Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (WAKIL GEMBALA)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th 
Pdp. TIRZA RATNA SUSILAWATI (STAFF GEMBALA)
087877009262
CAROLINE (STAFF GEMBALA)
089694240962
SUHENDRI (STAFF GEMBALA)
082220463780
 

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini702
Kemarin801
Minggu Ini2351
Bulan Ini13792
Total Pengunjung641799

IP Kamu 54.159.30.26 Wednesday, 21 February 2018

Guests : 27 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 10.00 WIB
(MULAI JANUARI 2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

Kami sedang membangun ruangan Ibadah 17 x 10 Meter
Kami bersyukur untuk yang berkenan berpartisipasi dan menyelesaikan melalui dana yang disalurkan ke rekening :
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

HIDUP DALAM TATANAN ALLAH

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 


Settingan Allah dalam mencipta manusia memiliki patron yang jelas yakni sesuai dengan gambar dan teladan -Nya. Tidak lupa  Allah menyertakan buku petunjuk yang tepat bagaimana manusia harus menjalani sebuah kehidupan. Seperti barang elektronik harus disertai penunjuk penggunaannya demikian manusia harus menggunakan Alkitab sebagai buku petunjuknya jika mau hidup dalam tatanannya Allah yang menciptakan kehidupan.

Orang sekarang sudah di remote control oleh keadaan, diatur oleh otak yang kotor serta dikendalikan oleh hawa nafsu. Petunjuk yang dimiliki adalah petunjuk dari buku panduan iblis yang membuat manusia menjadi liar bak binatang jalang. Bukan sekedar  egois tetapi lebih dari itu memangsa sesama, membully, menghancurkan, dan membinasakan  (yoh 10:10a). Tidak peduli menari di atas mayat orang lain yang penting happy. Nurani sudah menjadi tumpul, perkataan tidak bisa dipercaya, yang ada hanya fitnah, gossip dan menyengsarakan orang lain.

Read more: Hidup dalam Tatanan Allah

 
KEKAGUMAN TUHAN AKAN KITA
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
 
 
Matius 8:8 
 
....."Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
 
 

Judul artikel ini memang agak controversial, bagaimana Tuhan kagum akan kita yang benar kan kita kagum akan Tuhan? demikian perkataan si pandir yang egonya selangit sok pinter tapi rohaninya di bawah standar, berbesar mulut dengan sia-sia, banyak bicara tanpa pengertian (Ayub 35:16). Orang harus belajar rendah hati mendengar dulu baru komentar , ingat  Allah telah menciptakan kita dengan dua telinga dan satu mulut bukan sebaliknya.   Sebagaimana kita sungguh mengasihi Tuhan maka Tuhan sungguh mengasihi kita, sebagaiman kita mengagumi Tuhan maka level yang terbaik Tuhan mengagumi kita!

Read more: Kekaguman Tuhan akan Kita

 
 
 
 
Provider Kebinasaan 
Pdt. Timotius Bakti sarono,M.Th
 
 
 
 
1 Korintus 6:20 
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
 
 
Skandal Taman Eden merupakan keberhasilan si ular tua dalam  menorehkan “track record” monumen pemberontakan kepada Allah. Disaat yang sama  seluruh generasi anak  manusia secara efektif sudah berhak bertindak dan berpikir dalam remote control iblis dengan panah apinya. Kejatuhan manusia  merupakan moment yang terus move on selama bumi berputar pada porosnya, bahwa gambar dan rupa Allah yang sudah tertanam di dalam diri manusia yang bagaikan Provider internet itu telah berubah kepemilikan yakni menjadi chips-nya iblis. 
 
Manusia divonis jatuh ke dalam dosa (Kej 3) bukan pada saat manusia berbuat dosa dengan berzinah, membunuh dan merampok. Semua deretan perbuatan konyol tersebut belum ada sama sekali sebab seluruh perbuatan itu masih berada dalam Providernya iblis yang akan segera diakses oleh manusia sebagai konsekwensi kejatuhannya. Kehendak bebas manusia telah membuat manusia terbuang dihadapan Allah bahkan di mata Allah manusia telah mati (Kej 2:17). Seluruh kebenaran yang Allah miliki tidak akan pernah bisa dilakukan oleh orang yang mati. Perintah Allah yang hidup hanya bisa dilakukan oleh orang yang hidup, “ Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang (Maz 36:9). Tanpa terang Kristus semua orang “generasi Adam” masih berada di liang lahat sebab mereka masih menjadi mayat dihadapan Allah. 

Read more: Provider Kebinasaan

MERDEKA

FAKTA ATAU FATA MORGANA

 

 

Galatia 5:1  Supaya kita sungguh-sungguh merdeka , Kristus telah memerdekakan kita…

 

Ayat ini memberikan informasi yang jelas bahwa tanpa Kristus kemerdekaan bukan realita hidup  melainkan fatamorgana di padang gurun. Kemerdekaan disini dalam bahasa Yunaninya adalah “elutheria” yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris freedom (legitimate or licentious, chiefly moral or ceremonial), liberty. Orang harus sadar tidak semua orang dipanggi untuk merdeka oleh Kristus (Gal 5:13) Jadi mereka yang terpanggil untuk percaya mereka diberi anugerah untuk merdeka. (Yohanes 8:31), Pertama orang harus sadar mereka yang merdeka adalah orang-orang yang  menjadi “orang dalam” yakni mereka yang tinggal dalam lingkungan Kristus Inilah yang dilakukan para murid ketika berjumpa dengan Yesus dan menanyakan dimana engkau tinggal? Dan kemudian para murid tinggal bersama Kristus (Yohanes 1:38,39)

Dimana kita tinggal  itu menentukan hidup kita, bila kita tinggal di tempat kumuh dan tinggal Pondok Indah orang akan tahu seberapa nilai hidup kita Bila pabrik coca – cola mengirimkan produksinya di Indomaret maka Indomaret membrandol dengan harga Rp 4.500,- ketika tiba di café maka nilai coca cola Rp 7.500,- bila tiba di hotel berbintang maka harga atau nilai coca cola tersebut menjadi 50 ribu rupiah. Mengapa berbeda. Rasa sama dari pabrik yang sama? Sebab tempat menentukan. Bila kita tinggal bersama Tuhan maka nilai hidup kita akan bertambah seperti kemuliaanNya.. Sesudah saya kotbah di orang terkaya di Indonesia, maka seusai pulang, orang kaya ini sendiri yang menghantar saya ke depan maka semua karyawan berdiri dan memberi hormat disamping saya. Apakah mereka kenal saya? tidak, mengapa mereka tertunduk dan memberi hormat kepada saya? tidak tetapi karena saya bersama orang yang mereka hormati maka semua orang mau tidak mau tertunduk dan hormat juga terhadap eksistensi saya.

Daud memiliki kerinduan mendalam untuk tinggal bersama Tuhan. Di Istananya ia memiliki segala kemewahan, penari-penari bisa menghibur 24 jam sehari, kemewahan jangan Tanya, hidup di istananya terasa sorga semua komplit, namun ia berkata : satu hal telah ku minta kepada Tuhan, itulah yang ku ingini diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya (Maz 27:4). Selanjutanya Pemazmur mencatat : “ Siapakah yang boleh menumpang dalam kemahMu? Siapa yang boleh diam di gunungMu yang kudus? Daftar orang yang terikat dalam kemah dan gunung Tuhan bukanlah orang yang sembarangan melainkan orang yang :

1.       Berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil, mengatakan dengan segenap hati

2.       Tidak menyebar fitnah dengan lidahnya, tidak berbuat jahat terhadap temannya, tidak menimpakan cela terhadap tetangganya

3.       Tidak memandang hina orang tersingkir, memuliakan orang yang takut akan Tuhan, berpegang kepada sumpah walaupun rugi

4.       Bukan rentenir, tidak korupsi dan gratifikasi (Maz 15:1-5)

Etimologi kata merdeka dari bahasa latin dependere yang dependent dalam bahasa Inggris yang berarti tergantung. Orang merdeka adalah orang yang bergantung kepada Kristus sendiri. Agama kepercayaan nabi dan rasul serta deretan orang suci, santa dan santo tidak akan mampu memberikan kemerdekaan sejati, kebergantungan kepada mereka adalah semu belaka sebab mereka juga mati sama seperti manusia yang lain. Namun Kristus telah memerdekakan kita dengan pengorbananNya di atas salib sehingga kita benar-benar merdeka dari berbagai hukuman Allah. Paulus dengan jelas mengatakan : Demikian sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus.

Orang yang sungguh di dalam Kristus secara otomatis akan menikmati suasana yang Kristus miliki. Disamping ia penuh dengan Karunia maka hari-hari hidupnya akan berbuah roh dan dapat dipastikan tidak ada lagi wilayah iri hati, dosa, kejahatan. Pastikan menjadi orang merdeka dengan tinggal di dalam Kristus. (bersambung)

MERDEKA

FAKTA ATAU FATA MORGANA

 

 

Galatia 5:1  Supaya kita sungguh-sungguh merdeka , Kristus telah memerdekakan kita…

 

Ayat ini memberikan informasi yang jelas bahwa tanpa Kristus kemerdekaan bukan realita hidup  melainkan fatamorgana di padang gurun. Kemerdekaan disini dalam bahasa Yunaninya adalah “elutheria” yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris freedom (legitimate or licentious, chiefly moral or ceremonial), liberty. Orang harus sadar tidak semua orang dipanggi untuk merdeka oleh Kristus (Gal 5:13) Jadi mereka yang terpanggil untuk percaya mereka diberi anugerah untuk merdeka. (Yohanes 8:31), Pertama orang harus sadar mereka yang merdeka adalah orang-orang yang  menjadi “orang dalam” yakni mereka yang tinggal dalam lingkungan Kristus Inilah yang dilakukan para murid ketika berjumpa dengan Yesus dan menanyakan dimana engkau tinggal? Dan kemudian para murid tinggal bersama Kristus (Yohanes 1:38,39)

Dimana kita tinggal  itu menentukan hidup kita, bila kita tinggal di tempat kumuh dan tinggal Pondok Indah orang akan tahu seberapa nilai hidup kita Bila pabrik coca – cola mengirimkan produksinya di Indomaret maka Indomaret membrandol dengan harga Rp 4.500,- ketika tiba di café maka nilai coca cola Rp 7.500,- bila tiba di hotel berbintang maka harga atau nilai coca cola tersebut menjadi 50 ribu rupiah. Mengapa berbeda. Rasa sama dari pabrik yang sama? Sebab tempat menentukan. Bila kita tinggal bersama Tuhan maka nilai hidup kita akan bertambah seperti kemuliaanNya.. Sesudah saya kotbah di orang terkaya di Indonesia, maka seusai pulang, orang kaya ini sendiri yang menghantar saya ke depan maka semua karyawan berdiri dan memberi hormat disamping saya. Apakah mereka kenal saya? tidak, mengapa mereka tertunduk dan memberi hormat kepada saya? tidak tetapi karena saya bersama orang yang mereka hormati maka semua orang mau tidak mau tertunduk dan hormat juga terhadap eksistensi saya.

Daud memiliki kerinduan mendalam untuk tinggal bersama Tuhan. Di Istananya ia memiliki segala kemewahan, penari-penari bisa menghibur 24 jam sehari, kemewahan jangan Tanya, hidup di istananya terasa sorga semua komplit, namun ia berkata : satu hal telah ku minta kepada Tuhan, itulah yang ku ingini diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya (Maz 27:4). Selanjutanya Pemazmur mencatat : “ Siapakah yang boleh menumpang dalam kemahMu? Siapa yang boleh diam di gunungMu yang kudus? Daftar orang yang terikat dalam kemah dan gunung Tuhan bukanlah orang yang sembarangan melainkan orang yang :

1.       Berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil, mengatakan dengan segenap hati

2.       Tidak menyebar fitnah dengan lidahnya, tidak berbuat jahat terhadap temannya, tidak menimpakan cela terhadap tetangganya

3.       Tidak memandang hina orang tersingkir, memuliakan orang yang takut akan Tuhan, berpegang kepada sumpah walaupun rugi

4.       Bukan rentenir, tidak korupsi dan gratifikasi (Maz 15:1-5)

Etimologi kata merdeka dari bahasa latin dependere yang dependent dalam bahasa Inggris yang berarti tergantung. Orang merdeka adalah orang yang bergantung kepada Kristus sendiri. Agama kepercayaan nabi dan rasul serta deretan orang suci, santa dan santo tidak akan mampu memberikan kemerdekaan sejati, kebergantungan kepada mereka adalah semu belaka sebab mereka juga mati sama seperti manusia yang lain. Namun Kristus telah memerdekakan kita dengan pengorbananNya di atas salib sehingga kita benar-benar merdeka dari berbagai hukuman Allah. Paulus dengan jelas mengatakan : Demikian sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus.

Orang yang sungguh di dalam Kristus secara otomatis akan menikmati suasana yang Kristus miliki. Disamping ia penuh dengan Karunia maka hari-hari hidupnya akan berbuah roh dan dapat dipastikan tidak ada lagi wilayah iri hati, dosa, kejahatan. Pastikan menjadi orang merdeka dengan tinggal di dalam Kristus. (bersambung)

IDUL FITRI BAGI PENGIKUT KRISTUS

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk

 

 

Saudara kita muslim hari ini dengan sukacita merayakan Idul fitri yang berarti kembali ke fitrah yang berarti suci karena dosa-dosa sudah disucikan pada waktu puasa. Di Indonesia sering mengucapkan doa Minal 'Aidin wal-Faizin, sebenarnya itu adalah tradisi masyarakat Asia Tenggara. Menurut sebagian besar ulama ucapan tersebut tidaklah berdasar dari ucapan dari Nabi Muhammad. Perkataan ini mulanya berasal dari seorang penyair di masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan dendang wanita di hari raya. Adapun ucapan yang disunnahkan olehnya adalah Taqabbalallahu minna wa minkum ("Semoga Allah menerima amal kami dan kalian") atau Taqabbalallahu minna waminkum wa ahalahullahu ‘alaik ("Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu" dan semisalnya.”) dan semisalnya.(Wikipedia)

Read more: Idul Fitri Bagi Pengikut Kristus

 
 
 
MENJILAT MADU DI UJUNG SILET
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
 
 

Kenikmatan sesaat yang dunia tawarkan itu bagaikan menjilat madu di ujung silet. Senikmat apapun akan membuat lidah ini sobek dan fatal oleh karena pendarahan. Sesering tindakan ceroboh itu dilakukan maka akan membawa petaka bagi jiwa. Orang tidak terlalu sadar bahaya mengancam, mereka tetap tidak peduli, cuek dan masa bodoh yang penting dapat jabatan, uang dan kenikmatan hidup,itulah malapetakan  hidup. 
Zona nyaman dalam buaian selera daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup telah membalut orang-orang yang membabi buta mengejar harta untuk pemuasan diri. Mereka lupa bahwa Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu (Matius 6:32) Makluk yang termulia ciptaan Allah dengan segudang jabatan, umat pilihan Allah, bangsa yang kudus, Imamat rajani telah berganti haluan menjadi makluk hina yang sekedar bisa bertahan hidup dengan mengais-ngais rejeki dunia ini padahal perintahNya begitu jelas, Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah (kolose 3:1).
Masih ada saja orang yang katanya cinta Tuhan tapi berulang kali rela meninggalkan ibadah demi kumpul keluarga, enjoy di luar kota dan segudang alasan. Tuhan terlalu mudah untuk dilupakan, mereka lupa bahwa dalam hitungan kehendakNya semua akan membawa petaka karena Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat (Ibrani 10:25).

Read more: Menjilat madu di ujung silet

 
 
 
 
AKTIVASI DOSA DAN SORGA
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
 
 
 
                  

  Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, secara sadar ia telah mengaktivasi atau membuka diri, menjalin hubungan sepenuhnya untuk dikuasai iblis. Aktivasi inilah memberikan hak untuk iblis bekerja all out di dalam diri makluk ciptaan termulia. Ibarat pesawat manusia telah membuka landasan (efesus 4:27) untuk iblis mendaratkan pesawatnya. Iblis dengan leluasa memberikan DNA-nya kepada keturunan anak manusia. Setiap orang yang lahir pasti memiliki tabiat dosa seperti singa yang lahir punya sifat buas demikian naluri manusia sudah dijangkiti penyakit dosa. Orang yang tidak percaya dosa turunan sudah pasti tidak bisa membedakan antara tabiat dosa dengan tindakan berdosa! 
                    Jadi Membunuh, berzinah, merampok dan dusta bukanlah suatu dosa melainkan akibat dari dosa itu. Seperti lontong, arem-arem, bubur, nasi bukanlah beras melainkan akibat orang mengolah beras itu sendiri demikianlah bentuk-bentuk dosa beraneka ragam di jaman modern ini adalah akibat dari dosa itu sendiri. Iblis yang berhasil mencuri kebersamaan dengan  Allah yang dimiliki Adam, kemudian Iblis berhasil membunuhnya ketika makluk ciptaan itu makan pohon pengetahuan baik dan jahat. Seperti kata Tuhan sendiri pada saat memakannya kamu akan mati (kej 3:3).  Allah bisa saja mengekspose dosa manusia dan mempermalukannya namun itu bukan karakter Allah Bapa yang baik, Ia memilih menutupinya dengan kasih karunia yang melimpah (Roma 5:21). Dimana Iblis sudah berhasil mencuri, membunuh dan membinasakan namun Yesus datang memberikan sebuah kehidupan yang berkelimpahan (Yohanes 10:10). Jadi dengan kata lain pertobatan tanpa sentuhan tangan Kristus bukanlah sebuah pertobatan melainkan jalan buntu kehidupan sebab orang akan terus jatuh dalam dosa. 

Read more: Aktivasi Dosa Dan Sorga

PESONA BERBAGAI RAGAM PERSEPSI

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th 

 

Banyak orang terobsesi akan keberhasilan finansial, kepopuleran dan jabatan bergengsi. Demi pesona persepsi masa depan yang salah  tidak heran kebanyakan mereka, namanya berderet menjadi batu-batu nisan sebelum direngkuh apa yang diinginkannya. Demi kenikmatan sesaat tidak sedikit yang menghalalkan cara, membanting tulang, siang menjadi malam, bergulir terus menjadi rutinitas, hingga tidak disadari aneka ragam perangkap, menjebak dan menghancurkannya.

Di jaman era digital ini, semua tingkah polah, ambisi, emosi dan kebobrokan karakter dipertontonkan di etalase kehidupan. Para pejabat publik, berebut kekuasaan untuk mencapai puncuk pimpinan tertinggi dengan jalan  mendakwa, memfitnah dan sumpah kepalsuan terhadap lainnya. Bangkai lama di bongkar mempertontonkan yang valid bisa didisain menjadi aib, dan penjara. Rekayasa busuk para pejabat buta yang tidak pernah melihat Tuhan sudah pasti memperlakukan orang lain seperti setan. Jika kita tidak bisa menemukan Tuhan di dalam diri seseorang jangan pernah membuka kitab suci apapun karena kita tidak akan menemukan Tuhan ada disana.

Read more: Pesona Persepsi

   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.