Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini647
Kemarin791
Minggu Ini3818
Bulan Ini16053
Total Pengunjung590601

IP Kamu 54.81.139.56 Friday, 24 November 2017

Guests : 89 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 09.00 WIB
 
Hotel BnB Lt. M
JL. Boulevard Bukit Gading Raya, Kota Jakarta Utara
DKI Jakarta 14240
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
khusus hamba Tuhan dan Guru Agama Kristen
PIN BB : 7CA63E7F
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

AROMA REALITAS

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Makluk penghuni planet bumi ini mulai ketar-ketir dalam melihat realitas kehidupan. Hari gini masih ditemukan busung lapar, lepra dan lumpuh layu alias polio. Deretan penyakit kuno di zaman entah berantah  kembali menunjukkan eksistensinya menjangkiti orang-orang modern. Semua bencana yang lain seolah-olah menari-nari mempertontonkan dirinya supaya dilihat dan sekaligus dinikmati oleh orang-orang yang hidup di muka bumi ini.

 Seharusnya orang dari kamar operasi kemudian masuk

ruang pesta untuk merayakan kesembuhannya tetapi di jaman sekarang orang dari kamar pesta masuk ruang operasi sebab semua makanan enak yang menjadi selera kehidupan sudah memicu kolestrol, darah tinggi, asam urat dan masih segudang lainnya, bisa membuat orang “nggeblak”  terkapar tidak berdaya dengan pakaian lengkapnya! Yang enak saja bisa bikin penyakit apalagi yang jorok!
       Bila diibaratkan makanan maka semua penyakit dan kesulitan terhidang didepan mata, mau tidak mau orang harus mengunyah aroma realitas dengan berbagai bumbu yang tidak sedap di dengar apalagi disantap dalam kehidupan ini!
       Ulangan 32:24 mengatakan : “Apabila mereka sudah lemas karena lapar dan merana oleh demam  yang membara, dan oleh penyakit sampar, maka Aku akan  melepaskan taring binatang buas kepada mereka, dengan racun  binatang yang menjalar di dalam debu”. Dari ayat ini Tuhanpun seolah-olah tidak menghentikan berbagai macam kesulitan bahkan membiarkan racun itu menjalar seperti debu persis senjata pemusnah massal atau penyakit SAR yang penyebarannya melalui udara, bagaikan debu yang kecil tapi mematikan!

       Entah siapa yang membuat  alam dendam kesumat dan tidak bersahabat dengan tatanan kehidupan. Musim saja plintat-plintut tidak punya kepastian seharusnya kemarau tapi hujan berhari-hari. Ramalan cuaca yang ditawarkan oleh badan meterologi dan geofisika gagal total tanpa adanya perbaikan informasi! Kata orang : “kalau begini terus bisa menjadi bahaya, nanti demikian prediksinya masa musim hujan menjadi kemarau, bisa-bisa paceklik dan Indonesia sudah tidak punya duit lagi untuk beli beras, rakyatnya kelaparan dan jadinya apa? Geger dan kerusuhan lagi”! Mudah-mudahan prediksi ini ngawur dan tidak berdasar, anggap aja angin lalu!
 Deretan malapetaka sepertinya dicurahkan dari sangkaka Allah entah yang sudah keberapa. Ditemukan bahwa air kota tidak layak dikonsumsi untuk diminum.  Bagi negara-negara maju standar air minumnya sudah menggunakan RO yakni air beroksigen. Namun dinegara-negara berkembang air yang sudah tidak layak dikonsumsi hanya diberi tawas atau obat-obatan lain supaya air kelihatan jernih di mata! Padahal bakteri didalamnya masih hidup, bagaimana tidak, air itu berasal dari got dan kumpulan sampah yang mengapung. Disaring dan dimodifasi dalam kemasan, nampak jernih dan layak diminum. Padahal itulah malapetaka orang-orang kota yang mengkonsumsi air kotor setiap saat! Air kemasan terbaikpun masih mengandum logam berat, bahkan rumor yang ada mereka menipu konsumen dengan menyedot air pam bila sumber mata air pegunungan mulai menipis, dan kemudian menjadikan  campuran air kemasan dengan mengakui dari mata air yang menyegarkan!
       Teki-teki kiamat yang tidak jelas dihari mendatang, nampaknya terjawab sudah dengan berbagai fenomena malapetaka yang bertubi-tubi. Kejahatan yang subur, rimbun dan membuahkan aneka korupsi, pembantaian dan pengeboman merupakan kiamat kecil, dikit-dikit lama-lama menjadi bukit!
       Kalkulator Tuhan mulai menghitung bahwa manusia di bumi ini sudah seperti Nuh dengan tingkat kejahatan yang meroket dan kebaikan dan kesantunan yang defisit! Orang mulai penuh iblis seperti ananias dan Safira dan berbeda dengan Petrus yang penuh dengan Roh Kudus! Pantas saja dunia ini mengarah keambang kiamat! Agama yang seharusnya untuk mencari Tuhan tetapi malah mencari musuh dan rame-rame kroyokan menyengsarakan agama tetangga sebelah yang adem ayem penuh kasih tanpa dendam.


Mayat menjadi pupuk

 Ancaman tsunami yang lebih besar masih dipelupuk mata! Tsunami bukan kisah lama yang harus dilupakan tetapi perlu diantisipasi. Bangkok sudah berhasil membuat peringatan dini datangnya bencana dengan menelan jutaan dollar, Indonesia masih terbengong-bengong membenahi infra struktur dengan kerusakan yang dasyat bukan maha dasyat sebab masih ada dihari kiamat!
 Semakin manusia jahat maka natur kejahatan itu akan membuahkan malapetaka. Deposito kejahatan menanti jangka waktunya untuk menghasilkan bunga bencana yang dasyat! Orang mengukir malapetakanya sendiri ketika mereka meninggalkan Allah dan menganiaya orang-orang percaya!
 Lihatlah negara mana yang kekristenannya di kebiri dan tidak ada malapetaka? Hampir mustahil bukan? Mesir yang menindas Israel saja dibabat Tuhan apalagi negeri yang membakar gereja dan menganiaya HambaNya, sodom dan gomora atau banjir nuh dengan segala malapetakanya akan menanti didepan mata! Lihat saja!
       Alkitab menceritakan secara rinci berbagai macam malapetaka yang ada di dunia ini bahkan yang akan datang settingannya sudah jelas. Tuhan sudah memperingatkan bahwa badai itu membuat orang tidak bisa mengubur seluruhnya sebagian mayat sengaja dibiarkan dan menjadi pupuk di bumi yang sudah ditumpahi darah orang-orang tidak berdosa!
       Yermia 25:32-33 mengatakan : “Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka  akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan  berkecamuk dari ujung-ujung bumi. Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati  terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.”
       Mengerikan bukan? Namun Alkitab berbicara semua itu baru permulaannya! Itu hanya latihan melihat bencana yang mengerikan yang akan datang, cawan demi cawan yang memiriskan hati akan menghampiri manusia satu persatu karena kejahatan yang sudah ada diambang batas kehidupan! Kejahatan dan dosa bagaikan rute yang membawa umat manusia kedalam penderitaan terus menerus akhirnya sampai ke terminal yang namanya neraka yang merupakan sumber dari bencana kekal!


Hidup di Bawah Lubang Ozon

 Lapisan ozon semakin menipis, yang membuat sinar matahari tidak lagi bersahabat malah menjadi musuh yang menimbulkan kanker kulit! Juga menipisnya udara bersih oleh polusi knalpot membuat syaraf-syaraf manusia dipicu gampang stress dan mudah marah meledak-ledak hanya persoalan sepele saja! Orang harus sadar bahwa yang dihirup dikota besar ini sudah tidak sehat lagi akibatnya tatanan kehidupan menjadi tidak waras, rentan penyakit dan memperpendek umur manusia. Artikel dibawah ini adalah cuplikan dari internet dan berbagai sumber lainnya.
       Lapisan ozon pelindung Bumi sudah lama diketahui ada yang tipis sampai berlubang. Itu gara-gara digerus oleh freon R-22 dari AC mobil, AC kantor, dan lemari es yang dibuang sembarangan di selokan terbuka karena alatnya di-service. Zat buangan seluruh dunia ini kemudian menguap dan terpelanting oleh perputaran Bumi ke kutub-kutub. Di sanalah ia menggerus lapisan ozon sampai tipis.
       Perusakan ozon juga timbul karena tumpukan CO2 hasil muntahan cerobong pabrik dan knalpot-knalpot kendaraan bermotor. Celakanya, melalui lubang ozon ini, sinar ultraviolet B dari matahari masuk atmosfer kita, dan menimbulkan penyakit kanker kulit pada orang-orang yang tidak melindungi diri terhadap paparan sinar itu. Kulit jadi gatal-gatal merah dan sulit disembuhkan dengan obat dokter. “Apa iya?” tanya skeptisi yang tidak percaya begitu saja kepada “kabar burung”.
       Ada baiknya kita mencermati buktinya yang diungkapkan Associated Press. Penduduk kota Punta Arenas di ujung paling selatan Amerika Selatan, menghadapi kenyataan akibat bolongnya lapisan ozon itu di Kutub Selatan. Halaman rumah mereka sudah lama tidak hijau lagi seperti halaman kita di Indonesia, karena tiap tanaman yang tumbuh selalu merana. Setiap hari, Badan Meteorologi dan Geofisika mereka menyiarkan ramalan cuaca, berisi laporan perkembangan besarnya lubang ozon di langit mereka, seperti laporan perkembangan suhu dan hujan pada kita.
       Setiap tahun, selama beberapa hari antara 1 September dan 31 Desember, lubang ozon itu mencapai ukuran yang paling besar (kurang lebih 29 juta km2), dan melayang persis di atas kota itu. Saat itu keadaan lalu dinyatakan “siaga merah”. Selama beberapa hari, mereka dianjurkan pihak berwajib, untuk memakai topi sombrero yang lebar tepiannya, kaca mata hitam, kemeja lengan panjang, celana yang panjang juga, dan losion pelindung kulit pada bagian badan yang tidak terlindung, kalau berada di luar rumah.
 Kota Punta Arenas yang berpenduduk 120.000 jiwa itu merupakan satu-satunya daerah yang terpapar bulat-bulat sinar ultraviolet B, penerobos lubang ozon. Diukur dengan spectro-radiometer, kepekatan lapisan ozon sudah kurang dari 200 satuan Dobson di skala pengukur ozon. Sewaktu-waktu bisa bolong sama sekali, seperti di kutub selatan. Padahal di tempat lain di muka Bumi, kepekatannya masih normal, setebal 400.
Untuk berjaga-jaga, jangan sampai orang terlambat mengetahui ambang batas ketipisan ozon, mereka memasang Solar stoplight di beberapa tempat, seperti perempatan jalan, pasar swalayan, dan tempat umum lainnya. Alatnya seperti jam, dengan jarum yang dapat menunjuk ke warna hijau kalau normal, dan merah kalau sudah gawat, tertimpa el agujero (lubang). Cepat-cepat mereka memakai kaca mata hitam dan losion. Kalau tidak, risiko menderita kanker kulit sangat besar.
       Tetapi anehnya, masih ada orang yang tidak menghiraukan bahaya ini. “Lubang ozon? Tak pernah dengar saya!” jawab Manuel Lemus, seorang nelayan udang, yang ditanyai petugas kesehatan kota. Ia tetap meneruskan pekerjaannya memasang bubu di terik matahari tepi laut di tengah hari bolong, tanpa pelindung mata, kepala, dan kulit tubuh, meskipun seluruh kota bersiaga merah. (TST/SS)
 Secara kiasan Yohanes menuliskan matahari yang gelap gulita yang menimbulkan berbagai penyakit! Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah  asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari  dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi  dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa  kalajengking-kalajengking di bumi. Dan kepada mereka dipesankan supaya mereka jangan merusakkan  rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai material Allah di  dahinya. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia,  melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan  siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat  manusia. Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka  tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi  maut lari dari mereka (Wahy 9:2-6)
 Kompas edisi 12 Juni  2005 mengkisahkan Indonesia ikut terlibat dalam perubahan iklim secara global, demikianlah artikelnya. Ilmuwan yang memperhatikan proporsi karbon dioksida di atmosfer lima tahu lalu terkejut oleh besarnya peningkatan jumlah karbon dioksidah yang mereka temukan, dan keterkejutan tersebut mungkin memacu peneliti untuk berpikir ulang bagaimana kita memahami siklus global karbon.
Karbon dioksida adalah salah satu gas kunci dalam terjadinya efek rumah kaca. Semakin banyak gas ini diatmosfer semakin banyak panas yang diserap atmosfer dan semakin hangat bumi.
 Dalam keadaan normal karbon berpindah dari lingkungan ke atmosfer dan kembali ke dalam lingkungan permukaan bumi. Gas ini juga diserap di tanah dan lautan dan kemudian dilepaskan ketika membakar bahan bakar fosil. Mempertahankan siklus karbon yang normal esensial dalam menghindar dari perubahan iklim global. Namun pada tahun 1997/1998 siklus itu mengalami kekacauan ketika kebakaran meluas terjadi di Indonesia dan terjadi berbulan-bulan membakar hutan gambut dan dengan demikian melepaskan karbon tersimpan itu ke atmosfer dalam jumlah amat besar. Hal yang mengejutkan para peneliti adalah bahwa kebakaran di Indonesia itu semula dipandang sebagai peristiwa lokal. Kebakaran itu seharusnya tidak mempengaruhi perubahan iklim global. Tetapi bersamaan dengan terjadinya El Nino yang menimbulkan kekeringan di berbagai tempat kebakaran itu memperparah masalah dan memperlihatkan bahwa bahkan peristiwa lokalpun dapat menyebabkan pengaruh secara global! 


Antisipasi orang percaya

 Gonjang-ganjingnya di bumi ini akibat alam roh yang amburadul. Setiap kejahatan akan menghasilkan kejahatan berikutnya demikian juga akan kebaikan! Namun dimensi roh yang mencatat seluruh kinerja moralitas manusia dan merekam tingkah polahnya memberikan catatan bahwa saldo kejahatan sudah sedemikian tingginya, bunganya juga selangit melimpah dapat dinikmati oleh banyak penduduk! Fenomena ini harus diantisipasi dan dihentikan sebelum roh kejahatan itu berinkarnasi kembali dalam bentuk tubuh manusia yang super jahat seribu persen! Boleh percaya boleh tidak kalau Allah yang maha baik berinkarnasi dalam tubuh fana didalam Kristus maka sebaliknya kejahatan tidak akan mau ketinggalan terus reinkarnasi kedalam tubuh-tubuh fana artinya orang-orang yang super jahat yang nyata dimata banyak orang inilah pemimpin yang paling jahat di dunia!
 Mengantisipasi hal tersebut sebaiknya anak Tuhan mengingat peringatan Yohanes: “Barang siapa yang yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat  jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan  barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya! (Wah 22:11).  Bumi yang ditaburi oleh banyak kejahatan akan menghasilkan tumbuh-tumbuhan liar yang mematikan penduduknya sebaliknya anak-anak Tuhan harus menanam benih kebaikan dan kekudusan sebab natur kebaikan akan menghasilkan keindahan. Mumpung masih ada kesempatan marilah berbuat kebaikan agar hasilnya dapat dinikmati generasi yang akan datang yakni kebaikan juga!
 Fenomena malapetaka yang menimpa seharusnya membuat orang percaya tidak ketar ketir dan miris dihati tetapi sebaliknya orang percaya harus menyadari bahwa kedatanganNya sudah mendekat! Tidak ada kamus ketakutan dan kekuatiran sebab pengantin akan datang dan dapat dipastikan penyambutan mempelai akan mendatangkan sukacita sorgawi. Lihat saja seluruh kitab wahyu sebelum penutupan kitab wahyu yang menceritakan tentang langit dan bumi baru, lihatlah kerusakan ada disana-sini, wabah penyakit menjalar, gempa yang memindahkan pulau, tsunami yang memporak-porandakan penduduknya dan senjata pemusnah massal yang membantai umat manusia. Sesudah produk-produk iblis dipertontonkan dan memang harus dilihat oleh makluk hidup di bumi bahwa setan membawa kehancuran! Namun anak-anak Tuhan akan muncul dalam kemenangan bersama Tuhan! Daniel sendiri mengingatkan bahwa : “Dan orang-ornag bijaksana akan bercahaya seperti cahaya  cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada  kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya (Dan 12:3).
( This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )           

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.