Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini746
Kemarin1143
Minggu Ini6363
Bulan Ini20438
Total Pengunjung809449

IP Kamu 54.162.159.33 Saturday, 22 September 2018

Guests : 25 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

PERJALANAN ARWAH ORANG MATI

Pdt. Timotius bakti Sarono,M.Th

 

(Artikel ini ditulis untuk mengenang Pdm. Matius Maddin Simorangkir

yang telah dipanggil Tuhan 28 Juli 2018)

Manusia hidup untuk mati jadi siapa yang berani hidup harus berani mati namun jika tidak berani mati jangan pernah hidup. Namun persoalan mendasar banyak orang tidak mau menyadari bahwa kematian itu seiring sejalan dengan kehidupan. Bak sepasang sepatu kematian dan kehidupan berjalan beriringan.  Jika kehidupan sudah lelah atau selesai tidak berdaya maka kematian akan melanjutkan tugasnya menjalani kehidupan di alam yang berbeda. Jadi harus disadari bahwa kematian adalah sebuah kepastian yang tidak bisa ditawar-tawar akan datang menjemput siapapun juga.

Read more: Perjalanan Arwah orang mati

TARING KEMATIAN

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

Ulangan  30:19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Banyak orang menganggap dirinya dewa-dewa yang berkeliaran di bumi seolah-olah tidak akan pernah mati. Padahal setiap detik yang terbentang di depan mata, kematian mengintip bagaikan taring singa yang siap mencabik-cabik menghantarkannya ke alam kekekalan atau kebinasaan. Masalah utama ketidaksadaran seseorang terletak bagaimana ia memiliki pola hidup yang arogan seolah-olah tidak butuh Tuhan dan hal yang paling mengerikan bahwa ia seorang yang menolak keselamatan yang dikerjakan oleh Kristus Yesus di atas Kayu salib.

Mau ngomong apa singa yang mengaum-ngaum itu akan menjadi kucing yang manis bila seseorang mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadinya karena hanya Dialah Isa Almasih Putra Maria yang mampu  mengubah ratapan itu menjadi tari-tarian. Dengan kata lain bahwa kematian bukanlah sebuah momok yang menakutkan melainkan panggilan untuk memasuki kemuliaan Bapa di Sorga. Kematian bukan lagi sebuah musibah melainkan anugerah untuk memperoleh kebahagiaan (Wah 14:13) dan keuntungan abadi (Fil 1:21).

Tulisan ini tidak dimaksud untuk kita focus kepada kematian nanti melainkan untuk kita bisa focus terhadap kehidupan "di jaman now" untuk selalu berusaha  on the track  dalam kebenaran dan sikap hidup yang selalu on air di hadiratNya sambil menjaga tetap on fire dalam menyenangkan Sang Empunya Sorga. Jika hal tersebut terjadi selama kita hidup maka hasilnya akan menjadikan diri ini humble bukan malah over confidence yang selalu  underistimate  terhadap orang lain. Kita menyadari bahwa siapapun kita, sekaya apapun dan sehebat apapun setiap orang akan berada di titik yang sama yakni menghadapi taring kematian.

Perbedaan yang begitu jelas dan sangat mencolok bagi yang sudah hidup dalam kebenaran Kristus Yesus dan mereka yang masih ada di luar sana. Bagi mereka yang menolak keselamatan bila tiba saatnya ajal menjemput, analoginya singa dengan taring tajam akan menerkamnya dengan mencabik-cabik dan melumatnya sehingga hari-hari akhirnya, akan terasa kesakitan yang luar biasa, dukacita yang mendalam disertai dengan ratapan dan memang ini ciri-ciri orang yang memasuki kebinasaan dengan ratap dan kertak gigi (Mat 8:12). Sebaliknya bagi mereka yang telah mendapatkan tiket sorga selama di bumi maka bukanlah kematian istilahnya melainkan berpulang ke rumah Bapa di sorga, bukan juga turut berduka cita melainkan selamat jalan saudaraku sampai bertemu kembali di Jalan Raya Sorga kekal RT Kelimpahan RW keberakatan  nomor sukacita Daera Super Istimewa Kemuliaan Bapa code Pos 316

Read more: Taring kematian

Maaf! Halaman ini sedang dalam perbaikan.
Silakan berkunjung kembali beberapa hari ini.
Terima kasih!
Maaf! Halaman ini sedang dalam perbaikan.
Silakan berkunjung kembali beberapa hari ini.
Terima kasih!
Maaf! Halaman ini sedang dalam perbaikan.
Silakan berkunjung kembali beberapa hari ini.
Terima kasih!
Maaf! Halaman ini sedang dalam perbaikan.
Silakan berkunjung kembali beberapa hari ini.
Terima kasih!
Maaf! Halaman ini sedang dalam perbaikan.
Silakan berkunjung kembali beberapa hari ini.
Terima kasih!
Maaf! Halaman ini sedang dalam perbaikan.
Silakan berkunjung kembali beberapa hari ini.
Terima kasih!
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.