Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini621
Kemarin675
Minggu Ini1296
Bulan Ini16652
Total Pengunjung1003591

IP Kamu 34.228.38.35 Tuesday, 23 April 2019

Guests : 13 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

HOAKS SI ULAR TUA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

             Hoaks[1] si ular tua yang menghebohkan sejak skandal Taman Eden selalu ter”update” di linimasa[2].  Fitur-fiturnya selalu “gress” untuk menjagal manusia secara  “slow motion”   perlahan sampai full speed alias kecepatan penuh di era digital ini melibas habis target sasaran di depan mata. Costumernya  diarahkan untuk semua orang awam yang tidak tahu apa-apa, dari bocah sampai usia uzur maupun para nitizen yang tergila-gila gadget sepanjang masa. Goal yang akan dicapai tidak mungkin meleset, karena Adam yang tidak pernah mengenal dosa saja bisa “KEOK dan KO[3]” apalagi mereka yang sering doyan hal-hal yang najis, sudah pasti akan terjerembab, terkapar dan tidak akan pernah bangun lagi. Namun semua ini tidak berlaku untuk mereka yang selalu  diremote control oleh Roh Kudus yang  memiliki passion serupa Kristus.

              Setan tidak peduli ulahnya menjadi tranding topik atau tidak, yang penting narasi deskripsinya ter “screenshoot[4]  di benak keturunan Adam. Focus dari kinerjanya, sangat vulgar yakni membantai semua makluk ciptaan termulia supaya terpisah dari kasih karunia Allah.  Dengan demikian followernya mencapai ratusan juta setiap hari dengan hashtag #lovehoaks. Tidak heran kalau orang sekarang kelakuannya setengah setan tiga perempat iblis. Perikemanusiaannya sudah hilang bahkan binatang lebih santun dari mereka yang lagi mabok dan keranjingan agamawi, karena cinta yang absolut terhadap agama akan menciptakan orang-orang keji dan jahat. Sejarah membuktikan dari perang salib sampai pembantaian oleh  ISIS berangkat dari mereka yang menganggap dirinya lebih bernilai dari orang lain yang bukan seiman.

              Bagi si ular tua tidak tidak akan pusing  bila agama mampu melaminating  manusia menjadi saleh dengan assesoris jubah dan Pernik-pernik agamawi yang nempel di badan, Hal terpenting baginya, manusia manapun dan generasi kapanpun jangan sampai mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, karena membahayakan eksistensi keiblisannya. Dengan demikian mereka akan menjadi orang-orang yang binasa tanpa pengampunan dosa. Model yang jelas-jelas berhasil dan tidak berdaya adalah agama Yahudi yang menganggap dirinya titisan Allah, agama paling  sempurna dan umat kesayanganNya. Namun Yesus mencela habis-habisan[5] bahkan tidak jarang Ia berdiri mengadakan konfrontasi langsung dan mempermalukan kemunafikan para ahli sorga itu.  Sejarah membuktikan bahwa para tokoh agama inilah yang dengan keji tanpa hati nuraninya menyiksa dan menyalibkan Anak manusia di atas kayu salib. Itulah bukti agama tidak berdaya melawan hati nurani kecuali Roh Kudus yang mampu mempertobatkan seseorang.

            Sejak awal penampilannya, Raja hoaks tercanggih di alam semesta ini selalu bisa memformat korbannya menjadi “kicep”[6]. Orang-orang  terhipnotis dengan kebenaran palsu yang menyebar bagaikan sianida yang mematikan. Celakanya racun  yang ditawarkan oleh si ular tua itu dikemas dalam iklan suplemen yang menjanjikan kesehatan prima. Sebagai akibatnya orang tergila-gila mengkonsumsinya bagaikan candu dalam keseharian. Orang boleh ngomong apa, pokoknya produk setan ini akan selalu menjauhkan setiap pribadi dari Kasih Bapa dan perkenananNya. Fakta dusta yang turun temurun selalu dapat login[7] di benak semua generasi tanpa mau log out[8] apalagi mereka yang tergolong generasi milenial ini.  Tidak heran banyak orang sekarang pupus nuraninya, menjadi generasi preman yang terkutuk karena kejahatannya sudah melampaui batas. Lihat saja peristiwa mengerikan terjadi bukan ulah PKI atau atheis tetapi dilakukan oleh mereka yang menyandang gelar para penganut agama dan mereka yang mulutnya menyebut Tuhan tetapi berkelakuan hantu. 

           Sejarah membuktikan orang-orang yang mengkonsumsi hoaks dari  si ular tua itu, menganggap hanya   kebenarannya sendiri  aktual yang  kesahihannya paling sempurna sepanjang sejarah manusia. Sebagai dampak buruknya kebenaran palsu itu  merasuki orang-orang bodoh sehingga mereka kesurupan ayat-ayat setan. Sebagai akibatnya mereka dengan mudah akan  mengumbar hawa nafsu keserakahan akan jabatan, meraih kekuasaan dengan cara-cara licik. Ayat-ayat digunakan seenak udelnya sendiri asal bisa meraup korupsi jabatan dan kekuasaan. Mereka yang keranjingan kebenaran palsu lupa sekali kelak Tuhan yang tidak pernah tidur itu akan menjungkirbalikkan keadaan. Lihat Palu dan Donggala harus menjadi pelajaran bahwa harta, pangkat dan jabatan sehebat  apapun jika ambles ditelan bumi akan sia-sia.

            Bagi orang Yahudi kitab sucinya adalah harga mati turun dari sorga melalui nabi yang layak dipuji-puja bagaikan dewa yang tidak boleh disentuh karena Ia adalah nabi pilihan Tuhan yang berhasil membebaskan bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir menuju tanah Perjanjian. Taurat yang selalu ada di tangan yang diposisikan di hati yang dekat jantung, semua itu dilakukan sebagai manifestasi kebanggaan diri namun mereka berkelakuan seperti  setan. Tidak salah jika Yesus menggambarkannya sebagai serigala berbulu domba. Ayat-ayat suci akan berbau busuk di dalam diri orang yang tidak mempraktekkan kasih Allah. Bisa dibayangkan jika makanan hasil koki hotel berbintang disajikan dalam pispot kotor dan jorok maka selezat apapun makanan itu akan membuat orang mual, muak dan muntah untuk menyantapnya. Demikian juga kebenaran sejati tidak bisa bersemayam di hati orang-orang bejat yang suka menista orang lain. Agama yang memproduksi orang-orang dursila perlu dianalisa kembali keabsahannya apakah hanya kumpulan hoaks dari si ular tua.

            Siapapun yang menabur angin akan menuai puting beliung[9], hal ini tidak disadari mereka yang selalu nyinyir[10] di media sosial,  seolah-olah wajah tanpa dosa tapi selalu pasang muka perang. Ketidaksadaran menjaring angin dan menebar pesona menjadi hobby yang mencelakai diri sendiri dan banyak orang. Namun skenario buruk dibalik segala sesuatu yang viral di era digital ini tidak lepas dari kontribusi biang kerok si setan yang terus menggerus kebenaran hakiki. Original kebenaran telah  terdegradasi minimalis menjadi dusta sepanjang abad hingga berakhir dalam kebinasaan. Orang tidak sadar bahwa  Firman itu telah menjadi manusia dan bukan menjadi buku yang tertulis. Seperti apa yang Paulus katakan : ….. sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan[11].  Orang-orang Kristen yang hanya mendaratkan kebenaran di otak saja maka di vonis oleh Tuhan dengan ucapan : “… Aku tidak mengenal engkau hai… kamu pembuat kejahatan[12] sekalipun segudang prestasi dari mujizat ke mujizat.

            Mengumbar hal-hal yang tertulis akan mematikan diri sendiri dan banyak orang, mereka akan mati sebelum kematian menjemput. Namun berbeda ketika seseorang menyebarkan keharuman kasih dan kuasa Tuhan maka akan menghimpun harmoni kehidupan indah dipandang dan elok dilihat mata. Karakter Allah adalah essensi dari agama yang benar yang bukan terkontaminasi oleh si Lusifer. Memang agama bukan ciptaan Allah namun sifat-sifat keILLAHIANNYA terkoneksi di dalamnya dan seharusnya content di dalamnya adalah PribadiNya sendiri tanpa embel-embel pewahyuan apapun, untuk itulah Yesus Kristus datang ke dunia[13]. Ia bukan saja hadir menjadi nabi yang hanya menyampaikan mulut Allah melainkan Ia hadir sebagai DUPLIKAT resmi dari Sang Pencipta[14] Untuk itu setiap orang yang membaca kitab suci maka akan didapati setiap ayat berisi nafas Tuhan, mengucapkannya penuh aroma hadirat Illahi dan bukan irama ancaman dan nada pembunuhan. 

            Inilah yang dikuatirkan oleh si iblis, dengan kehadiranNya, sejak semula ia menghalangi kedatangannya melalui pembantaian bayi di betlehem oleh Herodes dengan harapan bayi Yesus ikut terbunuh oleh karena ulahnya[15]. Namun Yesus Kristus selamat dari rekayasa busuk Raja Herodes penguasa Yudea itu. Tipu muslihat licik untuk menjegal kehadiran pertamanya gagal maka terus berlanjut episode selanjutnya,  ketika Yesus berpuasa 40 hari,  Iblis datang dalam bentuknya yang tidak jelas menghampiri Yesus di Padang gurun. Lalu datanglah si pencoba  itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah,  perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti[16]." Perkataan iblis ini  sebuah penistaan yang sesungguhnya, Iblis tahu pasti bahwa yang hadir di Padang Gurun ini adalah Anak Allah[17] atau Anak Manusia yakni gelar untuk dewa di zaman purbakala di kalangan orang-orang kafir[18]. Dewa yang turun dalam bentuk manusia yang orang Kristen sebut Allah yang berubah bentuk dalam diri manusia, sudah sangat diketahui oleh Iblis, namun ia melecehkan dengan perkataan jika engkau Anak Allah?

            Hoaks iblis pertama adalah meragukan eksistensi Allah. Allah yang dasyat Maha segalanya dan pencipta alam semesta, hanya disuruh mengubahkan batu menjadi roti? Jangankan hanya sebongkah batu kecil, bulatan bumi ini bisa dibuat roti tawar berikut kejunya, sangat mudah bagi Tuhan. Iblis terlalu lebay[19] dan norak[20] berani memerintahkan Tuhan melakukan yang paling sepele alias ecex-ecex. Tidak puas untuk pertama bahkan sampai tiga kali iblis mencobainya. Pencobaan yang paling akhir dari mulut Yesus sendiri mengatakan : "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti[21]!

Sejak pertama kehadiranNya Ia telah mengatakan bahwa jangan mencobai Tuhan Allahmu, kepadaNYA DIA sajalah engkau berbakti. Orang harus sadar iblis sedang mencobai Yesus Kristus dan tidak ada pribadi lain disana hanya ada dua yakni Tuhan dan Hantu. Bila diucapkan dalam bahasa sehari-hari kira-kira Yesus berucap : Akulah Tuhan, Allahmu  sembahlah AKU dan berbakti kepadaNya.  Perkataan yang sama diucapkan oleh Yesus kepada Petrus benar katamu Aku guru dan TUHAN[22] . Tomas mengucapkan dengan jelas akan pribadi Yesus Kristus, dengan perkataan yang menjadi kredo[23] sepanjang sejarah dengan ucapan : Ya Tuhanku dan  Allahku[24]

                  Hoaks yang paling banyak di share dan banyak di like oleh para nitizen, dengan hashtag #YESUSBUKANTUHAN benar-benar menjadi tranding topik di linimasa.  Iblis paling ahli  meniadakan keILLAHIAN Yesus kristus dan membutakan mata  serta menutup telinga para followernya . Informasi palsu Hoaks yang satu ini digoreng sepanjang masa sehingga massa jadi beringas, panas dan emosi bila mendengar orang menTuhankan Yesus. Padahal memang realitasnya demikian. Ia dikandung dari Roh Tuhan sehingga benih dari Tuhan , ya pasti Dia adalah TUHAN. Benih jagung akan memunculkan jagung, benih manusia juga lahir seorang manusia. Yesus mengajarkan jalan yang lurus dan tahu tentang kiamat bahkan Ia akan datang sebagi Hakim yang Adil, Siapa lagi jika bukan Yesus Kristus dari Nazaret anak Maria? Tapi memang dasar orang doyan hoaks maka tetap saja mempercayai hal yang palsu sementara yang original dari kebenaran itu sendiri dibuangnya mentah-mentah. Matanya buta dan telinganya tuli untuk memberi tempat bagi kebenaran itu sendiri. Raja hoaks inilah yang akan menggoreng apapun dan menjungkirbalikkan kebenaran yang original menjadi palsu, tunggu gorengan selanjutnya. This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.



[1]  Hoaks :  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, 'hoaks' adalah 'berita bohong.' Dalam Oxford English dictionary, 'hoax' didefinisikan sebagai 'malicious deception' atau 'kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat' (https://www.rappler.com/indonesia/ayo-indonesia/181912-sketsatorial-apa-itu-hoax)

[2] Linimasa, jika diteliti merupakan dua suku kata membentuk kata baru; lini dan masa. Yang saya ketahui sebagai orang awam, atau sebatas pengguna bahasa, kata 'lini' merupakan serapan dari Bahasa Inggris; line, garis, jalur. Sedangkan kata 'masa' merupakan padanan dari kata; waktu, tempo. Jadi jika mengacu kepada arti kata-kata tersebut, maka pengertian kata 'linimasa' adalah; garis waktu, garis tempo, jalur waktu, dan jalur tempo. (https://www.kompasiana.com/imizona/54f5f32ea33311d87c8b46fb/kata-linimasa-dalam-bahasa-indonesia)

[3]  KO adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris Knockout adalah suatu kondisi kemenangan dalam beberapa olahraga beladiri full-contact seperti tinju, kickboxing dll.( https://id.wikipedia.org/wiki/KO)

[4]  Screenshot adalah suatu gambar tampilan layar yang diambil dari gadget tertentu seperti misalnya perangkat komputer atau laptop, tablet PC, bahkan ponsel pintar (smartphone) dengan dukungan sistem operasi seperti iPhone (dengan iOS nya), smartphone dengan OS Android ataupun OS yang lainnya. (https://techijau.com/apa-arti-pengertian-screenshot-pada-android/)

[5]  Matius 23:1-36

[6]  KICEP (BAHASA GAUL ) : Merasa kalah ,nyerah ,atau diem karna merasa salah atau takut atau bingung

[7]  Login di­sebut juga “logon” atau “sign in” adalah istilah dalam hal keamanan komputer, yakni berupa proses pintu masuk bagi pengguna untuk mengakses sistem komputer. (https://blog.compro.id/2017/11/yuk-lebih-mengenal-apa-itu-login-dan-logout/)

[8]   Logout adalah istilah dalam hal keamanan komputer, yakni proses keluar guna memutus akses ke sistem komputer maupun layanan tertentu.(ibid)

[9]  Hosea 8:7

[10] Nyinyir : mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet:

[11]  2 Korintus 3:6

[12]  Matius 7:22-23 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat  demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu ! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! "

[13]  Yohanes 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya

[14] Kolose 1:15 Ia adalah gambar Allah  yang tidak kelihatan, yang sulung,  lebih utama dari segala yang diciptakan

[15] Matius 2:16-18

[16]  Matius 4:3

[17] Yakub 2:19  Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

[18] Daniel 3:25 Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"

[19] lebay itu norakkzz gitu dech atawa melakukan sesuatu secara berlebihan sometimes  bgt gitchu looh....

[20]  norak/no·rak/ a cak 1 merasa heran atau takjub melihat sesuatu; 2 sangat berlebih-lebihan; kurang serasi (tentang dandanan dan sebagainya); kampungan: pakaianmu -- , pantas saja banyak orang tertawa

[21] Matius 4:10

[22]  Yohanes 13:13

[23]  Kredo (bahasa Latincredo) atau pengakuan iman merupakan pernyataan atau pengakuan rangkuman mengenai suatu kepercayaan. Dalam Bahasa Latin, kata credo berarti "Aku Percaya". Dalam Bahasa Indonesia, istilah kredo umumnya digunakan oleh umat Katolik, sedangkan pengakuan iman digunakan oleh umat Kristen dan Katolik (https://id.wikipedia.org/wiki/Kredo)

[24]  Yohanes 20:28 

 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.