Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini758
Kemarin622
Minggu Ini759
Bulan Ini12994
Total Pengunjung587542

IP Kamu 54.196.47.128 Monday, 20 November 2017

Guests : 53 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 09.00 WIB
 
Hotel BnB Lt. M
JL. Boulevard Bukit Gading Raya, Kota Jakarta Utara
DKI Jakarta 14240
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
khusus hamba Tuhan dan Guru Agama Kristen
PIN BB : 7CA63E7F
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

ALLAH YANG DIBUNGKUS AGAMA  ALLAH

Wahyu 1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

 

 

Hanya orang bodoh saja yang menganggap Tuhan memiliki agama ! Dialah Pencipta alam semesta yang perkiraan sementara luasnya tidak kurang 3 milyar tahun cahaya sementara 1 detik tahun cahaya itu 300.000 km demikian kata ilmuwan antariksa bahkan masih bisa luas lagi karena ditemukannya planet-planet baru yang besarnya berjuta-juta kali besarnya bumi. Mau coba menghitung pakai tangan? Atau berpikir-pikir mau menganalisa luasnya jagad raya? Akal manusia tidak mungkin bisa mendeteksi kehebatan Allah apalagi pribadiNya yang tidak terhingga. Ia terlalu dasyat untuk dimasukkan dalam kotak kepercayaan dan dibungkusnya dalam atribut-atribut agama. Mereka yang telah berhasil membungkusnya selalu berteriak-teriak, seolah-olah bisa membela Allah dan menunjukkan kepada banyak orang bahwa merekalah yang memiliki bungkusan dan menunjukka isinya bahwa Allah adalah miliknya sendiri.

Sebenarnya agama yang benar adalah sebuah jalan hidup yang mampu menghantarkan pemeluknya untuk bisamengikatkan dirinya benar-benar tergila-gila dengan pribadi YANG MAHA KUASA dan harus berani berkata aku tidak dapat hidup tanpa AKU yang lain. Agama yang original seharusnya dapat menciptakan penganutnya menjadi radikal untuk kesucian, kasih dan pengorbanan tanpa batas bukan sebaliknya menjadi homo homini lupus alias serigala bagi sesamanya. Orang harus jernih berpikir dan santun dalam bertutur kata serta bisa menciptakan keharmonisan seolah-olah menciptakan sorga selama di bumi bukan menciptakan neraka jahanam dengan pembunuhan, pembantaian dan teror bagi sesama. Orang-orang ini sudah dirasuk agama yang pasti bukan dari Tuhan sebab menganggap dirinya biji mata Tuhan sementara makluk lainnya biji salak yang harus dibuang.

Sebaiknya orang-orang yang mempraktekkan kejahatan atas nama kepercayaan lebih baik untuk segera meninggalkan ekosistem alam manusia dan tinggal bersama setan dan antek-anteknya atau tinggal di hutan belantara bersama monyet dan gorilla karena akan membahayakan makluk ciptaan Allah termulia yakni manusia. Lihat orang-orang ini membantai manusia dan menyembelihnya seperti mencincang ayam untuk dibuat rica-rica, dengan mantra menyebut nama allahnya seolah-olah wajah tanpa dosa. Bumi yang beradab sudah dihuni makluk-makluk biadab atas nama agama dengan bangganya menyengsarakan orang lain seolah-olah dirinya pemilik yang Maha Kuasa saja sementara yang lain kafir tanpa agama. Mengapa semua ini bisa terjadi ? karena para pemeluk agama ini selalu berangkat dari arogansi diri dan kebodohan yang menaun, sudah lama salah asuh, menganggap agamanya terlalu eklusivisme sementara memandang sebelah mata agama lain. Agamanya dimiliki khusus VVIP sementara pemeluk lain rasanya seperti sayur tanpa garam, dengan hujatan kafir, haram dan najis bila bersentuhan, yang lainnya diberi stempel abal-abal kelas teri sementara dirinya kelas kakap! Orang lain tidak boleh menyentuh agama, kitab suci dan atribut-atribut lainnya dan bila itu terjadi maka vonis sebagai penodaan agama disematkan tanpa pengadilan dan pra peradilan sekalipun.

Agama yang mencipta kerusuhan, ketidakdamaian serta huru hara dan ketakutan di tengah-tengah masyarakat sejatinya telah mengingkari jati diri dari agama itu sendiri yang berasal dari bahasa sansekerta a dan gama yang berarti a tidak dan gama kacau atau artinya supaya tidak kacau maka orang butuh agama,. Namun malah sebaliknya para penganut agama menjadikan kekacauan dimana-mana, orang bilang agama adalah jalan hidup mencapai kebahagiaan. Lihat saja kehidupan yang dihuni oleh radikalisme dengan melempari wanita hamil dengan batu, menembak kepala orang seenaknya, apakah merupakan kebahagiaan? Bukan sama sekali! lihatlah Negara-negara yang tidak dihuni para radikalisme agama, mereka kelihatan makmur, ada damai sukacita sebab agama mereka ada dalam hati yang terpancar dalam kehidupan sehari-hari karena kata religi memiliki arti terikat sesuatu yang suci. Sebuah kepastian bahwa yang suci tidak mungkin membenci, fitnah dan menodai kerukunan, khianat yang mulutnya bak comberan hanya mencerca kejelekan orang lain padahal ia sendiri sangat bejat. .

Agama adalah way of life yakni norma-norma yang mengikat bagi orang-orang yang hidup supaya tidak menjadi liar bagi sesamanya. Orang yang berteriak agama dan nama Allahnya namun menjadi serigala bagi sesamanya sebenarnya mereka sedang menodai Allah dan kitab sucinya. Harus diakui bahwa agama tidak bisa dilepaskan dari berbagi symbol-simbol agamawi. Namun celakanya manusia sekarang lebih condong simbolnya daripada kelakuan yang menyenangkan hati Tuhan. Kitab sucinya dihargai setinggi langit, namun isinya tidak dilakukan dengan konsekwen, hanya luarnya saja seolah-olah pelaku padahal realitasnya hanya penggembira saja, hanya hanyut dalam eforia agamawi yang mencipta orang-orang jahat terhadap sesama. Konten kitab sucinya yang indah yang berisi kasih, empaty, simpaty kepada makluk ciptaan lainnya hilang lenyap sebaliknya mereka sudah dirasuk roh iblis dengan amarah, dendam, nafsu membunuh dan segudang karakter iblis menempel dalam hatinya padahal di tangannya sedang memegang kitab suci dan mulutnya menyebut nama Allahnya.

Mereka pikir sudah berjasa bagi Tuhannya karena membela agamanya. Ini lelucon rohani dengan sponsor Lucifer dari kerak bumi sedang on air setiap hari di bumi ini yang disaksikan sejagad raya melalui media digital maupun elektronik. Tuhan tidak bisa dibungkus dengan satu kitab suci apalagi peran utamanya tidak menjalankan scrip yang ada di dalamnya. Kalau itu sinetron duniawi sudah pasti dimaki-maki oleh penulis dan sekaligus sutradaranya dan akan segera dipecat dengan tidak hormat! Apalagi Tuhan yang melihat umatnya demikian pasti jijik dan segera memalingkan muka karena kejahatan adalah penodaan terhadap kebenaran. Habakuk 1:13 mengatakan : “ Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak dapat memandang kelaliman. Mengapa Engkau memandangi orang-orang yang berbuat khianat itu dan Engkau berdiam diri, apabila orang fasik menelan orang yang lebih benar dari dia?

Yesus Kristus atau Isa Almasih atau Josua Hamasia sendiri mengklaim bahwa banyak nabi-nabi telah dikirim Allah ke bumi untuk menyampaikan kebenaran namun agama yang dicipta oleh para nabi menghasilkan orang-orang yang fanatik dan sekaligus munafik. Sebagai akibatnya orang-orang hanya bergelut kepada aturan agama tanpa mengetahui essensinya sehingga dirasa kebenaran itu tidak perlu lagi diwahyukan melalui bentuk ucapan nabi melainkan kebenaran itu sendiri yang datang yakni pribadi Allah yang turun ke bumi. Yohanes1:14 mengatakan Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Ketika agama teriak dan menjerit tunjukkan kebenaran… tunjukkan kepada kami jalan … tunjukkan kami kehidupan? Maka Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku (Yoh 14:6). Yesus sendiri tidak pernah membuat agama, namun orang-orang yang mengikut Dia diberi stempel perdana oleh orang-orang Antiokhia semacam di bully dengan nama Kristen artinya pengikut Kristus. Nama itulah yang dipakai sampai saat ini. Dari mulut Yesus sendiri tidak pernah satu kalipun berucap Kristen. Apakah Kristus Yesus pemeluk agama Kristen bukan sama sekali.

Yesus Kristus hidup dalam agama Yahudi yang ortodok, doctrinal, kolot dan sangat fundamental alias radikal. Apakah Yesus menyukai kehidupan para tokoh-tokoh agama Yahudi? Sama sekali tidak karena ahli-ahli sorga ini menaruh Allah dalam kotak agama. Mereka lebih tergila-gila dengan berbagai assesoris agama Yahudi tanpa melihat kasih terhadap orang lain. Kalau ada orang sakit di hari sabbat maka lebih baik melakukan ibadah sabatnya daripada menolong. Yesus tidak untuk merombak hukum Taurat melainkan menggenapinya (Mat 5:17) sehingga tidak dibutuhkan nabi manapun dan dimanapun serta kapanpun untuk datang memberi informasi pewahyuan dari Allah sebab Dia sendiri telah datang ke dunia. Ibrani 1:1-2 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Jika yang menulis surat sendiri datang tidak lagi dibutuhkan JNE atau TIKI atau kurir merek dagang untuk menyampaikan paket berita sebab pribadi yang mengirimkan pesan sudah datang. Realitasnya Yesus Kristus telah memberikan model pribadi Allah dalam kehidupannya yang seratus persen tidak didapati dosa, kejahatan, kenajisan serta kebencian. Boleh ditilik, diamati dan dianalisa Ia tidak ternoda dari pengetahuan, hawa nafsu serta emosinya yang merupakan standar Allah. Ia berani mengklaim : Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku? (Yoh 8:46)

Tidak ada satupun nabi dan rasul yang berani mengklaim bahwa dirinya tidak berdosa selain Yesus Kristus! Kalau saja Musa sebagai Nabi terbesar dalam Perjanjian lama menderikan agama dan mencari pengikut apakah layak kita ikuti mari kita analisa bersama. Dari emosinya ia sangat pemarah dua kali ia melawan Tuhan ketika berada di Kadesy dengan sengaja memukul batu (Bil 20:1-13) Padahal ia disuruh Tuhan hanya mengacungkan tongkat, ini perlawanan yang dikategorikan makar. Hal yang kedua Musa sangat murka ketika turun dari gunung Sinai, Ia melihat umat Allah menyembah berhala, maka Loh batu yang ditulis oleh Allah sendiri langsung dilemparkannya (Kel 32:19). Ia juga terlibat pembunuhan mandor Mesir (Keluaran 2:11-15), Dilihat dari hawa nafsunya disinyalir ia juga berpoligami dengan mengambil waniat kush sebagai istrinya (Bil 12:1). Memang harus diakui ia memiliki hati yang paling lemah lembut (Bil 12:3) dan sampai bumi ini berakhir tidak ada nabi sekelas Musa. Namun apakah agama yang Musa ciptakan menjadikan orang baik dan mengenal Allah dengan benar? Realitasnya menjadikan orang hanya mengenal dosa tanpa pertobatan dan menciptakan orang-orang munafik dan faktan sejarah membuktikan bahwa para tokoh-tokoh agama Yahudilah yang menyalibkan Yesus Kristus! Kalau saja kita bertanya kepada Musa apakah ia layak diikuti? Dengan pasti ia akan menjawab tidak dan ia akan berkata supaya kita ikut satu pribadi yang namanya Yesus Kristus (Ulangan 18:18)

Kalau saja Abraham membuat agama karena satu-satunya orang yang diberi predikat oleh Allah bapak orang beriman adalah Abraham. Apakah karakternya sanggup dijadikan panutan dalam segala hal? Abraham seorang pribadi hebat yang belum pernah ada tandingannya bahkan 3 agama besar di dunia ini berafilisiasi kepadanya. Kisah hidupnya di record dalam 3 kitab suci agama Yahudi, Kristen dan Islam. Namun ia seorang yang penakut sekaligus takut mati dan rela membagikan istrinya kepada firaun (Kej 12:12-20) demi zona nyaman diri sendiri, masih untung Tuhan membela kelakuan Musa yang pengecut sehingga istrinya dikembalikan padanya. Abraham seorang yang berpoligami selain Sara, masih mengambil budaknya dari Mesir sebagai selirnya yakni Hagar (Kej 16:3), tidak heran kalau keturunan Hagar selalu merekomendasikan poligami karena DNAnya memang selir kedua. Belum lagi ia masih mengambli istri ketiga yakni Ketura (Kej 25:1). Masih banyak deretan kelemahan Abaraham, namun yang pasti jika kita bertanya kepadanya apakah ia layak diikutin jika menderikan agama? Ia pasti akan menolak dan berkata supaya kita mengikuti satu pribadi yang namanya Yesus Kristus (Kej 12:1) karena melalui pribadi Kristus seluruh muka bumi mendapat berkat!

Tokoh paling Top dalam Alkitab adalah raja Daud, bagaimana jika ia mendirikan agama apakah ia lahyak diikuti ? Daud seorang yang paling banyak menumpahkan darah sehingga ia tidak dianggap layak mendirikan bait Allah (2 Sam 7:1-5), dilihat dari nafsunya ia sering jatuh dalam skandal sex dari mengintip Betsyeba mandi kemudian berzinah, dan untuk mendapatkannya Daud membunuh suaminya Uria (1 sam 11). Masih banyak karakter minus yang yang Daud miliki termasuk kesombongannya dengan mengganti ucapan syukur karena pertolongan Tuhan dalam memenangkan peperangan dengan menghitung jumlah tentara karena kekuatan diri sendiri dan lihatlah malapetaka menimpa seluruh rakyatnya (1 Taw 21). Jika kita bertanya kepada Daud apakah ia layak diikuti sebagai seorang raja sekaligus nabi? Ia akan berkata tidak layak karena kegagalan rohani yang sering kali parah walaupun ia sangat mencintai Tuhan. Raja Daud pasti akan menunjukkan satu pribadi yang tidak bercela dimana semua bangsa akan bertelut di bawah kakiNya yakni Yesus Kristus.

Bagamana dengan anaknya Salomo seorang raja yang paling berhikmat, tidak akan pernah ada sampai dunia ini berakhir. Raja yang memiliki seribu wanita, 700 sebagai istri dan 300 selirnya (1 raj 11), soal urusan ranjang Salomo adalah rajanya, namun hikmatnya dapat mengatur negeri dengan aman jika ia mendirikan agama sangatlah tidak pantas, orang yang tidak dapat menguasai nafsunya tidak layak diikuti. Jika moralnya saja tidak memberikan contoh bagaiman ia bisa mendirikan agama? Tidak ada manusia manapun yang lahir di bumi ini yang layak diikuti jika mendirikan sebaik apapun juga sebab segala sesuatu yang bukan dari Allah akan dicabut seakar-akarnya. Alkitab jelas mengatakan : “Matius 15:13 Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya (amt 15:13) mengapa demikian? Yesaya 29:13 mengatakan : “Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan.

Agama biasanya tidak pernah dipisahkan dari pendirinya, siapa yang diutus oleh Allah yang sejati. Pencipta langit dan bumi adalah Allahnya Abraham Ishak dan Yakub yang telah menyatakan diri dalam kebenaran yang dimulai dari Taurat dan di genapi di dalam Yesus Kristus. Sebagai informasi bahwa Kebenaran di luar Kristus bukanlah kebenaran sejati, 2 Yohanes 1:9 mengatakan : “Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bap maupun Anak. Mengapa agama yang tidak mengajarkan ajaran yang ada di dalam Kristus tidak memiliki Allah yang benar? Karena ajaran Kristus berpusat pada Allah yang adalah kasih (1 Yoh 4:8) Allah yang tidak penuh kasih itu berarti Allah yang dibungkus oleh kutukan yang menginspirasi para radikalisme membantai makluk ciptaan lainnya. Standarisasi utusan Allah adalah satu pribadi yang menyampaikan Firman yang penuh kasih dan memiliki roh dengan tidak terbatas artinya maut tidak dapat menguasainya. Yesus membuktikan diutus oleh Allah dan Dialah satu-satunya pribadi yang tidak dikuasai maut, Ia bangkit dan hidup! Yohanes 3:34 mengatakan : “Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Kalau saja ada orang yang menganggap utusan Allah namun berakhir dalam kubur dan tidak pernah bangkit, dia bukan utusan berstandar Allah sejati, melainkan utusan manusia yang mendaulat dirinya sebagai utusan Allah. Alkitab jelas menginformasikan bahwa Yesus Kristus atau Isa Almasih atau Yosua Hamasia adalah satu-satunya yang sah diutus oleh Allah sejati yang disebut Bapa di sorga! Yohanes 6:27 mengatakan : “ Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Untuk itu mari kita menaruh Allah di tempat yang Maha Tinggi sebagai objek penyembahan kita bukan dengan cara berteriak-teriak seperti orang kafir yang menyembah berhala di jaman Elia melainkan bertindak santun dengan memproduksi amal dan kekudusan serta hal-hal terbaik, karakter tingkat dewa demi kesejahteraan masyarakat luas. Berbeda mereka yang menaruh Allahnya dalam kotak agama, akan terus berkoar-koar nama Allahnya dengan kelakuan minus yang mendukacitakan Allah sendiri. Dialah Allah yang Alfa dan Omega yakni Allah yang tidak terbatas yang tidak bisa direkayasa atau dimonopoli oleh siapapun juga. Ialah yang memegang kendali kehidupan seluruh umat manusia bukan satu agama yang dirasa oleh eklusive oleh manusia. Justru yang dipandang mulia bagi manusia dianggapnya sampah baginya. Aplagi mereka yang terus berbuat onar dan kerusuhan demi agama atas nama Allah dapat  dipastikan tidak akan pernah happy ending saat memasuki alam kekekalan sebab disana Yesus Kristus dengan nama lain Isa Almasih, Imam Mahdi, Yosua Hamasia sebagai Hakim yang Maha Adil akan berdiri dengan mengetuk palu dengan perkataan membahana : “Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! (Mat 7:23)

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.