Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini445
Kemarin752
Minggu Ini3780
Bulan Ini14889
Total Pengunjung776734

IP Kamu 54.92.182.0 Friday, 17 August 2018

Guests : 77 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

PEMIMPIN TERPILIH

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Kisah Rasul 6:3 pilihlah mereka yang terkenal baik, dan penuh Roh dan hikmat untuk tugas itu.

Sebuah Negara maju ditandai dengan cerdasnya masyarakat memilih orang yang tidak sempurna menjadi seolah-olah sempurna untuk menyempurnakan ketidaksempurnaan menjadi sempurna berstandar masyarakat luas. Namun ketidaksempurnaan pemimpin yang dipilih tidak boleh “bottomless” dibawah standar dalam moralitas, emosi, keluarga, pekerjaan dan karirnya. Orang yang hampir sempurna dan setengah dewa saja memimpin sebuah Negara akan banyak mengalami kesulitan dalam meminimais kebrobokan moral dan kejahatan yang semakin merangkak naik secara signifikan apalagi mereka yang terpilih cacat dalam karir dan rumah tangga dan kepribadian yang arogan dalam ambisi yang menggila.

Yesus sendiri menyatakan bahwa dirinya tidak ada dosa dan masyarakat luas boleh mengkritisi kesalahannya. Ia berucap : Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? (Yoh 8:6). Namun ketika Yesus divonis mati di salib karena fitnah para hakim korup itu, namun apa yang terjadi di masyarakat? Mereka tetap memiliki konsep yang benar. Lihatlah konsep masyarakat tentang pribadi yang divonis oleh kesalahan pengadilan agama? Masyarakat mengetahui bahwa Yesus Kristus orang yang dirindukan menjadi pemimpin, Ia pribadi yang benar, berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan diseluruh negeri namun diperlakukan tidak adil oleh mahkamah agama (Lukas 24:18-21). Jika Yesus Kristus mengikuti pemilihan Presiden, sekalipun divonis salah maka Dia akan menang sebab pada dasarnya karya dan pekerjaanNya dinikmati oleh masyarakat banyak. Hanya orang benar yang akan memilih orang benar sekalipun dimata hukum dinyatakan salah. Buktinya bahwa sekarang Yesus Kristus dipilih oleh hampir mayoritas dunia ini mempercayai Dia sebagai Tuhan dan Juru selamat selain Indonesia yang hanya mempercayai Dia sebagai seorang nabi tidak lebih untuk itu.

Sekalipun Yesus Kristus mengatakan bahwa bila engkau ditampar pipi kanan berikan pipi kirimu (Lukas 6:29), namun Yesus Kristus pribadi yang matang dalam berpikir penuh hikmat dalam bertutur kata,  ketika di pengadilan Ia ditampar pipi kiri, maka Yesus tidak memberikan pipi kanannya ia balik bertanya : ‘"Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Yoh 18:23). Apakah Yesus menyangkali ajaranNya? Tidak sama sekali, malah justru Ia ingin menegaskan bahwa setiap tindakan harus ada dasarnya. Masih ada usaha di pengadilan untuk menyatakan kebenaran, walaupun akhirnya gagal.

Sebagai orang percaya mari kita sadar mengerti dalam mengambil keputusan yang benar. Agar kita tidak menempatkan orang yang salah dalam memilih. Sebagai hamba Tuhan saya prihatin melihat ketidakbenaran dan kekacauan system yang amburadul, namun demikian kita harus berhikmat dalam memilih agar tidak salah dimata Tuhan.  Pililhan harus diletakkan untuk orang benar, karena orang yang bobrok akan memilih orang yang bobrok sebab dimanapun hukumnya kambing akan kumpul dengan kambing dan merpati akan berkumpul dengan merpati. Bila ada kambing bandot berkumpul dengan merpati pasti ada pihak ketiga yang terlibat. Celakanya jika banyak preman dan kebodohan yang menyebar secara signifikan maka pemimpin yang terpilih tidak lebih dari itu! Namun jika mayoritas negeri ini dihuni oleh orang-orang cerdas dan memiliki kehidupan yang benar maka orang yang berdiri menjadii pemimpin adalah orang benar dan pilihan Allah.

Alkitab memerintahkan kita untuk memilih seseorang yang terkenal baik. Artinya bahwa orang harus memiliki track record perbuatan baik. Mengapa masyarakat dunia ini memilih Yesus kristus sebagai Tuhan dan Juru selamatnya? Karena Yesus sendiri selalu berbuat baik. Kisah Rasul mencatat dengan jelas, :” yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia (10:38)

Orang yang layak memimpin negeri ini adalah orang yang penuh Roh dan hikmat. Standar pemimpin adalah orang yang penuh Roh. Raja Firaun memilih Yusuf karena ia dianggap penuh Roh Allah. Kejadian 41:41-42  Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir." Sesudah itu Firaun menanggalkan cincin meterainya dari jarinya dan mengenakannya pada jari Yusuf; dipakaikannyalah kepada Yusuf pakaian dari pada kain halus dan digantungkannya kalung emas pada lehernya. Negeri yang dipimpin oleh orang yang penuh Roh akan mengalami kemajuan yang luar biasa.

Demikian juga raja Nebukadnezar  Belzasar memilih Daniel menjadi orang kepercayaan mereka yang aktif dipemerintahan karena penuh Roh para Dewa (Dan 4:9,18) Tanda orang yang penuh dengan Roh adalah mereka selalu mengandalkan Tuhan. Mengapa orang harus lahir di dalam roh dan air? Prinsip utama air adalah merendah. Jadi jangan memilih orang yang arogan, sombong seolah-olah hebat dan mampu. Pilihlah orang yang penuh roh artinya rendah hati (Yohanes 3)

Pilihlah orang yang penuh hikmat. Standar Alkitab para pemimpin harus penuh hikmat. Artinya mereka yang naik kepermukaan harus takut Tuhan dan berakal budi (Maz 110:10). Bila kita memilih Presiden bertentangan dengan apa yang Alkitab kehendaki maka kita akan kedapatan bersalah dimata Tuhan.

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.