Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini19
Kemarin646
Minggu Ini665
Bulan Ini12007
Total Pengunjung726964

IP Kamu 54.162.227.37 Tuesday, 19 June 2018

Guests : 39 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

Kami sedang membangun ruangan Ibadah 17 x 10 Meter
Kami bersyukur untuk yang berkenan berpartisipasi dan menyelesaikan melalui dana yang disalurkan ke rekening :
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

LAPORAN PENERIMAAN AKAN DIKIRIMKAN 

KEPADA YANG BERSANGKUTAN

 

1

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

PERKAWINAN SEJENIS AWAL PETAKA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th,M.Pdk

 

Alkitab menginformasikan dengan akurat bahwa menjelang kedatanganNya yang kedua kali penduduk dunia semakin tidak jelas. Perkawinan ngawur, asal-asalan bak mainan, kawin cerai, dan keluarga berantakan sampai kepada perkawinan yang kelainan, menjijikkan, super najis dengan perkawinan sejenis. Orang harus sadar akan peringatan  Alkitab, "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan,sampai kepada hari Nuh masuk kedalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia (Mat 24:27-29)

Perkawinan seperti tukar pakaian yang gampang bosan dan diganti. Prediksi penulis roma sudah jelas, “Karena itu Allah menyerahkan  mereka kepada hawa nafsu  yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.  Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki  , dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan  mereka (Roma 1:26-27)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa sekarang era merebaknya homosexsual dan Lesbian yang memproklamirkan diri dalam kemerdekaannya. Atas nama Hak Azasi Manusia mereka tampil tanpa malu-malu, muka badak dan wajah tembok seolah-olah tanpa dosa. Kenajisan menjadi modal barang dagangan yang dipertontonkan dan dijual bebas. Celakanya gereja harus merestui hubungan mereka kalau tidak para pendeta harus antri masuk penjara! Inilah dunia yang didalamnya iblis telah berkuasa dan menjadikan para homo dan lesbi menjadi peragawan dan peragawatinya, yang seolah-olah berjalan di catwalk untuk di lihat, dikagumi dan diakuinya.  Mau tidak mau kita yang masih hidup dan bernafas harus melihatnya dan tidak bisa menutup mata dan telinga kalau tidak mau dikatakan jadul dan kurang update.

Si ular tua alias iblis boleh bersorak dengan skandal di Taman Eden dimana keluarga pertama sebagai lembaga yang Allah bentuk  telah dijungkirbalikkan imannya sehingga Adam dan istrinya terusir dari Taman Eden. Namun Allah menggunakan opsi kedua dengan membentuk lembaga gereja yang di dalamnya keluarga-keluarga akan dipulihkan dengan DNA baru. Iblis tidak bisa berkutik ketika lembaga yang Allah bentuk berdiri yakni gereja Tuhan karena di dalamnya Roh Kudus menjadi Komandan yang akan membawa dalam seluruh kebenaran. Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja memastikan bahwa keluarga merupakan lambang hubungan Kristus dengan JemaatNya (Ef 5:25).

Iblis mau mencoba mempertontonkan gereja telah gagal merevisi kesalahan Adam pertama sebagai keluarga. Iblis tidak berhasil mengaduk-aduk gereja maka Ia merusak intitusi keluarga dimana ada ayah, ibu dan anak. Perkawinan sejenis tidak akan menunjukkan figure Ayah, ibu sebagai wakil Tuhan di bumi untuk anak-anaknya. Bagaimana kasih Bapa kepada anaknya pupus tidak akan pernah ada karena tidak akan pernah hadir seorang anak dari perkawinan sejenis kecuali adopsi itupun menjijikkan. Bayangkan seorang anak hanya punya bapak dan bapak, bukan bapak dan ibu demikian sebalikanya seorang anak hanya punya ibu dan ibu dan bukan bapak dan ibu, itu bagaikan dagelan di dunia modern. Asli lucu!

Perkawinan yang wajar perlu merenungkan sebuah kebenaran : Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah (Ibrani 13:4). Petrus mengingatkan kita, bahwa…Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang salehdari pencobaan  dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman, terutama mereka yang menuruti hawa nafsunya   karena ingin mencemarkan diri dan yang menghina pemerintahan Allah. Mereka begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat kemuliaan , padahal malaikat-malaikat sendiri, yang sekalipun lebih kuat dan lebih berkuasa dari pada mereka, tidak memakai kata-kata hujat, kalau malaikat-malaikat menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah.  Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa   seperti binatang liar,  dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari,  mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu. (2 Petrus 2:9-13)

Orang Kristen harus bungkam kalau berbicara tanggal dan waktu kedatanganNya. Namun Allah memberi sinyal yang jelas, seperti demam memberi sinyal adanya penyakit, demam sekarang sudah mencapai 40o C yang kalau tidak diantisipasi maka akan menjemput ajal yang berarti kedatangan Tuhan menjemput kita. Alkitab menceritakan bahwa Murka Allah akan turun bila didahului dengan para homo yang “show off” memamerkan diri. Bermula dari kehadiran Malaikat yang disinyalir menjelma menjadi pria tampan atletis dan sispack bertandang di rumah keluarga lot yang kemalaman dan menginap, maka peristiwa tercatat dengan rapi, …tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom   itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu.  Mereka berseru kepada Lot: "Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka. (Kej 19:4-5). Untuk itu kata Sodom berasal dari bahasa latin  peccatum Sodomiticum yang berarti “Sin of Sodom” atau dosa dari bangsa Sodom.

 Selajutnya Petrus mengingatkan : “jikalau Allah membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api,  dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan  untuk mereka yang hidup fasik  di masa-masa kemudian,  tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang  yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, -- sebab orang benar ini  tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa –( 2 Petr 2:24,6-8)

Perlu menjadi renungan bagi kita mengapa Iblis bersemangat merusak keluarga? Mengapa iblis tidak merusak Negara-negara yang bebas polygamy, polyandry, Negara-negara yang mengijinkan para wanita diperlakukan kelas dua? Dimata Allah mereka bagaikan kapal titanic yang pasti tenggelam jadi sudah ditentukan untuk dibinasakan, sudah tidak bisa diperbaiki karena itu merupakan standar kebenaran yang mereka sudah miliki. Alkitab mencatat semua itu hanya ajaran manusia (Kol 2:22, Mat 15:9) Iblis justru menyerang pusat-pusat kekristenan yang menjadi mayoritas, dimana perkawinan yang merupakan lambang Kristus dan jemaatNya? Iblis mau menunjukkan bahwa hubungan Kristus dan JemaatNya sudah rusak dan tidak ada gambaran lagi sebab Iblis tidak bisa merusak lembaga kedua yang Allah bentuk yakni gereja. Gereja semakin berkembang, dan Kepala Gereja sendiri yakni Yesus Kristus akan datang menghancurkan pekerjaan Iblis (1 Yohanes 3:8).

Matius 16:18 mengajarkan : “ Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus  dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kekristenan semakin dihambat semakin merambat,  tidak pernah  kekristenan pudar sebab Roh Allah yang  memimpin kebenaran yang semakin semarak sampai dunia ini penuh pengajaran akan firman Tuhan. Orang Indonesia tidak sadar bahwa mayoritas dunia ini percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat. Jika orang berpikir waras maka Mayoritas dunia yang percaya Yesus akan menjadi serangan iblis, supaya pengikutNya berkurang dengan berbagai macam pemurtadan sampai kedatangan Antikris yang memang sebagai sesi terakhir penyiksaan akan orang-orang Kristen secara Internasional.

Hukum perkawinan Alkitab satu di tambah satu adalah satu, suami dan istri adalah satu,demikianlah mereka bukan lagi dua , melainkan satu, Karena itu apa yang dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan manusia (Mat 19:6). Perkawinan ini berangkat dari citra dan gambar Allah (Kej 1:26-27) manusia bukan saja rekreasi harus kreasi yakni beranak dan bercucu. Perkawinan sejenis merupakan pelecehan terhadap gambar dan rupa Allah. Identitas gambar dan rupa Allah bukan saja rusak tetapi berantakan, berkeping-keping oleh pekerjaan iblis yang sangat mempermalukan!

Tidak akan pernah ada pria sejati atau wanita bijak diluar Kristus Yesus. Perkawinan adalah lembaga yang Allah bentuk dari dua pribadi yang berbeda dan menjadi satu, pria dan wanita yang berdosa memungkinkan mereka tidak bisa menyatu karena dosa oleh sebab itu harus ada pihak ketiga yang bisa mempersatukan yakni Kristus Yesus. Suami tidak bisa menuntut istri menjadi seperti maunya demikian juga sebaliknya. Suami dan istri harus menjadikan keduanya menjadi seperti apa yang Kristus inginkan! Memang harus diakui tidak ada perkawinan sempurna. Setiap suami ada kelemahan dan setiap istri demikian juga namun bila kelemahan itu menjadi fatal maka alternatif perkawinan model Lucifer si ultar tua itu menjadi pilihan orang-orang yang najis

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.