Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini156
Kemarin506
Minggu Ini2984
Bulan Ini9420
Total Pengunjung620639

IP Kamu 54.82.29.141 Saturday, 20 January 2018

Guests : 41 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 10.00 WIB
(MULAI JANUARI 2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

HOME SWEET HOME

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 


foto timotius.jpg

Hasrat hati seorang pria dan wanita yang lurus biasanya ingin menemukan pasangannya dan segera menjalin kata sepakat menikah.. Biduk bahtera rumah tangga itu akan segera berlayar menemukan pelabuhan-pelabuhan indah asri dan rupawan dengan pemandangan yang elok. Namun tak jarang ada yang menemukan sebaliknya pelabuhannya kering kerontang dan gersang, yang ada kuli-kuli kasar, liar dan melulu duit yang dipikirkan. Baunya tengik dan tidak sedap. Kalau sudah demikian  rasanya akan balik ketempat semula dengan kalimat membujang lebih baik jomblo, sementara sang wanitanya berkata : “tahu gini lebih baik tidak kawin”!

Rumah tangga diibaratkan menaiki kapal pesiar dengan fasilias kenikmatan bulan madu dengan ranjang pengantin yang semerbak wewangian dengan sofa modern dan ranjang ala hotel mewah yang empuk menawan yang bisa menambah desahan ombak kehidupan yang wah .....sedap!  Kalau sudah begini carut marut kehidupan sirna, rasanya rumah tangga sebagai pelipur lara dimasa-masa sengsara saat membujang. Yang ada di pelupuk mata suami, sang istri tercinta adalah anugerah terbesar dari Tuhan dan demikian mata sang istri memandang suaminya bagaikan “Joko Tarub” pria penyelamat statusnya tidak sampai perawan tua!
Namun sebaliknya rumah tangga bisa diibaratkan sebuah sampan yang nekat mengaruhi samudera luas. Nakoda dan penumpangnya hanya punya nyali besar, “nafsu besar tenaga kurang” tanpa persiapan matang yang penting berlayar “demikian pikirnya. Mereka tidak sadar akan bisa sangat kelelahan bila tanpa alat bantu mesin penggerak dengan BBM yang cukup atau keahlian menaklukkan samudra yang penuh ombak  dan gelombang belum karang menghadang. Kapal besar dengan fasilitas lengkap saja bisa karam apalagi  cuma sampan kecil maka dipastikan akan ada begitu banyak harga yang harus dibayar, bisa-bisa pupus dijalan.
Jangankan menemukan pelabuhan keindahan yang ada dipelupuk mata cuma ombak dan gelombang yang menerjang menjadi mainan setiap hari. Sampan yang ditumpanginya hanya menjadi bulan-bualanan kehidupan.  Hati-hatilah rumah tangga bukan mainan yang bisa dibuang dan ganti baru. Orang konyol pernah berkata wanita itu seperti baju yang bisa dipakai kalau sudah jelek bisa di buang. Orang yang berucap model ini akan menganggap rumah tangga yang dibangunnya hanya seperti “jack pot” kemana ia suka dan pasang! Sekali kena untung kalau tidak kena yang rugi, sudah bosan ya ditinggalkan! Itulah malapetaka keluarga! Tentu Pria ini bukan orang yang takut Tuhan, melecehkan kehidupan itu sendiri dan salah dalam memandang wanita dan perkawinan!
Namun dua-duanya tinggal memilih naik kapal pesiar atau sampan dalam mengarungi bahtera rumah tangga tergantung nakodanya sang pria dan sang asisten wanitanya. Pilihan ada di tangan dan keputusan ada di hati masing-masing mau pilih sorga atau neraka dua-duanya ada dalam rumah tangga. Itu berarti orang yang berani rumah tangga sudah punya nyali mau masuk sorga atau nerakanya dunia, tidak bisa abu-abu. Karena perlu diingat bahwa segala sesuatu tidak terjadi begitu saja tetapi segala sesuatu harus diusahakan untuk terjadi begitu!
Dua hati yang berpadu dalam rumah tangga adalah karya Tuhan yang dijalin dalam kasih mesra dalam harmoni yang melantunkan melodi yang indah yang siulannya kedengaran ke seantero keluarga besarnya. Aroma kenikmatan sorgawi membias dan orang-orang melihat bukti kasih yang indah dengan dilahirkannya anak-anak Illahi yang perkasa di bumi. Anak-anak yang terbentuk dalam sopan santun dan didikan yang ketat sesuai dengan kebenaran firman. Sehingga keluarga yang tahu berdoa dan berharap kepada Tuhan.
Sebaliknya juga ulah iblis yang mempertemukan kedua pasangan yang berangkat dari hawa nafsu dagingnya “ngezex” saja di otaknya ketika tatapan pertama. Akibatnya “kecelakaan” dan kawin paksa oleh keadaan bunting duluan daripada anak nggak ada bapaknya maka orang tua buru-buru mengawinkannya. Ini jauh lebih baik daripada lari dari tanggung jawab dan habis manis sepah dibuang, namun kalau bisa jangan sampai terjadi sebab imbasnya akan pincang dalam pernikahan, kecuali adanya pemulihan baru. Belum lagi mereka yang menikah gara-fara lirikan harta pasangannya, kesenjangannya terlalu tinggi yang satu benar-benar konklomerat pasangannya sangat  melarat.  Akibatnya bisa saja langsung ditebak rumah tangga hanya ribut harta gono gini, sex dan pernik-pernik perselingkuhannya. Mudahnya bilang cinta akan membawa malapetaka dan pengkhianatan. Kalau belum menikah saja sudah pisah harta yang di vonis pengadilan negeri? Dimanakah aroma kekristenan bisa tercium?
Rumah tangga  yang berangkat dari pemisahan harta bisa seperti dagelan saja, Bila kulkas dibeli oleh suami maka segera masuk catatan ke pengadilan harta suami bertambah satu kulkas. Kalau Istri membuka kulkas dengan menutupnya agak keras maka sang suami akan marah dan berkata itu kulkas gue, hati-hati kalau bukan! Sekali buka no ceng...  sementara bila sang istri beli TV maka tv itu milik sang istri langsung masuk catatan pengadilan bahwa harta istri bertambah satu TV.  Istri berhak berkata kepada suami jangan nonton, itu tv gue yang beli..”demikian lantang karena ia hak paten acara tv ditangan sang istri”  di tangan sang istri ada remote control kemana-mana sang suami hanya duduk nonton selera istri, mau dikata apa lha yang beli TV istri hak remote control ditangannya, mau berantem? Sidang akan memutuskan sang istrilah yang menang! Kalau mau aman ya.. sang suami beli TV sendiri!


Memilih tulang rusuk yang nyaman
Untuk itulah tulang rusuk bukan tulang tengkorak atau tulang kaki perlu dicari dengan teliti dengan membuka mata lebar-lebar dan pasang telinga bagaikan para bola mencari sinyal bukan asal mengalir “sok rohani” menanti Tuhan kirim tulang rusuk, padahal Dia bukan biro jodoh! Bila seseorang menemukan selera tulang rusuk dengan benar terciptalah rumah tangga yang orang sebut sorganya dunia atau sebaliknya satu kali salah tidak boleh tukar tambah, tunggulah malapetaka demi malapetaka akan terjadi. Ingat rumah tangga bukan perjalanan memburu harta karun dengan onak dan duri dengan harapan menemukan harta salomo. Rumah tangga bagaikan orang menanam buah, perlu pupuk cinta dan siraman perhatian setiap hari akibatnya buah-buahnya ranum dan oenak tenan....
Ada yang merasa dirinya rohani menganggapnya “Jodoh di tangan Tuhan” jadi pasrah saja! Salah besar, yang benar jodoh didalam Tuhan! bukan ditangan tapi didalam! Semakin orang hidup didalam Tuhan maka akan menemukan jodohnya! Orang yang sok rohani merasa diri aman-aman saja menanti jodoh yang ditangan Tuhan tetapi tidak serius hubungannya dengan Tuhan sampai kapanpun juga tidak akan ketemu (ini bukan pembahasan mencari jodoh) tetapi bila salah memilih jodoh rumah tangga tidak akan home sweet home tetapi rasa gerah bila dirumah memandang suami atau istri, masih ada suami yang malu memperkenalkan istrinya karena sudah tua dan jelek lagi!
Bila salah pilih jodoh maka seharusnya doa yang dipanjatkan pertama meminta belas kasihan Tuhan dan pengampunanNya akan kesalahan! Dan yang kedua perlu pemulihan ke dalam rencanaNya. Sebab Dia memiliki banyak rencana yang indah, rumah tangga yang Tuhan planning menjadi target A dengan si misscel tetapi menikah sama si lydia maka target tidak tercapai sebab rumah tangganya berantakan tapi Tuhan masih punya rencana b, c, d dan seterusnya Tuhan akan membawa kesalahan fatal tersebut ke dalam rencananya yang B atau yang lainnya!

Awal kehidupan

Bangunan tidak sekali jadi bisa mewah dan mentereng namun perlu adanya fondasi yang kuat dan kemudian pemasangan tembok-tembok, atap genting, pasang keramik! Inipun belum selesai masih harus ada disain rumah supaya kelihatan cantik, pasang sofa, furniture, ranjang dan segudang lainnya. Demikian rumah tangga harus disadari perlu adanya kerja sama antara suami istri dalam membangunnya, mengolah adukan cinta dan memasang batu batu kemesraan serta mewarnainya dengan pelangi kasih
Pertama-tama tentukan selera rumah tangga yang model apa yang akan dibangun. Adanya harapan-harapan yang tercipta perlu pasangan mengetahuinya, apa yang diinginkan sang pria wanita tahu atau apa yang diinginkan wanita pria juga punya selera. Ini bukan persoalan ranjang saja melainkan banyak segi kehidupan. Kalau saja orang masuk rumah tangga yang ada diotaknya “tuntutuan” atau hanya sex melulu maka nilainya akan minus dalam percaturan kehidupan sekali istri peot sementara laki-lakinya masih hot maka segeralah kata “cerai” dikumandangkan.
Ada banyak laki-laki ingin berlama-lama diluar dan tidak kembali pulang sebab ia sudah bisa membayangkan “semprotan” sang istri kalau ia tidak membawa uang. Istri akan kotbah tanpa doa pembukaan apalagi kolekte jika sang suami pulang dengan nyanyian kosong ...kosong. Pantas saja suami mau pulang rasanya segan sebab respek istri hanya tertuju di kantong yang bolong yang menyulut amarah akan tuntutan kehidupan. Sebaliknya berbeda sang istri bila menyambut suami dengan ceria dan  mengalungi suami dengan kasih dan kehangatan pelukan. Itulah kemesraan daripada melihat hanya dompet maka roh matrek segera merasuk.
Hari gini bukan jamannya lagi sang istri hanya hitung penghasilan suami yang tidak pas untuk kehidupan. Istri dituntut mengolah dengan bijak atau malah diantaranya ikut mencukupi kebutuhan dengan kerja membanting tulang. Namun pada dasarnya laki-laki yang benar memiliki kebanggaan kalau bisa mencukupi istri dan anak-anaknya serta bertanggung jawab atas seluruh kebutuhan keluarga. Kalau yang paling awal inipun tidak bisa dipahami maka jalan selanjutnya akan terseok-seok, karena istri mengharapkan lebih kepada suaminya demikian suami tuntutannya setinggi langit untuk istrinya.

3 Hal utama yang tidak boleh kurang!

Bila  rumah tangga tidak boleh kurang dari 3 hal yakni perhatian, duit dan sex, setidaknya ada dua yang dominan jalurnya cukup aman asal kurang satunya jangan memiliki nilai minus. Bila hanya ada satu diantara tiga maka cepat atau lambat benturan demi benturan akan terjadi segera keretakan akan tampak jelas. Bila sebuah keluarga melimpah harta tetapi tanpa perhatian dan sex maka kepuasan batiniah tidak tercukupi maka gejolak pasti ada sekalipun tidak terlihat diluar maka kepuasan batiniah itu jauh dari angan-angan.
Bila satu keluarga  penuh saling memperhatikan namun tanpa uang maka sang istri yang paling kelabakan sebab ia ada dilapangan tahu mahalnya harga cabe kriting sampi susu bayi. Tidak jarang banyak wanita frustasi bahkan diantaranya ada yang bunuh diri karena tidak tahan melihat kehidupan yang sangat minus. Mau membeli apapun tidak dapat, sekalipun suami sayang dan mencukupi batiniahnya namun kalau luarnya demikian parah maka akan goncang sekali. Nyanyian sepiring berdua atau termiskin di dunia itu hanya ada di lagu dangdut!
Bila keluarga kurang sex maka kebutuhan yang satu ini tidak dapat diwakilkan akibatnya bisa saja ditebak! Kecuali suami istri yang hidup masa lalunya sudah gonta-ganti pasangan dan puas dalam kehidupan sex maka kebutuhan dalam tahapan ini tidaklah begitu penting sebab hidupnya sudah memiliki petualangan sex yang sangat menjemukan dan memuakkan. Bagi pasangan ini kehidupan rumah tangga hanya status saja, apalagi jika masuk rumah tangga sudah memiliki anak alias duda dan janda! Ada suami istri tidak pernah pusing dalam hal ini sebab keduanya telah mereguk sepuasnya masa pra nikah dengan berbagai pasangan jadi menikah hanya bentuk pertobatan supaya tidak banyak “jajan” di lain tempat! Setiap keluarga memiliki cirikhasnya sendiri tidak bisa satu keluarga menjadi patokan dan teladan selain keluarga itu benar-benar memiliki ketaatan yang sempurna kepada Tuhan!

a. Perhatian
Tidak ada yang lebih utama selain perhatian sang suami kepada istri atau sebaliknya sang istri kepada suaminya. Tingkat perhatianpun masing-masing istri dan suami berbeda. Ada suami yang sampai kaos kakinya saja istri yang melepaskan. Ini memang keterlaluan, bahkan kalau suami pulang jika tidak lihat istrinya di rumah marah-marah dan membabi buta curiga dan menuduh yang bukan-bukan alias selingkuh. Ada suami yang makan meski disertai istrinya tidak peduli dia pulang malam sementara istri harus menungguinya dalam keadaan lapar. Karena merasa takut makan sang istri menahan lapar demi suami tercinta, model suami seperti ini mengadakan penyiksaan pelahan-lahan terhadap istrinya.
Perhatian yang berlebihan malah justru mendatangkan kebencian dari pihak suami kepada istrinya atau sebaliknya. Ada suami yang telpon istrinya saat pergi, setiap 5 menit suami telpon, penulis pernah menyaksikan belum sepuluh menit suami sudah telpon 18 kali. Ini sifat ketakutan yang berlebihan. Bahkan suami bila kerja kalau sangat tidak perlu maka istri tidak seharusnya telpon dengan nada mendeteksi sang suami
Dalam kasus perhatian ini mungkin bagi pengantin baru masih hangat-hangatnya sebab rasanya pasangan selalu dipelupuk mata! Namun perkawinan harus selalu ada cinta mula-mula bila tidak maka malapetaka segera menanti di depan.

Duit
Menikah bukan hanya model cinta, orang tua bilang makan tuh cinta....menikah harus modal duit! Untuk itu perlu bekerja keras dan berusaha semaksimal mungkin! Ada pria yang menggantungkan semuanya kepada istrinya. Istri bukan tidak boleh bantu suami tetapi biarlah istri menikmati yang terbaik selama menikah, jangan ganggu sorganya, kalau ia memegang uang untuk biaya dandannya atau mau facial, creambat dan aneka program dietnya jangan dilarang toh uangnya untuk kecantikan bagi suaminya. Kecuali suami sudah tidak berdaya pasti istri akan tahu diri! Kalau suami sudah tidak berdaya sementara istri shoping melulu jelas salah!
Ketidakdamaian rumah tangga karena rumah tangga tidak memiliki apapun juga! Mau makan susah mau beli ini itu nggak bisa maka sang istri bila tinggal di rumah tidak akan home sweet home betah dan nikmat dirumah. Tapi bila di rumah ada AC, home theater dengan TV plasma ada maka sang istri akan betah dan merasa bila ada di rumah sorganya sebab sang istri pencinta hiburan dan sinetron! Namun standar kehidupan perlu dipahami bahwa kekayaan bukanlah keadaan banyaknya duit dan harta melimpah tetapi sikap hati yang mau menerima apa adanya dan bersyukur dalam segala hal!  
Tatanan dalam keuangan tidak secara rinci dikupas Alkitab atau pemisahan harta bukan mencerminkan kekristenan namun perlu kalau memang sang calon motivasinya sudah lain. Tapi ya lebih baik jangan kawin kalau sudah penuh keraguan. Kesenjangan ekonomilah yang membuat pemisahan harta, kalau dari awal sudah curiga menikah dengan pasangan matrek dan pelit maka jangan menikah kalau merasa diri kaya dan menganggap bahwa pasangannya morotin  hartanya! Kata morotin  sama dengan mengatakan sesuatu yang najis, yang keluar dari mulut orang hatinya busuk dan tidak ada kebenaran didalamnya! Jangan sentuh dan liat muka model iblis ini! Lebih baik tidak menikah kalau kecurigaan berawal dari suami atau istri yang kerjaannya morotin! Kalau uang di porotin masih bisa di tolorir tetapi kalau hati dan jiwa di porotin terus maka lama-lama ya drop sebelum bubar lebih baik jangan dibentuk dulu!

 

Sex

Rumah tangga tidak boleh tanpa sex atau kurang! Seorang istri yang merasa dirinya ternilai dan jual mahal terhadap suaminya didalam bidang ini sudah pasti akan menghantarkan suaminya menikmati hidangan lain! Hidangan ranjang ini tidak boleh disuguhkan oleh siapapun di tempat manapun! Makanan selera yang sangat privace ini tidak boleh dicicipi dengan adukan dan aroma yang berbeda di tempat lain. Namun bisa terjadi bila hidangannya tidak pernah disediakan di rumah dengan baik maka jangan salahkan pasangan akan “jajan” di manapun!
Seorang istri yang tidak betah di rumah menceritakan kepada penulis bahwa ia harus melayani suaminya setiap hari 5 kali! Ia sangat kelelahan, tapi kalau tidak suami akan mengancam menikah lagi! Istri tidak berdaya, sehingga melayani dengan baik tetapi merasa tersiksa! Ini keterlaluan memang! Berapa ukuran yang benar supaya suami merasa home sweet home dirumah? Tentu tergantung pasangannya!
Mengapa bisa di ijinkan istri lebih dari satu di kepercayaan lain? Karena hawa nafsu yang tidak terkendali bila suami kebutuhannya sexny  poinnya 8 dan sang istri hanya memberi 7 maka kruang 1 kemanapun suami akan mencari yang kurang 1 itu! Tetapi bila kebutuhan suami nilainya 8 dan sang istri memberi kebutuhannya sembilan 9 maka suami melihat wanita lain mengajaknya “ML” maka suami akan muntah-muntah, neg... lari terbirit-birit. Jangan sok rohani dan mengabaikan hal ini! Mimbar memang jarang di kupas soal Sex tetapi bukan berarti orang tidak terdidik dalam rumah tangga, Alkitab jelas mengatakan : 1 KOR 7:4      Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Inilah kebutuhan rumah tangga yang hampir tidak memakan biaya yang besar! Kalau yang ini saja kurang apalagi yang lain? Istri-istri tidak boleh jual mahal kalau kau melayani Tuhan dengan baik buktinya kalau melayani suami dengan baik. Demikian juga suami kalau kau mengasihi Tuhan dengan baik maka akan mengasihi istri dengan baik!

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.