Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini845
Kemarin811
Minggu Ini845
Bulan Ini17397
Total Pengunjung779242

IP Kamu 54.81.110.186 Monday, 20 August 2018

Guests : 45 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

 

SAYAP-SAYAP KUTUKAN

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Semua yang pernah terucap dari bibir ini akan memiliki gaung yang tidak pernah bakal hilang! Seperti bayang-bayang yang selalu mengikuti seseorang demikian juga perkataan seseorang akan terrecord di hadapan Allah Sang Pencipta! Yesus Kristus dari Nazaret itu mengatakan bahwa : “Tetapi aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggung jawabkannya pada hari penghakiman (Mat 12:36)! Dihari Penghakiman orang-orang akan tercengang dan bengong serta bingung bahwa semua yang pernah keluar dari mulut ini akan diungkapkan Tuhan dan Ia minta pertanggungan jawab!

Read more: SAYA-SAYAP KUTUKAN

IRONISNYA MENJADI MANUSIA
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
 
 
 

Namanya manusia, sehebat  apapun hasil karyanya  tetap saja berasal dari seonggok  debu tanah liat (Kej 2:7). Walau di dalamnya ada “chips” nya Sang Pencipta yang berdurasi kekal dan tiada tanding  (Kej 1:26), manusia dikemas dalam kesementaraan dan sangat membumi. Makluk mulia ini didisain dari barang yang sangat rapuh, gampang rusak, keropos dan sangat terbatas dan cepat kadaluarsa. Mengapa Allah menciptakan manusia dengan barang yang tidak bernilai sama sekali? Padahal  pada hari dimana manusia tercipta ada begitu banyak bahan yang lebih layak, indah bahkan  yang lebih kuat yang bisa dipakai untuk membentuk Adam namun realitasnya Allah tetap mengambil keputusan memodifikasi makluk yang paling mulia dari debu saja. 
 
Allah sengaja mengesampingkan bahan yang sudah ada seperti kayu, batu, kulit binatang bahkan mengesampingkan emas, batu-batu permata, damar bedolah, krisopras (Kej 2:11-12) dan dengan tangan yang trampil Allah mensetting manusia dari bahan sederhana  yang  tidak tahan api, gelombang dan badai apalagi puting beliung menjadi makluk hidup. Manusia bisa terhapus di muka bumi ini bila malapetaka seperti bencana air bah, gunung meletus, nuklir  manusia sehebat apapun akan tidak berdaya. 
KEBENARAN TANPA ROH
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
 

Nurani manusia sering  kali menjadi tumpul karena kemuliaan Allah yang telah sirna. Sederas apapun aliran-aliran kebenaran mengalir tetap saja hatinya membatu karena kuatnya dosa yang telah bercengkerama entah berapa generasi dalam garis keturunannya. Sekalipun Yesus sendiri turun ke bumi memberitakan Kerajaan Allah sudah datang, aneka mujizat di pertontonkan dan orang mati di bangkitkan serta  kotbah disampaikan berbusa-busa, tetap saja tidak mengubah keadaan. Hati mereka sama sekali tidak tercerahkan, memberontak bahkan melawan Sang Pencipta dengan menyalibkan Sang Putra Kudus. Model masyarat ini persis, apa yang  Paulus ajarkan pada Jemaat di Roma : “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap ( 1:22).

Read more: Kebenaran Tanpa Roh

 
KENYANG AKAN PERKENAN
 
 
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
 
 
 

Ulangan  33:22 Tentang Naftali ia berkata: "Naftali kenyang dengan perkenanan dan penuh dengan berkat TUHAN; milikilah tasik dan wilayah sebelah selatan." 
 
 
 
 
Nalar manusia biasanya diperas untuk memenuhi semua kebutuhan hidup. Namun orang  lupa bahwa kepuasan hidup tidak ada batasnya. Pengkotbah mengatakan : “Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar (1:8) Ketika socrates dicela karena makan sedikit maka ia berkata: “saya makan untuk hidup dan bukan hidup untuk makan”. Banyak orang salah kaprah dengan memutarbalikkan fakta hidup itu untuk makan dan bukan makan untuk hidup akibatnya manusia  all out hanya cari makan dalam hidupnya. 

Read more: KENYANG AKAN PERKENAN TUHAN

MENYUAPI PEMBERONTAK

Pdt. Timotius bakti Sarono,M.Th

 

 

Galatia  6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Orang tidak bisa berharap bahwa taburan kebaikan akan selalu berbuahkan keindahan. Terkadang kepahitan memang harus disematkan di dada dikala melihat orang-orang yang pernah disuapi saat melarat menjadi pongah dan arogan sekaligus memberontaknya. Padahal ia sudah dianggap bapaknya yang pernah mengusap air mata dikala duka nestapa serta membalut luka-luka menganga serta menyelipkan dana di dompetnya yang kosong.

Ironis memang, terkadang anjing lebih terhormat daripada manusia. Golongan anjing apapun dan dimanapun yang diberi tulang oleh majikannya tidak pernah menggigit sementara manusia yang pernah diberi daging empuk, minuman menyegarkan malah justru menggigit dan mencakar serta mencabik-cabik sang majikan. Sebenarnya Tuhan tidak pernah salah membentuk manusia sesuai karakterNya. Namun mengapa manusia bisa lebih rendah dari seekor anjing? Jawabnya singkat yakni waktu, jabatan dan uang yang bergulir menentukan karakter orang tersebut. Untuk itu jangan pernah cinta uang (1 Tim 6:10) serta bertuhankan mammon (Mat 6;24) serta melekat kepada dunia ini  (1 Yoh 2:16).

Read more: Menyuapi Pemberontak


RAKYAT SEHAT HARUS

MEMILIH PEMIMPIN YANG WARAS

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Keluaran 18:21 1 Di samping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap;…..

Negeri yang dihuni oleh rakyat yang melarat dalam pola pikir sering kali bertindak ceroboh dalam memilih pemimpin. Kebobrokan moralitas yang menaun membuahkan pemimpin yang defisit spirit dan deposit dalam arogansi. Orang tahu bahwa negeri ini hukum menjadi tumpul ke atas dan tajam ke bawah. orang yang lemah hanya menjadi objek penderita sementara mereka yang memegang tampuk kepimpinan bersama kroni-kroninya berlenggang-lenggok menari-nari di atas mayat orang lain tanpa tersentuh hukum bila mereka melakukan pelanggaran HAM berat.  

Read more: Rakyat Yang Sehat Harus Memilih Pemimpin Yang Waras

PEMIMPIN TERPILIH

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Kisah Rasul 6:3 pilihlah mereka yang terkenal baik, dan penuh Roh dan hikmat untuk tugas itu.

Sebuah Negara maju ditandai dengan cerdasnya masyarakat memilih orang yang tidak sempurna menjadi seolah-olah sempurna untuk menyempurnakan ketidaksempurnaan menjadi sempurna berstandar masyarakat luas. Namun ketidaksempurnaan pemimpin yang dipilih tidak boleh “bottomless” dibawah standar dalam moralitas, emosi, keluarga, pekerjaan dan karirnya. Orang yang hampir sempurna dan setengah dewa saja memimpin sebuah Negara akan banyak mengalami kesulitan dalam meminimais kebrobokan moral dan kejahatan yang semakin merangkak naik secara signifikan apalagi mereka yang terpilih cacat dalam karir dan rumah tangga dan kepribadian yang arogan dalam ambisi yang menggila.

Read more: PEMIMPIN TERPILIH

PEMIMPIN BERMASA LALU KELAM

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Negeri yang sudah morat marit oleh degradasi multi dimensi ini membutuhkan pemimpin yang tidak defisit spiritual dan bobrok moralitasnya karena track record yang menjijikkan bila disingkapkan oleh Allah. Namun masalahnya setiap orang memiliki masa lalu yang kelam yang tidak perlu diingat-ingat karena Tuhan sendiri telah melupakan segala dosa kita. Namun demikian kita harus sadar bahwa masa lalu bukanlah pijakan keberhasilan atau kegagalan melainkan masa lalu harus menjadikan pijakan kerendahan hati “humble” bukan sambel pedas yang kata-katanya selalu menyakitkan orang lain.

Read more: PEMIMPIN BERMASA LALU KELAM

 

JANGAN JADI PENGKHIANAT

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

…..  tetapi jalan pengkhianat-pengkhianaat  mencelakakan mereka ( amsal 13:15)

 

Banyak orang hidup di akhir jaman ini menghalalkan segala cara. Mereka rela menari-nari di atas mayat-mayat sahabat dan orang-orang tulus bahkan bisa terkekeh-kekeh di antara ratapan orang-orang yang yang disakiti. Tidak jarang mereka makan enak dari hasil rampasan dan pengkhianatan orang-orang yang telah menolongnya saat-saat lapar dan tidak punya sahabat.

Read more: Jangan Jadi Pengkhianat

   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.