Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini846
Kemarin811
Minggu Ini846
Bulan Ini17398
Total Pengunjung779243

IP Kamu 54.81.110.186 Monday, 20 August 2018

Guests : 78 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

NERAKA DALAM KELUARGA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

Ada lagi suami tukang judi, main perempuan suka gamparin istri, ada yang gebukin istri sampai babak belur. Dalam keadaan babak belur istri di seret ke penjara, gara-gara jual Tv. Sang suami mungkin  sogok pejabat negeri yang korup  dengan ratusan juta dan mobil baru asal sang istri masuk bui. Padahal sang istri yang takut Tuhan itu, terseok-seok dalam menghidupi anak-anaknya, sudah tidak bisa hutang di warung karena suami tidak memberi uang sama sekali, suami sibuk berjudi dan tidur dengan wanita-wanita import Taiwan itu! Dengan kekuatan uang sang istri yang takut Tuhan itu masuk bui dalam keadaan memelas dan penuh belas kasihan ? dimana Tuhan? “pikirnya, ibadah dan kesetiaannya kepada Tuhan tidak mampu melepaskan dari  jerat kemiskinan diri dan anak-anaknya sementara suami yang tidak pernah ke gereja bermewah-mewah judi di Malaysia, Batam dan sederetan negara-negara maju.

 

rupanya sang suami yang sudah di baptis pendeta sakti pakar baptisan selam itu tidak menjamin suaminya baik tetapi liar, busuk dan muklis alias  muka iblis. Sudah didamaikan Pendeta 5 kali masih saja istri mau di bunuh, dilempar kursi sampai kursi besi saja putus berkeping-keping untuk kena tembok bagaimana kalau kena kepala istri. apakah solusi buat suami yang tidak pernah mau bertobat dan memiliki nafsu membunuh istrinya?  Siapakah Pendeta yang masih bisa berkata kepada sang ibu : sabar ya ...berdoa saja, padahal hal ini berjalan lebih 5 tahun, yah... pendeta bisa ngomong yang jalanin ini lho setengah mati!
Ada lagi suami yang kasar dengan istrinya, saat berantem istri dilelepin di got sampai minum air kotor dan mati beberapa lama kemudian! Ketika suami sadar ia tidak bisa mengerti betapa ia begitu kejam berlutut di kaki Pendeta dan memohon mujizat dari Tuhan! sang Pendeta berkata apakah punya iman mujizat karena perbuatanmu itu? Sang suami berkata tidak, maka bukan mujizat tetapi sang istri lewat mengenaskan! Urusan kepolisian terus berjalan sementara satu anak hasil perkawinannya menangis tidak sadarkan diri melihat perkelahian orang tuanya. Padahal dua-duanya orang Kristen yang beribadah bersama!
Ada istri meninggalkan suami dan pergi dengan ”brondong”  perjaka muda, padahal anaknya masih kecil dan salah satu anaknya sakit tumor di kakinya. Sang istri dengan wajah tanpa dosa, hanya sekali-kali menengok anak-anak tanpa ada reaksi untuk memelihara. Keperluan menengok rumahnya ia hanya pikir apakah suaminya sudah jual rumah dan mendapat bagian separo dan kemudian mau pergi sama si brondong sendiri. Sementara suami tidak kerja, 2 anak kecil yang mengharapkan sang ibu kembali memeluknya tidak kunjung tiba juga! Sang suami bingung pengin cerai takut Tuhan tetapi kalau tidak anak-anak terlantar sementara yang istri pergi dengan brondong hidup dengan pria lain. Sakit memang karena takut cerai dan kutukan Tuhan sang suami hanya berdiam diri saja!
Kisah-kisah diatas bukan karangan balaka tetapi realitas yang penulis temui dan masih banyak perkawinan yang menjijikkan terjadi penuh kekejaman, pelecehan dan seribu satu lagi produk-produk iblis di konsumsi rumah tangga Kristen. Mau tidak mau harus di pikir ulang untuk menikah dengan orang yang tidak takut Tuhan sebab orang Kristen terkadang jauh lebih busuk daripada agama lain.  Yang rajin ke gereja saja bisa cerai apalagi yang tidak aktif malapetaka pasti ada di depan mata!

 

1. Terimalah apa adanya.
Memang seorang yang telah memilih seorang pria dia juga harus menerima keluarga dari suaminya. Ada istri yang alergy jika melihat keluarga suaminya datang demikian juga sebaliknya seorang suami bila menerima istri dia juga kawin dengan keluarganya! Ada pasangan jika melihat keluarga suaminya datang seakan-akan selalu meminta duit, padahal belum tentu kedatangannya selalu meminta uang. Istri yang takut suaminya memberi duit untuk keluarganya sangat pelit, takut miskin sebab memang dia berasal dari orang miskin. Kalau miskin secara jasmani bukan persoalan tetapi miskin jiwanya penuh ketakutan harta suaminya direbut oleh keluarganya. Ketika suaminya sakit, ia bingung kumpulkan barang-barang atas nama suaminya yang mana saja? Mulai kalkulasi padahal suaminya belum mati? Gimana kalau mati beneran?
Bila menikah dengan lain suku terimalah sukunya jangan malah membencinya, bila seorang Chiness menikah dengan orang pribumi, tidak harus pilih-pilih suku! Hari gini masih ada perbedaan pribumi dan non pri bumi, kalau ada slek dengan pribumi langsung mulutnya berucap dasar thikok (istilah kasar untuk pribumi) padahal suaminya juga pribumi! Perbedaan suku ini sering kali juga menjadi masalah dalam keluarga. Namun kalau sudah berani menikah lain suku jangan membeda-bedakan entah itu thikok atau china, terimalah kebudayaan ke dua suku dengan baik!
Tingkat pendidikan yang juga merupakan kesenjangan pola pikir! Penulis mengenal seorang istri dengan lulusan S1  menikah dengan pria yang SD saja tidak lulus tetapi keduanya mulus berjalan tanpa hambatan saling pengertian. Sang istri menopang suaminya karena rasa kasih yang mendalam tanpa adanya perbedaan dalam segi pendidikan tersebut! Namun suami yang lulusan SD juga tidak merasa minder sementara sang istri tidak perlu sombong! Kasih menyatukan mereka. Tapi walau apapun tindakan orang yang tidak berpendidikan tetap jauh sekali dibanding orang yang berpendidikan, perkataannya kelihatan dan tingkah lakuknya kurang pola pikir dengan benar! Namun kesenjangan pendidikan ini sering kali menjadi neraka bila tidak diantisipasi dengan benar!
2. Wanita Karir
Bagi wanita karir yang tidak pernah di rumah karena memburu harta diluar, sementara suami juga aktif di luar rumah, apa mau dikata orang luar bila ketemu di rumah biarlah rasa kangen itu menghiasi rumah tangga. Kehilangan rasa respek dan manja dari pasangannya karena sudah terbiasa di luar akan menjadikan pasangannya jauh dimata dan jauh di hati! Rasa manja yang telah hilang dari sang istri bagaikan kendaraan yang membawa suaminya pergi jauh ke terminal-terminal wanita lain.
Kekurang perhatian suami terhadap istrinya dan tidak memenuhi kebutuhannya yang paling dalam untuk sang istri akan membawa sang istri jatuh ke pelukan pria lain. Nyeleweng sih tidak tapi lirikan mata tidak lagi tertuju kepada suami tetapi kepada pria yang lain. Tidur boleh seranjang tapi sudah pasti mimpinya berbeda. Bila pasangan suami istri bisa mencukupi kebutuhannya paling dalam jiwa maka itu bagaikan menutup pintu rapat-rapat, tetapi jika keduanya tidak memenuhi kebutuhannya maka bagaikan membuka jendela semakin lebar sehingga membiarkan orang menengok ke dalam semakin lebar memampukan jendela itu ngablak-ablak  dan jangan salahkan bila orang bisa masuk ke dalam.
Masih banyak neraka yang bisa tercipta dalam rumah tangga, dari ketidak dewasaan, kerohanian dan segudang lainnya. Namun harus disadari jangan membentuk istri seperti maunya suami sebab tidak mungkin wanita bisa seratus persen memenuhi keinginan laki-laki namanya juga wanita. Demikian jangan membentuk suami seperti apa yang istri mau, apapun juga tidak mungkin bisa karena namanya laki-laki bisa memenuhi kebutuhan wanita dalam segala hal namanya laki-laki koq diminta kayak cewek emange banci... tapi hendaklah suami membentuk seperti apa maunya Kristus demikian juga istri membentuk apa yang menjadi maunya Kristus sendiri. Kalau sudah demikian maka yang terjadi satu irama saling bisa menerima! Amin

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.