Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini419
Kemarin506
Minggu Ini3247
Bulan Ini9683
Total Pengunjung620902

IP Kamu 54.83.81.52 Saturday, 20 January 2018

Guests : 56 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 10.00 WIB
(MULAI JANUARI 2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

PELECEHAN NAMA YAHWE

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 tim3.jpg
      Bertutur soal nama Allah bukanlah persoalan arogansi theologia dan kecakapan hermenetika yaitu ilmu tafsir yang merupakan sesuatu yang spektakuler dan menang-menangan, rasanya lebih rohani dan yang lainnya terkutuk. Penemuan namaNya yang benar bukan juga didapat dari obrolan dari secangkir teh dengan santainya melainkan hasil dari pergumulan hidup yang panjang hingga bersentuhan dengan sang pencipta secara pribadi.    
           Musa orang yang menemukan nama Yahwe telah lulus dari universitas penderitaan padang gurun dan telah gagal dalam fakultas kesombongan Mesir! Dialah pria sejati yang hanya memiliki kerinduan mendalam mengumpulkan umatNya dalam kesatuan menuju tanah Kanaan dan bukan menceraiberaikannya. Nama Yahwe yang didapat dari keraguan tentang panggilannya telah mencabik-cabik ketakutan akan sosok Firaun yang garang dan sadisme. Nama itu membuatnya Cool Calm and Confidence dalam berkarya membebaskan Israel. Sebaliknya kelompok Jemaat Yahwe telah menggendong pengetahuan otaknya lebih besar dari hatinya. Mereka terobsesi nama besarNya yang nampak dalam tekadnya yang membaja tanpa kejernihan sebening kaca. 

       Hatinya keruh dalam kekentalan yang membuat persoalan dirinya sendiri dan sesama jemaat Tuhan. Dimanapun mereka melangkahkan kaki sudah pasti perpecahan mengintip didepan pintu gereja (1 Kor 3:3)! Kalau tidak percaya boleh dengar kabar kabari atau lihat cek and ricek baik di daerah maupun dikota besar pengetahuan tentang Yahweh ini lebih banyak membuat amburadul jemaat lokal yang sudah mapan dari berbagai interdenominasi.
       Jemaat Tuhan yang sudah mapan menjadi panas telinga karena vonis pelecehan nama Allah, dianggap sesat, dan sederetan kutukan yang dilontarkan kepadanya! Kelompok Yahweh atau kelompok Elohim ini telah berhasil mengubah gereja Tuhan menjadi gereja hantu dan memutuskan urat persatuan dan membius syaraf-syaraf damai sejahtera dalam bait Allah. Karena kehadirannya memberikan kesan seakan-akan mereka memiliki nama pribadi sang Pencipta yang asli sementara jemaat lainnya palsu. Namun perlu dipahami yang waras rohani lebih baik diam mengalah dan jangan menggubris aliran aneh ini!
       Kritik pedasnya kepada jemaat manapun yang masih menggunakan nama Allah seolah-olah mengalir semakin deras tanpa ada bendungan yang menghambatnya. Tidak peduli mau rendah hati, hidup suci dan membaptis banyak orang, kalau mereka tetap menggunakan nama Allah akan divonis sebagai orang sesat yang menghujat Roh Kudus oleh kelompok yang tergila-gila nama Yahweh ini! Paulus sendiri tidak mau ikut terlibat dalam perkara sia-sia dengan urusan soal nama atau kebenaran yang bertolak belakang akan Injil. Kisah Rasul 18:15 menyatakan .... tetapi kalau hal itu adalah perselisihan tentang perkataan atau nama atau hukum yang berlaku di antara kamu, maka hendaklah kamu sendiri mengurusnya; aku tidak rela menjadi hakim atas perkara yang demikian." (Kis 18:15).
       Jejak-jejak penuh makna telah ditoreh oleh para hamba Tuhan berkaliber dunia di negeri ini dengan nama Allah! Diantara mereka banyak orang-orang yang rendah hati dan hidup dalam kesucian yang benar. Cintanya akan Tuhan all out mereka rela kehilangan orang-orang yang dikasihi, harta ludes, jabatan dan rela tinggal dan hidup didaerah terpencil demi Yesus dan Bapa di sorga sebagai Allah yang mereka sembah! Mereka Pendeta-Pendeta dan gembala sidang terhormat yang patut diteladani dan dihargai hasil karyanya.
         Gara-gara nama Allah yang mereka pakai dalam doa dan perkataan setiap harinya maka segera mereka mendapat predikat dan stempel melecehkan nama Tuhan! Sebab nama itu identik dengan dewa Baal, Dagon dan dewa-dewi lainnya Dalam mulut hamba-hamba Tuhan ini tidak sekalipun berucap Yahweh, tetapi mereka sangat yakin bahwa nama Yesus cukup untuk segala sesuatunya! (1 Tim 5:17). Bukankah ini suatu ketidak adilan yang sangat parah, pelanggaran Ham yang tidak bisa ditolerir?
         Bukankah kelompok Yahwe adalah keturunan dari orang-orang yang menyebut nama Allah dengan santun dan hormat. Apakah orang tua mereka juga termasuk orang-orang yang melecehkan nama Yahwe? Selama hidupnya orang tua ini bekerja keras untuk membesarkan anak-anaknya, setia ibadah dan mencari Tuhan dalam ketulusan dan kemurniannya. Nampak guratan-guratan keletihan mempertahankan hidupnya, namun mereka tetap mencari Allah yang benar dalam ibadahnya. Apakah mereka sedang menciptakan anak-anak terkutuk? Adakah kelompok-kelompok Yahwe berani mengklaim nenek moyang mereka juga terhisab sebagai orang yang melecehkan Yahweh dan masuk neraka? Kasihan deh orang tua itu!
       Gambaran akan sorga sepenuhnya berpusatkan kepada anugerah didalam Yesus Kristus bukan berangkat dari Taurat Musa dengan segala pengalamannya. Membawa anak-anak Tuhan yang bernuansa di zaman Roh Kudus dan menarik mundur kembali ke zaman padang gurunnya Musa dengan Yahwehnya itu berarti pelecehan terhadap karya salib yang luar biasa. Paulus memvonis ajaran seperti ini tidak patut diterima sebab mendatangkan kutuk. Tidak peduli siapapun yang membawanya baik Pendeta,jemaat atau malaikat seharusnya dihindari. Galatia 1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
        Kemampuan seseorang dalam menemukan Allah seharusnya membuat santun dan takut akan Tuhan dan bukan menuduh sesamanya sebagai produk setan dengan kutukannya. Dari mulutnya keluar tidak memusuhi sesama anak Yahweh tetapi dalam benaknya menggendong segudang kebencian bagi mereka yang masih menggunakan nama Allah menjadi second class sementara dirinya the best of the best. Kelompok ini akan gerah dalam gereja yang benar dan akan bersiap-siap memisahkan diri dari gereja induk dan akhirnya pecah dan membuat gereja sendiri yang mereka pikir gerejanya akan sempurna dengan menggunakan nama Yahweh. Model Yahweh yang seperti apakah Dia yang mengilhami seseorang tentang kebenaran yang menghasilkan perpecahan dan saling curiga. Jemaat harus berhati-hati gerakan yang memecah belah gereja dipatikan bukan berasal dari Allah yang benar tetapi mereka orang-orang yang dirasuk kuasa kegelapan dengan dendam kesumatnya melecehkan gembala dan sesama anak Tuhan, mereka akan segera keluar dan membawa segudang pengetahuan Yahwehnya dan mendirikan gereja dengan nama GEREJA YAHWEH INDONESIA Jemaat Elohim Jl. Yeshua Hamasia No 666. ngawur bukan?
 
Dampak pelecehan YHWH
 
       Memang kita memiliki kebenaran bahwa nama Allah yang Musa kenal adalah Yahweh (lidah Jawa-lidah batak dan Ambon pasti lain sebutannya). Ini belum termasuk sebutan YHWH dari negara-negara lain kalau nama itu tidak tepat sesuai dengan nama yang disebutkan asli dari Allah maka perlu divonis sesat dan melecehkan nama Tuhan, sebab nama Yahweh bisa berubah menjadi Awe, Yahya, Yahye, Cahwe, cakwe dll?

    Jangan sok mengibranikan semua umat Kristen itu tidak beda mengarabkan semua muslim dengan bahasa yang sama doa yang sama dan kiblat yang sama. Data apapun yang kelompok Yahwe miliki tentang nama Yahwe dari berbagai bangsa sudah pasti berbeda dan ucapan yang berbeda pula! Jangankan bangsa-bangsa dunia sesama orang jawa saja lidahnya bisa keseleo dan tidak sama mengucapkannya! Orang Yahudi sampai sekarangpun tidak berani menyebut nama itu namun cangkokannya jauh lebih berani mengucapkan nama YHWH setiap waktu!
       Undang-undang tentang nama Tuhan berbunyi jangan menyebut namaNya dengan sembarangan (Kel 20:7). Nama ini terlalu sakral untuk mulut manusia yang sering kali kotor dengan hujatan dan cemooh. Bagaimana kita bisa menyebut YHWH sementara mulut yang sama mengatakan sesat dan setan kepada yang lain? Itu merupakan pelanggaran serius! Kalau mau berkata tentang nama Yahweh yang suci harus berperilaku suci itu tidak bisa tawar menawar. Sampai sekarangpun nama itu masih terlalu sakral di tanah suci tetapi di obral di Indonesia! Nama Sang Pencipta dalam bahasa Ibrani tidak seidentik dengan nama allah dalam bahasa arab sehingga semua harus mengucapkan sama! Formatnya jauh berbeda dari segi pewahyuan dan kasih karunia Allah.
       Dalam 10 hukum Tuhan yang disampaikan kepada Musa 1 sampai 4 mengacu kepada bangsa Israel sepenuhnya dan tidak berlaku mendunia secara tersirat ya tetapi secara tersurat no!
       Hukum itu berbunyi demikian :
       
Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: ( Kel 20:1-8)
       Secara tersurat Tuhan ingin mengingatkan Musa bahwa bahwa Akulah yang membawa kamu keluar dari Mesir. Peraturan ini masih diformat dengan berbagai peraturan yang hanya terjadi khusus untuk keadaan waktu itu! Situasinya di negara manapun berbeda jadi hukum satu sampai ke empat secara tersurat hanya mengacu kepada Israel dan bukan yang lain! Ingat itu!
       Kalau secara tersurat maka memang harus diakui bahwa jangan menyebut nama Tuhan sembarangan itu ada nama Yahweh disana, secara tersirat kita tidak boleh latah menyebut Yesus, darah Yesus dll. Namun belajarlah jujur tidak boleh menyomot secara hurufiah hanya separuh ayat saja lanjutkan ayat ke empatnya kuduskanlah hari sabat. Nah sekarang semua orang yang menyembah Yahweh harus beribadah di hari sabat! Nanti pasti alasannya bahwa Yesus telah datang dan bangkit pada hari minggu, maka ibadahnya hari minggu! Agama yang dibawa Musa bertuhankan Yahweh yang kudus yang tidak terjangkau dan tidak boleh disebut sembarangan tersebut telah hadir di blantika kehidupan manusia melalui Yesus Kristus secara utuh. Ia memastikan orang harus berdoa dalam namaNya, Yesus Kristus (Yoh 16:24)
       Para pengikut Yahweh tidak konsisten sebab sebagaimana Yahweh harus disebutkan turun temurun Mazmur 135:13 Ya TUHAN, namaMu adalah untuk selama-lamanya; ya TUHAN, Engkau diingat turun temurun.- Yahweh shimka l`owlam Yahweh zikrka ldor- wador). Demikian juga sabat merupakan peraturan kekal bagi bangsa Israel turun temurun. Keluaran 31:16 Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal- Wshamruw bney- Yisra'el 'et-hashabat la`sowt 'et- hashabat ldorotam briyt `owlam. Kalau mengambil Alkitab hanya setengah-setengah ayatnya itu persis saksi Yehova. Jehova adalah ucapan buatan dari YHWH. Apakah mereka akan berpredikat baru saks-saksi Cakwe e..salah Yahweh dalam gereja Tuhan? Berhati-hatilah gerak kerja saksi Jehova sudah masuk dalam jantungnya gereja Tuhan siapa yang tidak mau sesat abaikan pengajaran kelompok ini!
       Berlanjut ke hukum 5 sampi 10 dari Taurat Musa, peraturan tersebut berlaku di sepanjang zaman sebab sepanjang zaman orang harus melakukan kebenaran yang Tuhan nyatakan. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya; atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu." (Kel 20:12-17). Sampai kapan saja dimana saja akan ada orang tidak hormat, mencuri dan membunuh serta berzinah. Tidak perlu mengaca ke Israel hal-hal tersebut sudah mendunia. Namun kalau mau belajar negara yang dibebaskan dari Mesir dan soal Yahweh dan hari Sabat maka belajarlah dari Israel dan agama Yahudinya.
 
YHWH milik komunitas Israel
 
       Bertutur kembali persoalan Yahweh merupakan perintah yang turun temurun bagi keturunan Abraham Ishak dan Yakob, itu menyangkut komunitas yang bernama Israel. Namun gereja Tuhan sekarang adalah Israel rohani sebab Israel asli telah gagal dalam menerima anugerah Tuhan (Rom 1:12). Adakah yang rohani juga ikut-ikutan yang jasmani juga? Roma 11:24 Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.
       Bukankah keturunan Abraham yang akan memberkati seluruh bangsa sudah datang didalam Yesus Kristus? (Yoh 12:1-3). Anak-anak Tuhan tidak lagi beribadah pada hari sabbat tetapi hari minggu sebab Yesus sudah menggenapi sabat yang sebenarnya (mat 12:8). Allah dalam Perjanjian Lama dengan berbagai macam atribut yang ada sudah nyata didalam seluruh Perjanjian baru dalam Yesus Kristus (Yoh 3:14).
       Matius 5:17 menyatakan "Janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Memang harus dimengerti bahwa sampai saat ini Israel belum menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadi sehingga masih menggunakan nama Yahweh yang mereka percayai tetapi tidak demikian untuk Israel rohani. Seluruh umat Allah berfocus kepada ajaran Yesus Kristus dengan pimpinan Roh Kudus. Diluar lingkaran anugerah ini agalah agama Yahudi dan aliran kepercayaan!
       Anggaplah nama Yahweh itu memang benar seribu persen tetapi biarlah orang-orang yang mempercayainya harus tetap rendah hati tidak memvonis orang lain sesat dan melecehkan Tuhan. Jangan-jangan ada iblis yang menyamar menjadi Yahwe dan menyesatkan banyak anak-anak Tuhan yang gampang diombang-ambingkan angin pengajaran terlanjur kasmaran terhapad Yahwe dan kemudian mengaduk-aduk kemesraan ini supaya segera berlalu! Berhati-hatilah!
       Yahwe yang benar akan mengumpulkan Israel dan menikmati tanah Kanaan yang penuh susu dan madu! Kita bukan saja masuk wilayah Kanaan yang Tuhan janjikan tetapi lebih dari itu kita memasuki wilayah sorga yang Yesus sudah sediakan, sehingga seluruh tatanan ibadah berTuhankan Yahwe tidak diperlukan lagi termasuk namanya tidak lagi disebut-sebut sebagai pribadi yang harus diucapkan di mulut tetapi harus tertanam dalam jiwa. Yesus sendiri mengajarkan jika kamu meminta sesuatu kepadaKu dalam namaKu, Aku akan melakukannya." (Yoh 14:14). Nama Yesus sudah sangat cukup menghadap Allah yang sejati siapapun namanya dan tidak perlu diformat dalam bahasa apapun! Kelompok Elohim ini dalam tatanan hidupnya akan mengambil bahasa Ibrani atau Yunani (walaupun sempalan-sempalannya saja) remah-remahnya diucapkan baik nama Yesus menjadi Yeshua Hamasia dan Elohim dan Yahweh dan masih banyak lagi.
 
Membatasi Allah yang tidak terbatas
       
       Ketika perintah pelarangan pelecehan nama Yahweh dikumandangkan dalam undang-undang 10 hukum bukan dimaksudkan menyebut nama Allah sebagai pengganti Yahweh. Israel tidak mengganti nama Yahweh dalam doanya dengan nama Dagon atau Baal atau Baalzebul atau Allah. Israel tidak diizinkan memakai nama Baal dan Dagon dalam doa mereka sebab nama-nama dewa tersebut milik orang-orang Filistin, babel atau Mesir. Konsepnya sangat berbeda sebab ketika Musa turun dari gunung Sinai maka Israel telah mengganti penyembahannya dengan lembu emas, nah ini baru pelecehan dan penghujatan serta pemurtadan dari seluruh Israel.
       Model Israel harus menyembah Tuhan dengan nama Israel dan Mesir harus menyembah dewanya Mesir, orang Filistin harus menyembah Dagonnya Filistin, masing-masing menggunakan bahasanya sendiri! Pada waktu Israel menyembah dewanya orang kafir dengan caranya kafir dan bukan cara Israel maka hal tersebut mendatangkan murka Allah. Di Indonesia ya pakailah bahasa Indonesia bukan sok-sokan bahasa Ibrani? Bagaimana kalau Tuhan menyatakan diri bukan kepada Musa pada waktu itu? Kalau mungkin Tuhan menyatakan kepada mbah sosro untuk melepaskan Indonesia dari perbudakan Belanda maka siapa namaNya tentu bukan Yahwe tetapi bahasa manusia yang mengarah ke bahasa setempat.
       Perlu disadari bahwa Allah yang memperkenalkan dirinya kepada Musa untuk kepentingan dalam menghadap Firaun! Sebenarnya Allah tahu pasti diriNya tidak bisa di format dalam satu bahasa Ia terlalu besar hanya menjadi Allah bangsa Israel Ia layak menjadi Allah seluruh bangsa dan alam semesta yang tidak bisa di batasi ruang dan keadaan. Ia adalah Allah alam semesta yang memenuhi seluruh bumi bukan memenuhi orang Ibrani saja dan ruang lingkup istana Firaun!
       Membicarakan ketidakterbatasan (Infinitas) Allah yang Roh maka Allah yang omnipresentia (kemahadirannya) tidak dibatasi oleh apapun juga. Alkitab mencatat dengan jelas bahwa Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran." Jawab perempuan itu kepadaNya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuat kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau." (Yoh 4:24-26). Tidak ada bahasa yang dapat dikenakan para roh yang tidak terbatas. Sebab sebuah bahasa telah menunjukkan tapal batas ruang lingkup tertentu. Kalau saja saya bertanya kepada seseorang dan orang itu menyebutkan nama manggoloyudo maka dalam benak saya sudah mengarah dia orang jawa, sebaliknya kalau dia berkata nama saya Pangaibali ya tentu itu orang Kendari. Allah pencipta langit bumi tidak bergelar satu daerah tetapi Universal semua bangsa boleh menyebut apapun sesuai dengan pimpinan Roh dan bahasa setempat.
       Kita tidak boleh membumikan Allah yang kekal dan membatasinya dengan sebuah nama dan lebih celaka lagi memformatnya dalam sebuah suku yang kita gendong kemana-mana dengan petantang-petenteng. Saatnya orang harus percaya bahwa Allah yang kekal tidak bisa dibatasi dengan pembatas nama atau sederetan ulah ide yang tidak karuan. Kalau Ia ingin memberi namanya secara universal maka Allah itu harus menjadi manusia dan namanya nama seorang manusia dan malaikat Gabriel menunjukkan nama itu adalah Yesus Kristus, dan penantian orang Samaria yang disebut diatas sudah terjawab bahwa nama Allah yang disebut Bapa oleh Yesus Kristus itu terjawablah sudah! Karena Allah yang kekal telah menjadi sangat terbatas seperti manusia didalam Yesus Kristus! Yesus yang pernah membatasi diri dalam ruang lingkup Israel saja telah naik ke sorga dan Ia mengirimkan roh yang tidak terbatas. Namanya Roh Kudus di barat namanya Holy spirit berbeda-beda sesuai negaranya sebab Ia adalah Allah yang universal bukan Ibraniversal!
       Agama Kristen adalah agama supranatural yakni kepercayaan yang menyangkut dunia Rohani. Paulus sendiri mengatakan bahwa Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu menjadi anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "Ya Abba, ya Bapa!" (Roma 8:14).
       Perlu diingat sekali lagi bahwa yang roh itu tidak terbatas, sangatlah naif jika kita membatasi yang roh itu kedalam sebuah nama yang harus kita sebut terus menerus seolah-olah ia hanya berkuasa dalam wilayah nama itu. Kalau Allah ingin menunjukkan namanya secara universal seluruh dunia tentu Ia tidak egois memaksakan kehendakNya untuk disebut berulang-ulang kali dalam namanya dalam bahasa khusus. Seluruh dunia memiliki bahasa masing-masing tentang nama Yesus yakni Allah yang roh itu telah menjelma menjadi manusia. Namanya dalam bahasa Indonesia dan Yunani Inggris berbeda-beda apalagi bahasa jawa!
 
Sejarah nama Allah
 
Nama bagi Allah menunjukkan eksistensi keseluruhan dari sang Pencipta. Nama Allah bukan merupakan penemuan manusia sekalipun menggunakan bahasa manusia. Hanya oleh karena Allah telah mengungkapkan dirinya sendiri dalam namanya (nomen editum) maka kita dapat menyebut Dia dengan nama lain dari berbagai bentuk (nomina indita). Nama-nama itu antropomorfis dan menandai tindakan Allah yang merendahkan diri untuk menemui manusia.
Nama-nama Allah membawa kesulitan bagi pemikiran manusia. Allah adalah Ia yang sepenuhnya tidak dapat sepenuhya dipahami, yang ditinggikan secara tidak terbatas tetapi dalam nama-namaNya Ia turun kepada semua yang terbatas
Dr Bawinck mendasarkan pembagian dari nama-nama Alah dalam konsep yang luas tentang nama-nama itu dan membedakan antara nomina propria (nama diri) nomina essentialia ((nama essensial atau sifat) dan nomina personalia (Nama-nama seperti pribadi bapak Anak dan Roh Kudus)
Allah sendiri yang menyatakanNya dalam pewahyuan kepada umatNya. Ada 5 penyataan Allah kepada manusia secara umum yakni :
* Melalui Alam
* Melalui utusan-utusan
* Melalui para nabi
* Melalui pengalaman manusia
* Melalui tulisan-tulisan
 
    Ada penyataan secara khusus yakni penyataan Allah didalam Yesus Kristus. Penyataan ini tidak ditemukan didalam siapapun sebab secara istimewa Allah menggunakan nama Yesus Kristus sebagai pribadi yang menyatakan Allah yang sebenarnya dan tidak tawar menawar. Ibrani 1:1-4 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan AnakNya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firmanNya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepadaNya jauh lebih indah dari pada nama mereka.
    Kekristenan berangkat dari penyataan khusus ini yakni Yesus Kristus (Yoh 3:16, Kis 4;12; Yoh 14:6) bukan pengalaman manusia yakni Musa. Seluruh iman Kristen dibangun diatas dasar Yesus Kristus dan tidak boleh dibangun diatas dasar pengalaman manusia manapun termasuk Musa dan Kitab Tauratnya. Jika iman Kristen didasarkan dari pengalaman Taurat dalam hal ini Musa dengan penemuan Yahwehnya maka sia-sialah pengorbanan Kristus. Inkarnasinya Allah menjadi manusia didalam Yesus Kristus mereinkarnasi orang-orang tebusan Allah. Ketika Yesus menjadi manusia merupakan prototype kehidupan sang Pencipta seratus persen tidak kurang satu incipun. Baik semua kata, tingkah laku cara berdoa dan seluruh kehidupanNya patut diteladani. Ketika Ia datang dalam Ibadah Yahudi dan membaca sebuah kitab maka Ia memastikan bahwa kitab itu sudah digenapi didalam diriNya (Luk 4:21). Ini berarti semua yang telah diajarkan oleh Musa telah ada didalam diriNya dan sempurna totalitasnya!
       Musa yang mendapat pengalaman menemukan nama Allah dalam bahasa manusia (YHWH-Ibrani-bukan bahasa sorga) merupakan pengalaman Musa dimana dirinya mendapati bahwa nama Allah yang akan dia layani yang berbeda dengan nama allahnya Mesir namun Ia bernama YHWH. Orang Kristen tidak berangkat dari iman yang penyataan umum tetapi berangkat dari penyataan khusus yakni kehadiran Yesus Kristus. Memang nama YHWH paling banyak dipakai dalam Perjanjian Lama sebanyak 5.321 kali. Namun nama ini adalah nama kedua dari perkenalan namaNya. sebelumnya Ia menyatakan diri dalam nama Elohim. Nama Elohim ini nama jamak, nama dalam pengertian umum dan dipakai oleh Perjanjian lama sebanyak 2.570 namun nama ini dipakai untuk menunjukkan Allah yang benar hanya dipakai sebanyak 2310 kali. Sebab nama allah yang palsupun ada yang bernama Elohim yakni dewa-dewi kafir (Kej 35:2,4; kel 12:12;18:11;23:24 dll).
Alkitab dengan jujur menggunakan nama Illah kafir yang bernama Elohim itu dan menunjukkan nama yang kafir itu menjadi nama sesembahan manusia sejak semula! Apakah orang yang menyebut Elohim sesat? Tidak sebab Allah adalah Elohim yang benar bukan elohim menurut konsep orang kafir! Sekalipun nama itu jamak namun nama ini menunjukkan kemonotheisme (Esa) bukan dikembangkan dari politheisme (allah yang banyak). Disamping itu nama Elohim ini berbentuk jamak yang trinitarian yaitu Allah yang Esa yang berpribadi tiga tampak-Trinitas. Dan nama Elohim penuh keagungan sebab secara konsisten dipadk dengan bentuk kata kerja tunggal dengan kata sifat dan katan ganti dalam bentuk tunggal yang menunjukkan supremasi Allah yang tidak terbatas.
       Kata El yang disebut Alkitab berasal dari kata Ul yang berarti menjadi pertama, menjadi tuan dan juga berarti kuat dan berkuasa. Kata tunggalnya Eloah berasal dari arti kata yang sama atau berasal dari kata alah yang berarti dilingkupi ketakutan dan dengan demikian menunjuk kepada Allah sebagai Dia yang kuat dan berkuasa menjadi obyek dari rasa takut. Menunjuk akan adanya kuasa penuh. Nama Elyon diturunkan dari kata alah nama ini berarti keatas ditinggikan dan menunjuk Allah sebagai Dia yang tinggi dan dimuliakan (Kej 14:19-20:Bil 24;16;Yes 14;14). Namun secara khusus Ia menyatakan namaNya kepada bangsa Israel dengan bahasa Ibrani YHWH adalah nama yang tidak boleh diganggu gugat secara turun temurun harus diucapkan sejak Musa memimpin bangsa Israel sampai kapanpun!
       Ada banyak pengajaran dan tafsiran yang beraneka ragam tentang pengajaran tentang Allah namun alangkah baiknya kalau kita sedikit berbincang-bincang imaginatif dengan guru agung kita “Yesus Kristus” dapat dipastikan apa yang telah diucapkan dalam firmanNya akan memuaskan hati setiap orang yang mau terbuka terhadap Firmannya! Inilah percakapan imaginatif Om Tim (Ot) dengan Yesus Kristus, sebagai Guru Agung (Yesu) kiranya dapat menjadi berkat!
       
Ot             : Guru, sudah berapa lama Engkau bersama Allah Sang Pencipta ?
Yesu         : Tidak salah engkau bertanya demikian?
Ot             : Tidak guru.....
Yesus     : Bukankah Firman itu bersama dengan Allah dan firman itu juga Allah ( Yoh 1:1)
Ot : Jadi sejak semula Engkau sudah bersama Dia?
Yesu : Sudah sekian lama engkau menikmati kebenaran masih juga belum mengerti?
Ot : e.....
Yesu : Tidak engkau percaya akan keberadaanKu sebelum kehadiranKu di bumi ini?
Ot : Engkaulah Alfa dan Omega yang awal dan yang akhir (Wah 1:8)
Yesu : Lalu apakah maksud pertanyaanmu?
Ot : Begini Guru, melihat keberadaanMu yang kekal dari kekal itu sudah dapat dipastikan Engkaulah satu-satunya pribadi yang dapat memberikan informasi secara akurat tentang nama Sang Pencipta ini!
Yesu : Aku telah memperkenalkan Allah sebagai Bapa yang di sorga belumlah itu lebih dari cukup?
Ot : Jadi bapa merupakan alamat doa yang tepat?
Yesu : Bukankah Aku mengajarkan kalau kamu mau berdoa katakanlah Bapa kami yang ada di Sorga?
Ot : Tapi Guru itu kan nama jabatan, kalau Ia Bapa ‘kan ada namanya?
Yesu : Apakah Aku memberitakan sesuatu yang kurang bagi umatKu?
Ot : Jelas tidak Guru, jadi apakah tidak perlu menyebut personal namenya?
Yesu : Bagaimana doaku di Getsemane?
Ot : Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kataNya: "Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Mat 26:39)
Yesu : Dia yang sangat mengasihi adalah Pencipta langit dan bumi cukup Aku panggil Bapa!
Ot : ya guru ....
Yesu : Apa yang telah Aku sampaikan akan tetap menjadi kebenaran dan itu sudah sangat cukup untuk dipahami dan dimengerti bagi seluruh umatKu!
Ot : benar Guru Engkau begitu dekat dengan Dia Sang Bapa
Yesu : Aku dan Bapa satu (Yoh 10:30) mengertikah engkau?
Ot : Sangat mengerti Guru. Engkau sendiri mengklaim bahwa sebelum Abraham lahir Engkau sudah ada
Yesu : Ya benar tunjukkan kebenaran itu!
Ot : Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku ada." ( Yoh 8:58). Mengapa Engkau tidak menggunakan nama YHWH dalam pengajaranMu?
Yesu : Adakah nama itu perlu bagimu?
Ot : em.......
Yesu : Apakah Aku pernah menyebutkanNya dalam doaKu atau pengajaranKu?
Ot : Tidak guru...
Yesu : Nama itu adalah penyataan BapaKu kepada Musa bagi umat pilihanKu
Ot : Ya guru ayat itu mengatakan demikian...
Keluaran 3:14-15 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firmanNya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu. Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah namaKu untuk selama-lamanya dan itulah sebutanKu turun-temurun.
Yesu : Ya benar itu kebenaran yang disampaikan untuk hambaKu Musa...
Ot : Dalam bahasa Ibrani dimana bahasa dimana suara Tuhan sendiri yang mengatakanNya demikian : “Wayo'mer 'Elohiym 'el- Mosheh, 'EHYEH 'SHER 'EHYEH. Wayo'mer koh to'mar libney Yisra'el: 'EHYEH shlachaniy'leykem. Wayo'mer `owd 'Elohiym 'el- Mosheh, Koh- to'mar 'el-bney Yisra'el: Yahweh 'Elohey 'boteykem -- 'Elohey'Abraham 'Elohey Yitschaq we-'Elohey Ya`qob -- shlachaniy'leykem. Zeh- shmiy l`olam wzeh zikriy ldor dor.
Yesu : Bukankah itu merupakan pengalaman rohani Musa ketika Ia dipanggil menjadi hambaKu bukan?
Ot : Ya Guru ....
Yesu : Bukankah engkau juga umat pilihanKu juga?
Ot : Umat tebusanMu mempercayai sepenuhNya bagai keadaan kami sekarang telah menjadi umat pilihan sekelas Israel
Yesu : Apa yang dikatakan hambaKu Petrus dalam tulisannya mengenai hal itu..
Ot : Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib: ( 1 Petrus 2:9)
Yesu : Bukankah pengalaman perjumpaanmu dengan diriKu lebih berharga dari perjumpaan Musa dengan BapaKu?
Ot : Ya Guru...
Yesu : Seluruh umatKu berkenan kepada BapaKu bukan karena pengalaman Musa bukan?
Ot : .... Tapi berangkat pengalaman kelahiran baru dibaptis didalam Engkau!
Yesu : Jadi pengalamanmu itu lebih menyatukan BapaKu dengan seluruh umatKu
Ot : Dulu Philipus bertanya kepadaMu tentang Bapa itu dan Ia ingin tahu lebih ...
Yesu : Ya sebutkanlah itu..
Ot : Kata Filipus kepadaNya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." ( Yoh 14:8)
Yesu : Lalu apa jawabKu?
Ot : ..... "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat AKu, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (Yoh 14:9)
Yesu : Sejak pertama kehadiranKupun hambaKu Yohanes telah menyatakan keberadaan Allah yang sesungguhnya bukan?
Ot : Ya guru, FirmanMu berkata : “tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakanNya. (Yoh 1:18)
Yesu : Ya benar katamu itu, sudah cukup semuanya dan tidak perlu menengok panggilan siapapun, manapun dan kapanpun sebab panggilan Allah kepadaMu jauh lebih berharga dan bernilai dari panggilan nabi manapun juga!
Ot : Jadi Engkau sudah menyatakan seluruhnya apa yang ada didalam diri Allah
Yesus : Ya didalam diriKu terdapat semua hal yang Allah miliki!
Ot : FirmanMu sendiri berkata : Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengandiriNya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. (Kol 1:19)
Yesu : Benar yang ditulis oleh HambaKu Paulus itu dan memang tidak dibutuhkan lagi pengalaman manapun lagi.
Ot : Maaf Guru, sekali lagi yang menjadi renungan bagi umatMu bahwa Engkau sendiri tidak menyebutkan pengalaman Musa dengan nama Allah yang menciptakan langit dan bumi itu bukan?
Yesu : itu pertanyaan sia-sia yang tidak perlu bukankah umatKu sekarang karena kegagalan Israel mentaati perintahKu? Engkau mau menjadi umat yang gagal?
Ot : Tidak mau guru, dan lagi Engkau tidak hidup di zaman Musa dengan bahasa Ibraninya bukan?
Yesu : Semua orang tahu itu!
Ot : Jadi Engkau menggunakan bahasa apa pada waktu Engkau tinggal di bumi ini?
Yesu : Tanyakankanlah bahasa apakah yang Aku pergunakan pada waktu itu kepada orang-orang disekitarmu.
Ot : Menurut sarjana-sarjana Alkitab, Engkau berkata-kata dalam bahasa Yunani dan sebagian bahasa Aram.
Yesu : Bukankah sudah jelas apa yang Aku sampaikan?
Ot : Dan Engkau tidak memaksakan nama ibrani masuk dalam pengajaranMu sekalipun itu nama Yahweh bukan?
Yesu : Dia adalah sesembahan bagi seluruh bangsa, apakah gunanya Aku memaksakan nama YHWH itu kepada umatKu?
Ot : Ya Guru, Engkau lebih tertarik hubungan anak dengan BapaNya, jadi Allah adalah Bapa yang baik!
Yesu : Kebenaranku sudah jelas tidak perlu dipersoalkan lagi bukan?
Ot : Maaf guru, tapi firmanMu berkata bahwa nama itu harus dijadikan turun temurun dan tidak berubah?
Yesu : coba tunjukkanlah ayatNya...
Ot : Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan. ( Kel 20:7) dan masih banyak ayat yang lain...
Yesu   : Ya memang benar.... itu tidak salah....
Ot     : ayat itu dalam bahasa Ibraninya demikian guru, Lo' tisa' 'et- shem- Yahweh 'Eloheyka lashaw'. Kiylo' ynaqeh Yahweh 'et 'sher- yisa' 'et- shmow lashaw'.
 
Yesu  : Lihatlah lagi dalam bahasa-bahasa lain di dunia ini
Ot     :  Thou shalt not take the name of the Lord thy God in vain; for the Lord will not hold him guiltless that taketh his name in vain. (King James Version)
Yesu  : Adakah nama itu diterjemahkan atau tidak?
Ot      : Tidak guru...
Yesu  : Lalu untuk apa engkau mempertahankan nama BapaKu harus disebutkan..
Ot    : Memang ada beberapa istilah dalam kebenaranMu yang tidak diterjemahkan kedalam bahasa-bahasa lain tetapi nama Yahweh itu diterjemahka dalam bahasa manapun juga!
Yesu  :   Mengapa itu dipersoalkan kembali?
Ot      :  Jadi memang Engkau sendiri tidak memaksakan nama itu dalam pengajaranMu bukan?
Yesu : itulah pertanyaan yang berangkat dari keraguanmu itu. Tunjukkanlah kepadaKu kebenaran mengenai Allah yang Aku ajarkan!
Ot      : ada beberapa contohnya :Markus 11:22 Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah! Kai apokritheis ho Iesous legei autois, "Echetepistin Theou! YOH 14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. "Me tarassestho humon he kardia. Pisteuete eiston Theon kai eis eme pisteuete.
 
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Haute de estin he aionios zoe --hina ginoskosin se ton monon alethinon Theon kai honapesteilas Iesoun Christon.
 
Yesu   : Bukankah jelas aku mengindentikkan diriKu dengan Allah yang sejati yang aku beritakan dengan nama bahasa dimaan Aku tinggal bukan?
Ot         : Ya Guru, bakan seruanMu diatas salib bahasanya berbeda juga ya?
Yesu     : Sebutkanlah itu .....!
Ot    : Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Mar 15:34)
Yesu     : ya benar....., lalu apanya yang dipersoalkan?
Ot       : Dalam bahasa aram kalimat yang Engkau ucapkan berbunyi demikian ... Kai' tee'ena'tee hoo'ra ebo'eesen ho Ieesou's foonee' mega'lee, "Elooi',Elooi' lema sabachthani?"(ho'-estin methermeeneuo'menon "hoTheo's mou, ho Theo's mou, eis ti' engkate'lipe's me?”)
Yesu     : Mengapa Aku tidak berkata : Yahweh... Yahweh mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Ot           : Benar Guru....
Yesu    : Hal yang sama telah terkonsep didalam diri wanita Samaria ketika Aku datang kepadaNya tahulah engkau?
Ot      : Kata perempuan itu kepadaNya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah (Yoh 4:19-20)
Yesu     : Lalu apa yang Aku ucapkan?
Ot     : .... "Percayalah kepadaKu, hai perempuan, saatnya akan tiba; bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem ( Yoh 4:21).
Yesu    : Lebih jelas lagi Aku telah mengatakan bahwa ..... saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran." (Yoh 4:23)
Ot         : Jadi Guru tidak perlu dipersoalkan tentang penggunaaan nama itu?
Yesu   : Tidakkan Engkau mengerti kebenaranKu? Yang tersirat dari Allah telah digenapi didalam diriKu apakah perlunya kembali kedalam Perjanjian Lama?
Ot     : Trima kasih Guru
 
 
 
Bincang-bincang Imajener ini telah di bukukan secara lengkap dengan artikel yang lain dalam buku bincang-bincang dengan guru Agung terbitan Andi Ofset - Jogya 
 

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.