 1325

-        Banyak pengajaran salah, ia menterjemahkan Alkitab dari bahasa latin ke dalam bahasa Inggris.

-       Ditentang gereja, sebagai dosen Oford dipecat.

-       Tetap menyuarakan kebenaran Firman Tuhan

-       Meninggal umur 56 tahun (31 Desember 1384.

-       Tigapuluh satu tahun setelah meninggal dlam konsili Constanti memutuskan bahwa ajaran Jhonh Wyclife dianggap sesat.

8.    Willyam Tyndale

-       Lahir tahun 1404 di Wales Inggris

-       Ahli bahasa (Inggris, Ibrani, Yunani, Jerman, Laptin dan Spanyol)

-       Menterjemahkan Alkitab dari bahasa asli ke dalam bahasa Inggris.

-       Alasn menterjemahkan Alkitab karena gereja banyak mengajarkan yang salah dan Alkitab tidak banyak dipahami.

-       Ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara, banyak tahanan dan para sipir yang bertobat.

-       6 Otober1536 dijatuhi hukuman mati digantung dan dibakar di Vilvorde.

9.    Jhon Bunyan

-       Lahir 30 November 1628 di Harrowden ElstowInggris

-       Seorang sastrawan

-       Seorang pemabuk, penghujatdan pembohong.

-       Dia ditangkap ketika ada penganiayaan orang Kristen non-konformis, artinya orang Kristen yang tidak sepaham gereja Inggris.. Dipeenjara 12 tahun tetap berkarya menulis,

-       Meninggal 1 Agustus 1688 di London Inggris.

10.           Dietric Bonhoefier

-       Menolak kebijakan Hitler Jerman untuk melenyapkan orang Yahudi yang diaggap telah menyalibkan Yesus.

-       Terjadi perpecahan gereja yaitu gereja negara dan gereja Menagku dan Bonhoefier menjadi pendetanya.

-       Menyuarakan kebenaran keselamatan sebagai anugerah an akhirnya ditangkap dan dihukum mati.

11.               

30

3

 

Wujud hidup beriman dan berpengaharapn dalam kehidupan sehari-hari:

-       Tidak mengandalkan diri sendiri tetapi mengandalkan Tuhan

-       Sukacita dalam kesesakan dan penderitaan.

-       Selalu setia dn taatkepada Tuhan.

-       Berpegang teguh dan tidak  mudah terpengaruh

-       Tegardalam menghadapi persoalan.

-       Tidak menegnal putus asa

-       Berpegang teguh pada janji Tuhan

25

4.

Hubungan iman pengharapan dan kasih.

Ketiga hai itu sangat penting dalam hidup manusia. Orang beriman aka muncul pengharapan. Iman dan pengharapan direalisasikan dalam wujud kasih. jadi kasih adalah sebagai bentuk iman dan pengharapan, maka iman, pengharapan dan kasih dn yang paling besar adalah kasih.

20

 

12.               

100

 

NILAI = Jumlah skor perolehan      x  100

Total skor

 

 

 

4.PENILAIAN KETRAMPILAN

e.      Teknik Penilaian : Penilaian kinerja

f.        Bentuk Instrumen:  Terlampir

g.      Kisi-kisi :                :

 

No

Indikator

Butir Instrumen

1

 

Membuat program kegitan untuk menunjang hidup beriman dan berpengharapan.

Rencana Program

Kerjasama kelompok

Pelaksanaan Program

Laporan program

 

 

                                                                                         Jakarta,   Juli 2018   

Mengetahui                                                                  

Kepala SMP Negeri 10                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

MOCH SHOLEH                                                           Timotius Bakti Sarono

NIP. 196108311983021003                                             NIP. 196303231985081002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (Penialain Antar Teman)

Nama Peserta Didik      : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                :  Beriman dan berpengharapan

Indikaror Esensial :

1.3  Mensyukuri makna hidup beriman dan berpengharan

 

NO.

INDIKATOR

Sangat Yakin

4

Yakin

3

Ragu-Ragu

2

Tidak Yakin

1

1.

-     Mensyukuri hidup dalam keadaanapapun.

-    

-    

-    

-    

6.    

Selalu berpengharapan kepada Tuhan dalam segala hal

 

 

 

 

7.    

Yakin akan kuasa Tuhan dapat menolong hidunya

 

 

 

 

8.    

Berpegang teguh pada janji Allah

 

 

 

 

9.    

Hidup dalam ketaatan kepada Tuhan

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                : Beriman dan Berpengharapan

Indikaror Esensial :

 

1.4  Menunjukkan sikap hidup beriman dan berpengharapan

 

NO.

INDIKATOR

Selalu

 4

Sering 3

Kadang kadang 2

Tidak Pernah 1

1.

Hidup optimis dan semangat

-    

-    

-    

-    

2.

Bersukacita dalam hidup keseksakan dan penderitaan

 

 

 

 

3.

Berpegang teguh dan tidak mudah terpengaruh

 

 

 

 

4.

Berani menagggung resiko

 

 

 

 

5.

Berani bersaksi kepada orang lain

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1.

Mengapa Abraham dan Daniel dapat dikatakan sebagai tokoh beriman dan berpengharapan?

2.

Identifikasikan  2 tokoh gereja yang menunjukkan hidup beriman dan berpengharapan! (Jhon Bunyan, Polykarpus, Jhon Wyclife, William Tyndale, Benhouver).

3.

Bagimana wujud hidup beriman dan berpengharapan sesuai dengan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari?

4.

Bagiamana hubungan antara iman, pengharapan dan kasih dalam I Korintus 13:13?

 

 

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

NamaKelompok            : ……..

Kelas                             : ………

No

Membuat program kegitan untuk menunjang hidup beriman dan berpengharapan

Bobot Nilai

Nilai

1

Rencana Program

25

 

2

Kerjasama kelompok

25

 

3

Pelaksanaan Program

25

 

4

Laporan program

25

 

 

JUMLAH

100

 

 

 

 

 

 

 

 

                                

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                                    :  SMP  Negeri 10Jakarta

Mata Pelajaran                          :  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                         : VIII /Ganjil

Materi Pokok                            :  Roh Kudus

Alokasi Waktu                           :  2 X Pertemuan (3 JP)

 

BB.Kompetensi Inti.

KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

 peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

 pergaulan dan keberadaannya.

KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

 rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

 terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

 (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

 dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

 pandang/teori.

 

CC.KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

 

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

1.2

Menghayati peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman

 

1.2.1

Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

2.2

Mempraktik-kan sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

 

2.2.1

 

Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus.

 

3.2

Menganalisis   peran Roh Kudus dalam hidup orang beriman

 

3.2.1   Peserta didik menjelaskanbahwa Roh Kudus adalah wujud kehadiran Allah

dalam cara lain yang khusus setelah Tuhan Yesus naik ke surga.

3.2.1  Peserta didik menyebutkan contoh-contoh peranan Roh Kudus dalam

gereja perdana.

4.2

Menyajikan berbagai contoh cara hidup orang beriman yang dipimpin Roh Kudus

4.2.1  Peserta didk hidup sukacita memuji Tuhan dengan 

          kuasa Roh Kudus dengan pujian Anggur Baru

 

 

DD.TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang ditekankan regius dan integritas

Selama dan setelah pembelajaran ini selesai, daharapkan peserta didik dapat:

1.     Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

2.     Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

PERTEMUAN KE-1

3.     Menjelaskan pengertian dari Roh Kudus

4.     Menceritakan peristiwa Pentakosta

5.     Mengidentifikasi peran Roh Kudus setelah peritiwa Pentakosta

6.     Memberi contoh kuasa Roh Kudus dalam pertumbuhan gereja pada abad pertama.

PETEMUAN KE-2

7.     Menganalisis peran Roh Kudus dalam hidup manusia yag diungkapkan di Alkitab

8.     Menguhubugkan Tuhan Yesus dengan Roh Kudus dalam hidup manusia.

9.     Memberi contoh kuasa Roh Kudus dalam diri remaja Kristen

10. Memuji Tuhan dengan kuasa Roh Kudus dengan pujian Anggur Baru

 

 

EE.MATERI PEMBELAJARAN

 1. MATERI POKOK   

      1. Pengertian Roh Kudus

      2. Peristiwa Pentakosta

      3. Peran Roh Kudus dalam peristiwa Pentakosta

      4. Kuasa Roh Kudus dalam pertumbuhan gereja

      5. Peran Roh Kudus dalam Alkitab

      6. Hubungan Tuhan Yesus dengan Roh Kudus dalam hidup manusia

 

2.   MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

 

3.     MATERI PENGAYAAN

Menuliskan peran Roh Kudus yang sudah dirasakan dalam kehidupan shari-hari.

FF.  METODE PEMBELAJARAN

8.     Inquiry Discavery

9.     5 M

 

GG.        BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)    Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)    Alat dan Bahan:  -

HH.SUMBER BAHAN

1)    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2)    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3)    Artikel :

4)    Situs internet :

5)    Lingkungan sekitar: kelas

II.   KEGIATAN PEMEBELAJARAN

PERTEMUAN KE – 1 Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

28.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

29.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

30.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

31.Apersepsi: Siapakah Roh Kudus itu?.

32. Bernyanyi lagu “KU Menang Ku Menang”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang

dipelajari terkait dengan lagu tersebut

33.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

34.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

35.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

36.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

6.     Apa arti Roh Kudus?

      2.  Apa yang terjadi dengan Pentakosta?

      3. Bagaima kuasa Roh Kudus ketika turun?

      4. Bagaimana hubungan kuasa Roh Kudus 

          dengan pertumbuhan gereja perdana?

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

10.  Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

11.  Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

12.  Menarik kesimpulan secara pribadi.

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

1.     Apa arti Roh Kudus?

      2.  Apa yang terjadi dengan Pentakosta?

      3. Bagaima kuasa Roh Kudus ketika turun?

      4. Bagaimana hubungan kuasa Roh Kudus 

          dengan pertumbuhan gereja perdana?

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

-     Membuat kesimpulan secara pribadi.

-     Menghafal  Kisah ara Rasul 1:8, Kamu akan menerima kuasa kalu Roh Kudus turun ke ataskamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yesrusalem dan di seluruh Yudea dan dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

 

PENUTUP

17.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa Roh Kudus turun dalam hidup manusia untuk menjadi saksi Tuhan Yesus.

18.Saling mengingatkan untuk membuka hati menerima kuasa Roh Kudus.

19.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

20.Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Ai Roh Suci”

21.Berdoa bersama agar hidupnya dipimpin oleh kuasa Roh Kudus.

 

 

 

PERTEMUAN KE - 2  (5M)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

10.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

11.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

12.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

13.Apersepsi: Sudahkah kita dipimpin oleh Roh Kudus?

14. Bernyanyi lagu “Api Roh Suci”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

15.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

16.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

17.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

18.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Mengamati

-      Peserta didik mengamati film atau vidio orang yang dikuasi oleh Roh Kudus.

-      Membaca ayat-ayat Alkitab yang sesuai dengan peran Roh Kudus dalam hidup manusia. (Yohanes 14:26; Kisah Para Rasul1: 8; I Korintus 13;  Lukas 12:12; 2 Korintus 5:5; Lukas 1:35.

90 menit

 

Menanya

Dengan bantuan dan motivasi guru,pesrta didik menanyakan tentang: 

-  Apa yang dikatakan Alkitab tentang Roh Kudus?

-  .Apa hubungan Tuhan Yesus dengan RohKudus?

-  Sudahkah kita menerima Roh Kudus?

 

Mengeksplorasi

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

Setiap peserta didik secara pibadi sharing kuasa Roh Kudus yang telah dirasakan dalam hidup sehari-hari.

 

Mengkomunikasikan

-  Masing-msing kelompok megungkapkan hasil diskusi, kemudian ditanggapi dengan kelompok lain untuk dapat saling melengkapi.

-  Setiap kelompok memuji nama Tuhan AnggurBsaru Tercurah.

 

PENUTUP

6.   Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, tentang kuasa Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya

7.   Menghafal Yohanes 14:26, ... penghibur yitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan.

8.   Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

9.   Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Api Roh Suci”

10.Berdoa bersama agar kuasa Roh Kudus dalam kehidupan kita.

 

 

JJ.PENILAIAN

 1. Penilaian sikap spritual

j)      Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

k)     Bentuk Istrumen                 : Terlampir

l)      Indikator                           : RPP 3

1.2   Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

 

2. Penilaian sikap soaial

g)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

h)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

i)      Indikator                                         RPP. 3

.

2.2  Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

3. Penilaian Pengetahuan

Teknik                                        : TesTertulis

Bentuk Istrumen                          :  Uraian (Terlampir)

Indikator                                    :

No

Indikator

Butir Instrumen

1.

Menjelaskan pengertian dari Roh Kudus

 

Jelaskan pengertian dari Roh Kudus!

2.

Menceritakan peristiwa Pentakosta

 

Apa yang terjadi dengan Pentakosta?. Jelaskan!

3.

Mengidentifikasi peran Roh Kudus setelah peritiwa Pentakosta

 

Bagaimana peran Roh Kudus ketika peristiwa Pentakosta?

4.

Memberi contoh kuasa Roh Kudus dalam pertumbuhan gereja pada abad pertama.

 

Berikan dua contoh peristiwa peran Roh dalam pertumbuhan gereja perdana!

5.

Menganalisis peran Roh Kudus dalam hidup manusia yag diungkapkan di Alkitab

 

Apa peran Roh Kudus yang diungkapakan oleh Tuhan Yesus?

6.

Menguhubugkan Tuhan Yesus dengan Roh Kudus dalam hidup manusia.

 

 

Bagaimana hubungan Roh Kudus dengan Tuhan Yesus?

7.

Memberi contoh kuasa Roh Kudus dalam diri remaja Kristen

 

Berikan tiga contoh sikap hidup yang dikuasai oleh Roh Kudus!

 

 

No.

Soal

Kunci jawaban

Skor

Nilai

1.

 

Pengertian Roh Kudus:

-       Roh Kudus bagian dari salah satu Allah Tritunggal yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus.

-       Roh Kudus berasal dari bahasa Yunani parakletos yang berarti dipanggil untuk menolong dan menasihati.

15

2.

 

-       Pentakosta hari kelimapuluh sesudah Paskah, hari raya panen (PL trurun Roh Kudus yang dinajikan Tuhan Yesus.)

-       Roh Kudus dengan lambang angin dan api

10

3

 

-       Semua orang dapat berbahasa Roh

-       Dengan kuasa Roh Kudus Petrus mempunyai keberanian menceritakan Tuhan Yesus yang disalib, sehingga banyak orang bertobat.

-       Ada 3000 orang yang dibaptis, sehingga terjadinya jemaat mula-mula.

15

4.

-  dengan kuasa Roh Kudus jemaaat hidup saling mengasihi dan saling mempedulikan orang lain, sehingga banyak memberikan hartanya dibagikan kepada orang miskin.

-  Dengan kuasa Roh Kudus para murid dan jemaat mempunyai keberanian untuk memberitakan tentang Tuhan Yesus sekalipun dalam penganiayaan.

-  Dengan kuasa Roh Kudus banyak melakukan mujizat, sehingga banyak orang meneganl kuasa Tuhan Yesus.

-  Karena kuasa Roh Kudus para pengikut Tuhan Yesus tetap setia walaupun mengalami penganiayaan sekalipun menjadi martir.

15

5.

  1. Lukas 12:12, mengajar apa yang harsu dikatakan
  2. Yohaes 14:26,Roh Kudus adalah Roh Penghibur, mengajar segala sesuatu dan mengingatkan apa yang sudah diajarkan Tuhan Yesus.
  3. Yohanes 14:16, penolong yang menyertai selama-lamanya.

15

6.

13.                Hubungan Roh Kudus dengan Tuhan Yesus, bahwa Roh Kudus adalah Tuhan Yesus atau Allah sendiri. Peranan Roh Kudus adalah sebagai pengganti Yesus secara fisik ketika Tuhan Yesus naik kesorga.

15

7.

14.                Sikap hidup yang dikuasai Roh Kudus adalah hidup yang berbuah Roh (Galatia 2:22-23):

15.                Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran,kesetiaan,  kemurahan, kebaikan, kelemahlembutan dan penguasaan diri.

15

 

16.               

100

 

NILAI = Jumlah skor perolehan      x  100

Total skor

 

 

4.PENILAIAN KETRAMPILAN

h.                      Teknik Penilaian : Penilaian kinerja

i.                        Bentuk Instrumen:

j.                        Indikator

Memuji nama Tuhan dengan kuasa Roh Kudus dengan judl Anggur Baru Tercurah

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Keterpaduan suara/nada

20

2.

Ekspresi/gaya

20

3.

Properti/alat musik

20

4.

Penghayatan

20

5.

Kekompakan/kerjasama

20

 

                                                                                      Jakarta,   Juli 2018   

Mengetahui                                                                  

Kepala SMP Negeri 10                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

MOCH SHOLEH                                                           Timotius Bakti Sarono

NIP. 196108311983021003                                             NIP. 196303231985081002

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik      : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                :  Peranan Roh Kudus

Indikaror Esensial :

a.     Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

 

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                : Peranan Roh Kudus

Indikaror Esensial :.

1.2      Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1. .

Jelaskan pengertian dari Roh Kudus!

2.    

Apa yang terjadi dengan Pentakosta?. Jelaskan!

3.    

Bagaimana peran Roh Kudus ketika peristiwa Pentakosta?

4.    

Berikan dua contoh peristiwa peran Roh dalam pertumbuhan gereja perdana!

5.    

Apa peran Roh Kudus yang diungkapakan oleh Tuhan Yesus?

6.    

Bagaimana hubungan Roh Kudus dengan Tuhan Yesus?

7.    

Berikan tiga contoh sikap hidup yang dikuasai oleh Roh Kudus!

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

Indikator

Memuji nama Tuhan dengan kuasa Roh Kudus dengan judl Anggur Baru Tercurah.

 

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Keterpaduan suara/nada

 

2.

Ekspresi/gaya

 

3.

Properti/alat musik

 

4.

Penghayatan

 

5.

Kekompakan/kerjasama

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                                    :  SMP  Negeri 10Jakarta

Mata Pelajaran                          :  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                         : VIII /Ganjil

Materi Pokok                            :  Hidup di Pimpin Roh Kudus

Alokasi Waktu                           :  2 X Pertemuan (3 JP)

KK.Kompetensi Inti.

KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

 peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

 pergaulan dan keberadaannya.

KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

 rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

 terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

 (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

 dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

 pandang/teori.

 

LL.  KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

 

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

1.2

Menghayati peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman

 

 

 

1.2.1

Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

2.2

Mempraktik-kan sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

 

2.2.1

 

Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus.

 

3.3

Menganalisis   peran Roh Kudus dalam hidup orang beriman

 

3.3.1   Peserta didik dapat  bagaimana Roh Kudus berperan di dalam hidupnya sehari-hari di masa kini dan di dalam kehidupan gereja di tengah-tengah perjuangannya

3.3.2   Peserta didik dapat menganalisis ciri-ciri orang yang kepenuhan Roh Kudus.

4.2

Menyajikan berbagai contoh cara hidup orang beriman yang dipimpin Roh Kudus

4.2.1

Membuat hiasasan didnding dengan tulisan indah atau ditulis dengan komputer yang dihiasi tentang sikap sikap yang -menunjukkan orang yang dipmpin Roh Kudus.(Galatia 5: -22-23).

 

MM.        TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang ditekankan regius dan integritas

Selama dan setelah pembelajaran ini selesai, daharapkan peserta didik dapat:

1.     Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

2.     Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

PERTEMUAN KE-1

3.     Menganalis peran Roh Kudus pada para murid setelah Pentakosta

4.     Menganalisis peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari

5.     Menganalisis peran Roh Kudus dalam perjuangan gereja untuk memberitakan Injil

PERETEMUAN KE-2

6.     Menganalisis ciri-ciri orang yang kepenuhan Ruh Kudus

7.     Memberikan contoh kehidupan nyata sehari-hari bentuk perilaku dari buah-buah Roh.(Galatia 522-23)

8.     Menuliskan dengan tulisan tangan atau komputer yang  indah kemudian dinyanyikan.

 

NN.MATERI PEMBELAJARAN

 1. MATERI POKOK   

      1. Peranan Roh Kudus bagi para murid

      2. Peranan Roh Kudus dalam kehidupan ehari-hari

      3. Peranan Roh Kudus dalam perjuangan gereja masa kini (PI)

      4. Ciri-Ciri Kepenuhan Roh Kudus (Galatia 522-23)

   

4.   MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

 

5.     MATERI PENGAYAAN

Kuasa Roh Kudus dalam Perjanjian Lama.

OO.        METODE PEMBELAJARAN

10.  Inquiry Discavery

11.  5 M

 

 

PP.BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)    Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)    Alat dan Bahan:  -

QQ.        SUMBER BAHAN

1)    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2)    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3)    Artikel :

4)    Situs internet :

5)    Lingkungan sekitar: kelas

RR.KEGIATAN PEMEBELAJARAN

PERTEMUAN KE – 1 Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

37.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

38.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

39.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

40.Apersepsi: Bagaimana peran Roh Kudus dalam kehidupan kita?.

41. Bernyanyi lagu “Api Roh Suci Menang”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang

dipelajari terkait dengan lagu tersebut

42.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

43.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

44.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

45.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

1.     Apa peran Roh Kudus pada para murid setelah Pentakosta

2.     Apa peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari

3.     Apa  peran Roh Kudus dalam perjuangan gereja untuk memberitakan Injil

 

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

13.  Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

14.  Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

15.  Menarik kesimpulan secara pribadi.

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

1.    Apa peran Roh Kudus pada para murid setelah Pentakosta

2.   Apa peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari

3.   Apa  peran Roh Kudus dalam perjuangan gereja untuk memberitakan Injil

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan bahwa Roh Kudus adalah Roh penghibur yang menolong dan menguatkan bagi orang percaya dalam menghadapi berbagai penderitaan.

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

-     Membuat kesimpulan secara pribadi.

-     Menghafal  Kisah Para Rasul 2 Korintus 5:5. “tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yag mengaruniakan Roh, kepada kita kita sebagai jaminan segala sesuatau yang telah disediakan bagi kita”.

 

PENUTUP

22.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, bahwa Roh Kudus sebagi jaminan segala sesuatu yang telah disediakan Tuhan.

23.Saling mengingatkan untuk membuka hati menerima kuasa Roh Kudus.

24.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

25.Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Api Roh Suci”

26.Berdoa bersama agar hidupnya dipimpin oleh kuasa Roh Kudus.

 

 

 

PERTEMUAN KE - 2  (5M)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

19.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

20.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

21.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

22.Apersepsi: Sudahkah kita dipimpin oleh Roh Kudus?

23. Bernyanyi lagu “Buah-Buah Roh”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

24.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

25.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

26.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

27.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Mengamati

-      Mengamati orang-orang di sekitarnya yang hidup di pimpin oleh Roh Kudus.

-      Membaca Galatia 5:22-23 sambil dihafalkan

90 menit

 

Menanya

Dengan bantuan dan motivasi guru,pesrta didik menanyakan tentang: 

1.     Apa ciri-ciri orang yang dipimpin oleh Roh Kudus.

2.     Bagaimna bentuk sikap dan perilaku sesuai dengan buah-buah Roh?

3.     Dapatkah buah-buah Roh dinyaikan untuk dapat selalu mengingatnya?

 

Mengeksplorasi

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

Setiap peserta didik secara pribadi memberi contoh sikap perilaku sesuai dengan buah-buah Roh.

 

Mengkomunikasikan

-  Setiap pribadi membuat tulisan indah tentang buah-buah Roh kemudian dihafalkan.

 

PENUTUP

11.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, tentang kuasa Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya

12.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

13.Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Buah-Buah Roh”

14.Berdoa bersama agar kuasa Roh Kudus dalam kehidupan kita.

 

 

SS.PENILAIAN

 1. Penilaian sikap spritual

m)   Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

n)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

o)    Indikator                           : RPP 3

1.3   Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

 

2. Penilaian sikap soaial

j)      Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

k)     Bentuk Istrumen                 : Terlampir

l)      Indikator                                         RPP. 3

.

2.2  Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

3. Penilaian Pengetahuan

Teknik                                        : TesTertulis

Bentuk Istrumen                          :  Uraian (Terlampir)

Indikator                                    :

No

Indikator

Butir Instrumen

1.

Menganalis peran Roh Kudus pada para murid setelah Pentakosta

Analisislah perna Roh Kudus pada para muris setelah Pentakosta!

2.

Menganalisis peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari

Analisislah  peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari!

 

3.

Menganalisis peran Roh Kudus dalam perjuangan gereja untuk memberitakan Injil

Ananlisislah peran Roh Kudus dalam perjuangan gereja untuk memberitakan Injil!

 

4.

Menganalisis ciri-ciri orang yang kepenuhan Ruh Kudus

Ananlisislah ciri-ciri orang yang kepenuhan Roh Kudus sesuai Galatia 5:22-23!

5.

Memberikan contoh kehidupan nyata sehari-hari bentuk perilaku dari buah-buah Roh.(Galatia 522-23)

 

Berikan contoh bentuk perilaku setiap buah-buah Roh dalam Galatia 5:22-23! 

 

 

 

 

No.

Soal

Kunci jawaban

Skor

Nilai

1.

 

17.                Peranan Roh Kudus pada para murid setelah Pentakosta:

-       Di beri keberanian untuk menceritakan tentang Yesus yang mati disalib dan bangkit kembali.

-       Diberi kuasa untuk melakukan mujizat.

-       Diberi kemampuan untuk menghadapi penderitaan sekalipun kematian.

15

2.

 

Peranan Roh Kudus dalam kehidupan kita sehari-hari:

-       Memberikan pertolongan dalam keadaan apapun

-       memberikan jaminan apa yangsudah diberikan Tuhan kepada kita.

-       Menguatkan untuk menghadapi segala sesuatu dalam penderitaan

10

3

 

Peranan Roh Kudus dalam perjuangan gereja masa kini:

-       Memampukan gereja untuk tetap setia memberitakan Injil.

-       Memampukan gereja menghadapi berbagi tantangan dunia yang memusuhinya

15

4.

Buah-buah Roh Galatia 5:22-23

1.   Kasih

2.   Sukacita

3.   Damai Sejahtera

4.   Kesabaran

5.   Kemurahan

6.   Kebaikan

7.   Kesetiaan

8.   Kelemahlembuatan

9.   Penguasaan diri

15

5.

Contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari:

1.   Kasih kepada semua orang bahkan keppada musuh.

2.   Sukacita dalam keadaan apapun baik suka mapu duka.

3.   Damai Sejahtera diberikan di manapun, kapanpun, siapapn.

4.   Kesabaran: sabar dalam menghadapi segala situasi

5.   Kemurahan: suka menolong tanpa pamrih.

6.   Kebaikan : baik kepasa siapapun, sebab Tuhan baik.

7.   Kesetiaan: setia dalam perkara-perkara kecil.

8.   Kelemahlembuatan: sopan kepada siapapapun.

9.   Penguasaan diri: mengendalikan diri dalam situasi apapun.

15

 

18.               

100

 

NILAI = Jumlah skor perolehan      x  100

Total skor

 

 

4.PENILAIAN KETRAMPILAN

k.                       Teknik Penilaian : Penilaian kinerja

l.                        Bentuk Instrumen:

m.                     Indikator

Menuliskan dengan tulisan tangan atau komputer yang  indah kemudian dinyanyikan. 

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Keterpaduan suara/nada

25

2.

Ekspresi/gaya

25

3.

Penghayatan

25

4.

Pelafalan/Hafal syair

25

 

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Keindahan tulisan

20

2.

Perpaduan Warna

20

3.

Kesesuaian tema

20

4.

Kebersihan hasil

20

5.

Ketepatan waktu

20

 

 

                                                                                          Jakarta,   Juli 2018   

Mengetahui                                                                  

Kepala SMP Negeri 10                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

MOCH SHOLEH                                                           Timotius Bakti Sarono

NIP. 196108311983021003                                             NIP. 196303231985081002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik      : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                :  Peranan Roh Kudus

Indikaror Esensial :

b.     Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

 

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                : Peranan Roh Kudus

Indikaror Esensial :.

7.2      Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1. .

Analisislah perna Roh Kudus pada para muris setelah Pentakosta!

8.    

Analisislah  peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari!

 

9.    

Ananlisislah peran Roh Kudus dalam perjuangan gereja untuk memberitakan Injil!

 

10. 

Ananlisislah ciri-ciri orang yang kepenuhan Roh Kudus sesuai Galatia 5:22-23!

11. 

Berikan contoh bentuk perilaku setiap buah-buah Roh dalam Galatia 5:22-23! 

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

Indikator

Menuliskan dengan tulisan tangan atau komputer yang  indah kemudian dinyanyikan. 

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Keterpaduan suara/nada

 

2.

Ekspresi/gaya

 

3.

Penghayatan

 

4.

Pelafalan/Hafal syair

 

 

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Keindahan tulisan

 

2.

Perpaduan Warna

 

3.

Kesesuaian tema

 

4.

Kebersihan hasil

 

5.

Ketepatan waktu

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Sekolah                                    :  SMP  Negeri 10Jakarta

Mata Pelajaran                          :  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Kelas/Semester                         : VIII /Ganjil

Materi Pokok                            :  Roh Kudus

Alokasi Waktu                           :  2 X Pertemuan (3 JP)

TT.  Kompetensi Inti.

KI 1

:

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

:

Menunjukkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

 peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan

 pergaulan dan keberadaannya.

KI 3

:

Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan

 rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya

 terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4

:

Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

 (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai

 dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

 pandang/teori.

 

UU.KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

 

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR

1.2

Menghayati peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman

 

 

 

1.2.1

Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

2.2

Mempraktik-kan sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

 

2.2.1

 

Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus.

 

3.4

Menganalisis   peran Roh Kudus dalam hidup orang beriman

 

3.4.1                          Peserta didik memahami arti martir

3.4.2      Peserta didik memahami mengapa ada pengikut Kristus yang memilih menjadi martir

3.4.3   Peserta didik mengakui ketergantungannya pada bimbingan Roh Kudus

3.4.4   Peserta didik mengakui betapa berharganya Yesus Kristus dalamKehidupannya

4.2

Menyajikan berbagai contoh cara hidup orang beriman yang dipimpin Roh Kudus

4.2.1 

Menuliskan pernyataan-pernyatan para martir untuk mengautkan iman kita sebabagi orang percaya melalui internet.

 

VV.TUJUAN PEMBELAJARAN

Karakter yang ditekankan regius dan integritas

Selama dan setelah pembelajaran ini selesai, daharapkan peserta didik dapat:

1.     Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

2.     Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

3.     Menjelaskan  arti martir

4.     Mengidentifikasi tokoh-tokoh martir

5.     Menganalisis  alasan  pengikut Kristus yang memilih menjadi martir

6.     Memberikan alasan  ketergantungannya pada bimbingan Roh Kudus

7.     Memberikan alasanberharganyan bahwa  Yesus Kristus dalamKehidupannyasanagat berharga dapai apapun dan siapapun.

8.     Menuliskan pernyataan-pernyatan para martir untuk mengautkan iman kita sebabagi orang percaya melalui internet.

 

 

WW.       MATERI PEMBELAJARAN

 1. MATERI POKOK   

      1. Pengertian martir

      2. Tokoh-tokoh matir

      3. Alasan pengikut Kristus pilih menjadi martir.

      4. Alasan ketergantungan akan kuasa Roh Kudus

      5. alasan Yesus lebih berharga dari papaun dan siapapun.

    

6.   MATERI REMIDIAL

Peserta didik yang beleum mencapai KKM diberikan remidial indikator atau tujuan pemebelajaran yang belum tercapai.

 

7.     MATERI PENGAYAAN

Menceritakan salah satu tokoh martir yang paling dikagumi dalam hidupnya.

.

XX.METODE PEMBELAJARAN

12.  Inquiry Discavery

13.  5 M

 

YY.BAHAN DAN ALAT PEMEBLAJARAN

1)    Media : Lap Top; LCD,Media Elektronik, Media Cetak

2)    Alat dan Bahan:  -

ZZ.  SUMBER BAHAN

1)    Buku siswa: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano dan Erich Von Marthin E. Hutahaean. 2013. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti – .Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2)    Buku referensi: Alkitab, Buku pujian,

3)    Artikel :

4)    Situs internet :

5)    Lingkungan sekitar: kelas

AAA.     KEGIATAN PEMEBELAJARAN

PERTEMUAN KE – 1 Model Pembelajaran Inquiry Discavery

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

46.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

47.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

48.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

49.Apersepsi: Siapakah Roh Kudus itu?.

50. Bernyanyi lagu “Saya Mau Ikut Yesus”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang

dipelajari terkait dengan lagu tersebut

51.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

52.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

53.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

54.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Merumuskan pertanyaan

Peserta didik merumuskan pertanyaan yang dihadapi atau materi yang akan dipelajari

1.   Apa arti martir?

      2. Siapa saja yang menjadi martir?

      3. Mengapa pengikut Kristus pilih menjadi martir.

      4. Mengapa kita tergantung  kuasa Roh Kudus?

A    5. Mengapa Tuhan Yesus lebih berharga dari  

          apapun dan siapapun?

 

 

Rancangan pengumpulan data

Bersama guru dengan peserta didik membicarakan rancangan dalam pengumulan data

16.  Membaca buku pegangan siswa dan kamus dan Alkitab.

17.  Diskusi secara kelompok dalam mengumpulkan data

18.  Menarik kesimpulan secara pribadi.

 

Pengumpulan data

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

1.   Apa arti martir?

      2. Siapa saja yang menjadi martir?

      3. Mengapa pengikut Kristus pilih menjadi martir.

      4. Mengapa kita tergantung  kuasa Roh Kudus?

A    5. Mengapa Tuhan Yesus lebih berharga dari  

      apapun dan siapapun?

 

Merumuskan kesimpulan (Menjaab pertanyaan)

Bersama-sama peserta didik guru merumuskan kesimpulan

 

Menerapkan temuan dalam kehidupan

-     Membuat kesimpulan secara pribadi.

-     Membuat komitmen pribadi akan tetap setia Tuhan Yesus dalam keadaan dan siatuasi apapun.

 

PENUTUP

27.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari inibahwa kita harus mau menanggung resiko untuk mengikut Tuhan Yesus.

28.Saling mengingatkan ketika dalam menghadapi situasi yang tidak meneyenangkan.

29.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya,

30.Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Saya Mau Ikut Yesus”

31.Berdoa bersama agar hidupnya dimampukan setia seperti para martir.

 

 

 

PERTEMUAN KE - 2  (5M)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

PENDAHULUAN

28.Guru memastikan kesiapan peserta didik untuk belajar.

29.Guru menyampaikan salam dan menanyakan kehadiran peserta didik.

30.Pelajaran diawali denganberdoa bersama yang dipimpin seorang peserta didik

31.Apersepsi: Mengapa kita bergantung akan kuasa Roh Kudus?

32. Bernyanyi lagu “Berserah Pada Yesus”selanjutnya peserta didik diminta untuk memberikan kesan bermakna atau apa yang dipelajari terkait dengan lagu tersebut

33.Menyampaikan kompetensi yang akan di capai

34.Menyampaikan garis besar cakupan materi dan manfaatnya

35.Menyampaikan pendekatan/ modelpembelajaran yang digunakan

36.Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang digunakan

15 menit

KGIATAN INTI

Mengamati

-      Mengamati vidio orang berdoa yang berserah kepada Tuhan.

-      Membaca Alkitab  Maius 11:28; II Korntus 5:5.

90 menit

 

Menanya

Dengan bantuan dan motivasi guru,pesrta didik menanyakan tentang: 

1. Alasan ketergantungan akan kuasa Roh Kudus

2. Alasan Yesus lebih berharga dari apapun dan  

    siapapun.

 

Mengeksplorasi

 

Peserta didik membentuk kelompok, masing-masing tiga atau empat orang untuk diskusi tentang pertanyaan yang diajukan.

 

Mengasosiasi

Setiap peserta didik secara pibadi membuat doa pribadi untuk berserah kepada Tuhan dengan bimbingan kuasa Roh Kudus untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

 

Mengkomunikasikan

-  Masing-msing kelompok megungkapkan hasil diskusi, kemudian ditanggapi dengan kelompok lain untuk dapat saling melengkapi.

 

PENUTUP

15.Guru memberikan rangkuman kegiatan pertemuan hari ini, untuk hidup berserah kepada Tuhan untuk dibimbing oleh kuasa Roh Kudus.

16.Menghafal  Matius 11:28, “Marilah kepda-Ku, yang letih lesu da berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”.

17.Guru memberi informasi untuk tahapan kegiatan belajar berikutnya.

18.Menutup pelajaran dengan bernyanyi ”Berserah Kepada Yesus”

19.Berdoa bersama untuk menyerahkan hidup kepada Tuhan..

 

 

BBB.     PENILAIAN

 1. Penilaian sikap spritual

p)    Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

q)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

r)     Indikator                           :

1.4   Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

NO.

INDIKATOR

1.

Tidak mengandalkan kekuatan diri sendiri

10. 

Berdoa sebagai ketergantungan kepada kuasa Tuhan

11. 

Percaya bahwa mujizat Tuhan masih ada

12. 

Kuasa Tuhan ada yang dahsyat dan ada yang biasa saja

13. 

Segala perkara dapat kutanggung bersama Dia

 

 

2. Penilaian sikap soaial

m)   Teknik                                 : Oservasi/Penilaian Diri

n)    Bentuk Istrumen                 : Terlampir

o)    Indikator                                        

.

2.2  Memiliki sikap hidup beriman yang dipimpin Roh Kudus

 

NO.

INDIKATOR

1.

Kasih

2.

Sukacita

3.

Damai Sejahtera

4.

Kesabaran

14. 

Kemurahan

15. 

Kebaikan

16. 

Kesetiaan

17. 

Kelemahlembutan

18. 

Penguasaan Diri

 

 

3. Penilaian Pengetahuan

Teknik                                        : TesTertulis

Bentuk Istrumen                          :  Uraian (Terlampir)

Indikator                                    :

No

Indikator

Butir Instrumen

1.

Menjelaskan  arti martir

Apa arti martir?

2.

Menganalisis tokoh-tokoh martir.

Analisislah tokoh-tokoh martir!

3.

Menganalisis  alasan  pengikut Kristus yang memilih menjadi martir

Mengapa para pengikut Kristus memilih martir?

4.

Memberikan alasan  ketergantungannya pada bimbingan Roh Kudus

 

Mengapa kita bergantung kuasa Roh Kudus?

5.

Memberikan alasanberharganyan bahwa  Yesus Kristus dalamKehidupannyasanagat berharga dapai apapun dan siapapun.

Mengapa Tuhan Yesus sanagt berharga dari apapun dan siapapun seperti yang dialami para martir?

 

 

No.

Soal

Kunci jawaban

Skor

Nilai

1.

 

19.                Arti kata berasal dari bahasa Yunani yang berarti saksi, orang yang memberikan kesaksian.

15

2.

 

Tokoh-tokoh martyr:

1.   Stefanus, mati dilempari batu karena mencrtitakan tentang Tuhan Yesus. Yang iakatakan, “Ya, Bapa. Jangan tangguhkan dosa ini pada mereka”.

2.   Yakubus (murid Tuhan Yesus saudara Yohanes anak Zebedeus), mat idibunuh raja Herodes karena pemimpin gereja abad pertama yang berpengaruh.

3.   Ignatius dari Anthiokia Th.35 Masehi.. Ia katakan, “Kristus yang disalibkan adalah satu-satunya dan seluruh kecintaanku”.  Ia menolak menyembah kepada dewa-dewa karena percaya Kristus.

4.   Yustinur martyr, seorang filsuf pada abad kedua. dikenal seorang apoleget dalam karangannya. satu-satunya filsafat yang benar adalah ajaran Kristen. Ia menjadi inspirasi orang lain untuk menjadi martir. Ditangkap oleh  Yustinus mengutip prkataan Plato, Allah hanya dapat dikenal dengan pikiran, dan hanya padasaat pikiran itu murni dan terang”,  Ia tidak takut mati sekalipun banyak orang yang dimasukkan ke dalam ketel-ketel yang berisi minyak. Ia ddihadapkan penguasa Roma bernama Rustikus dan dihukum mati.  . 

25

3

 

Karena kuasa Roh Kudus yang membuat yakin akan kuasa Tuhan Yesus yang telah mati disalibkan menebus dosa dan bangkita kembali memberikan kehidupan yang kekal.

20

4.

Karena kita orang berdoasa yaang tidak mampu melakukan segala perkara tanpa canpur tangan Tuhan yang menolong kita. Hanya kuasa Roh Kudys yang dapat menjamin segala sesuatu yang telah dianugerahkan Tuhan dalam hidup kita.

20

5.

Karena Yesus adalah Allah yang menjadi manusia yang berkuasa atas langit dan bumi. Tuhan adalah sumber kekuatan dan akan memberikan kelegaan bagi mereka yang letih lesu dan berbeban berat. Yesus adalah satu-satunya keselamatan, karena tidak ada nama lain yang mampu menyelamatkan manusia.

20

 

20.               

100

 

NILAI = Jumlah skor perolehan      x  100

Total skor

 

 

 

4.PENILAIAN KETRAMPILAN

n.                      Teknik Penilaian : Penilaian kinerja

o.                      Bentuk Instrumen:

p.                      Indikator

 

Menuliskan pernyataan-pernyatan para martir untuk mengautkan iman kita sebabagi orang percaya melalui internet.

           

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Sesuai tema

20

2.

Menuliskan sumber informasi

20

3.

Kerapiahn tulisan

20

4.

Keindahan hasil laporan

20

5.

Ketepatan waktu penyerahan tugas

20

 

                                                                                           Jakarta,   Juli 2018   

Mengetahui                                                                  

Kepala SMP Negeri 10                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

MOCH SHOLEH                                                           Timotius Bakti Sarono

NIP. 196108311983021003                                             NIP. 196303231985081002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN  1

 PENILAIAN SPIRITUAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik      : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                :  Peranan Roh Kudus

Indikaror Esensial :

c.     Mengimani peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman.

 

NO.

INDIKATOR

Sangat Yakin

4

Yakin

3

Ragu-Ragu

2

Tidak Yakin

1

1.

Tidak mengandalkan kekuatan diri sendiri

-    

-    

-    

-    

2.

Berdoa sebagai ketergantungan kepada kuasa Tuhan

 

 

 

 

3.

Percaya bahwa mujizat Tuhan masih ada

 

 

 

 

4.

Kuasa Tuhan ada yang dahsyat dan ada yang biasa saja

 

 

 

 

5.

Segala perkara dapat kutanggung bersama Dia

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 2

 PENILAIAN SOSIAL (RPP.3)

Nama Peserta Didik  : ………………….

Kelas                            : ………………….

Materi Pokok                : Peranan Roh Kudus

Indikaror Esensial :.

Memiliki sikap hidup yang dipimpin oleh Roh Kudud sebagai orang beriman.

 

NO.

INDIKATOR

Selalu

4

Sering

3

Kadang-kadang

2

Tidak Pernah

1

1.

Kasih

-    

-    

-    

-    

2.

Sukacita

 

 

 

 

3.

Damai Sejahtera

 

 

 

 

4.

Kesabaran

 

 

 

 

5.

Kemurahan

 

 

 

 

6.

Kebaikan

 

 

 

 

7.

Kesetiaan

 

 

 

 

8.

Kelemahlembutan

 

 

 

 

9.

Penguasaan Diri

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 3  : PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama:  ……..

Kelas:  ……..

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

1

Apa arti martir?

2.

Analisislah tokoh-tokoh martir!

3.

Mengapa para pengikut Kristus memilih martir?

4.

Mengapa kita bergantung kuasa Roh Kudus?

5.

Mengapa Tuhan Yesus sanagt berharga dari apapun dan siapapun seperti yang dialami para martir?

 

LAMPIRAN 4 Ketrampilan

Nama : ……..

Kelas : ………

Indikator

Memuji nama Tuhan dengan kuasa Roh Kudus dengan judl Anggur Baru Tercurah.

 

NO.

INDIKATOR YANG DINILAI

SCORE

1.

Sesuai tema

 

2.

Menuliskan sumber informasi

 

3.

Kerapiahn tulisan

 

4.

Keindahan hasil laporan

 

5.

Ketepatan waktu penyerahan tugas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.