Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini752
Kemarin894
Minggu Ini1646
Bulan Ini13657
Total Pengunjung748806

IP Kamu 54.161.40.41 Tuesday, 17 July 2018

Guests : 50 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 16.00 WIB
(MULAI MEI  2018)
 
Hotel SANTIKA KELAPA GADING
 MAHAKA SQUARE BLOK HF 3 JL KELAPA NIAS RT 06 RW 06 KELAPA GADING BARAT
JAKARTA UTARA - DKI JAKARTA 
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

 

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

Panitia hari kiamat (3)

SERI : Pengangkatan orang Percaya.(1)

 

HILANG DALAM KEDIPAN MATA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Hilangnya orang-orang kristen di seluruh dunia secara besar-besaran telah diprediksi sekaligus diungkapkan secara detil dalam Alkitab sejak ribuan tahun lalu. Peristiwanya sendiri baru akan terjadi dimasa yang akan datang, sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh Tuhan tanpa mengalami penundaan. Misteri raibnya orang-orang Kristen tersebut  bukan sebuah fiksi hasil karya para pujangga melainkan kreatifitas Allah sejati dengan istilah pengangkatan.

Informasinya diberitakan oleh Alkitab secara akurat berupa nubuatan atau ramalan yang akan segera digenapi pada generasi millinial ini atau generasi di zaman akhir. Alkitab bungkam untuk detil waktunya, namun tanda-tandanya begitu jelas seperti perempuan yang sedang sakit bersalin, pembukaan demi pembukaan sampai dimana kandungan itu tiba waktunya melahirkan  demikian terjadinya peristiwa pengangkatan.

Pengangkatan itu sendiri bersifat universal, meliputi seluruh dunia, setiap suku bangsa dan bahasa akan mengalami dan menyaksikannya. Secara kasat mata mereka akan kehilangan rekan, sahabat, dan keluarga yang kedapatan layak diangkat oleh Tuhan sendiri. Hari itu akan bertaburan janda, duda dan yatim piatu diseluruh kolong langit ini. Bumi akan bergetar terdengar ratapan penyesalan dan kesedihan yang mendalam bagi mereka yang terlambat mengasihi Tuhan dengan sungguh.

Semuanya merupakan tanda permulaan bahwa kiamat sudah mendekat[1] dan kedatanganNya sudah dipintu gerbang.[2]  Penduduk dunia yakni si atheis, penganut agama dan kepercayaan manapun akan sadar bahwa setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan bagi kemuliaan Allah Bapa.[3] Pada hari itu tidak akan pernah ada orang yang bisa bertahan menghadapi wajah kemuliaan Kristus yang datang bersama berjuta-juta malaikat beserta orang-orang kudusNya. Jika dapat dianalogikan kisah ini bagaikan sinetron dalam babak akhir “happy ending”  kekeristenan. Namun sebelum semua peristiwa itu terjadi maka akan adanya pengangkatan orang  kristen yang sungguh-sungguh hidup di dalam Dia.

Sebelum happy endingnya dunia ini, pengangkatan orang percaya akan menggocangkan stabilitas ekonomi dunia, saham-saham akana anjlok pada titik terendah, politik mengalami kekacauan yang luar biasa yang berdampak dalam skala nasional. Untuk itulah dibutuhkan tatanan dunia baru yang bisa mengambil alih kekacauan dunia yakni satu pribadi yang kuat, pintar, dan mampu melakukan mujizat dalam segala hal baik, ekonomi, politik, keamanan dan kesehatan. Pribadi ini tidak lain dan tidak bukan adalah antikris yang ingin eksis dalam dunia ini.

Kekacauan besar akan melanda seluruh dunia ini dengan tidak ada persiapan sama sekali. Jika kisahnya dapat dibayangkan peristiwanya maka kekacauan tersebut bermula dari penyiar TV yang sedang mengadakan acara on air tiba-tiba hilang sebelum menyelesaikan pewartaannya. Sementara crew cameramen-nya hilang menjadikan arah shooting tidak focus. Kondisi yang tidak biasa ini akan menjadi tontonan yang menjadi bahan pembicaraan seluruh masyarakat.  Pertandingan tinju menjadi batal sebab lawan tandingnya hilang, gol sepak bola akan memiliki skor yang spektakuler, sebab ditinggalkan penjaga gawangnya yang diangkat Tuhan!

Orang perlu tahu saat terjadinya pengangkatan bahwa dunia ini masih sibuk seperti sedia kala dan tidak ada yang aneh   namun kekacauan terjadi karena raibnya pilot yang sedang landing melewati landasan pacu sehingga menabrak kerumunan orang yang menunggu di gerbang kedatangan. Kecelakaan hebat terjadi di seluruh jalan raya karena sopir-sopir yang berada di belakang kemudi hilang dari tempat duduknya. Mobil terus melaju tidak terkendali dan saling bertabrakan.

Rumah sakit kehilangan dokter ahli yang sedang mengoperasi banyak pasien hilang, ruang IGD dan bangsal-bangsal rumah sakit ada saja pasien yang raib karena mereka adalah orang-orang yang beridentitas  pengikut Kristus yang setia. Keadaan rumah tangga baik-baik tiba-tiba mendengar jeritan seorang wanita yang kehilangan suaminya di atas ranjang demikian sebaliknya.

Gereja yang sedang asyik bertepuk tangan memuji Tuhan berganti histeris sebab song leadernya hilang, dan beberapa jemaat raib. Peristiwanya sangat menakutkan. Pendetanya hilang dan jemaat yang tertinggal akan histeris dalam penyesalan. Namun sekalipun nangis darah sekalipun akan tetap tertinggal. Pada dasarnya dunia akan kehilangan banyak orang-orang penting, di belahan negara yang mayoritas percaya Kristus, dari Presiden sampai menteri dan aparatur negara lainnya.

Perlu diinformasikan bahwa pada waktu terjadinya pengangkatan,   dunia masih bergerak pada porosnya “running well” serta aktifitas dunia berjalan normal seperti sedia kala. Peristiwanya memiliki tujuan mengangkat orang percaya di awan-awan berjumpa dengan Yesus sendiri.[4] Kemudian beberapa waktu yang sudah ditentukan mereka akan mendampingi Kristus turun ke bumi pada saat kedatanganNya yang kedua kalinya[5] Pengangkatan ini terjadi secara sangat rahasia tanpa prediksi siapapun termasuk orang percaya[6] sementara kedatangan Tuhan Yesus Kristus sendiri nyata di depan seluruh bangsa[7].

Informasi raibnya orang-orang kristen ini akan menjadi headline yang besar di media cetak di seluruh dunia.  Menjadi viral di dunia maya dan sekaligus menjadi tranding topik di media sosial. Youtube, facebook dan google akan sibuk mengungkap rahasia apa dibalik raibnya orang-orang Kristen yang sungguh-sungguh. Para crew TV yang masih ada akan berlomba-lomba, mencari berita dan on air dengan thema pengangkatan orang kristen.

Peristiwanya  menjadi kontroversi di kalangan para theolog, Pendeta dan kaum awam, bukan memperdebatkan faktanya melainkan meragukan waktunya yang multi tafsir. Peristiwa ini mengacu kepada kesengsaraan besar yang disebut dengan  istilah tribulasi. Orang Pentakosta pada umumnya mempercayai pengangkatan terjadi sebelum masa kesengsaraan besar. Harapan diangkat sebelum aniaya menunjukkan penjagaan Tuhan yang nyata bahwa setiap orang percaya tidak ditetapkan untuk ditimpa murka.[8] Sebagian gereja juga menganut paham pengangkatan terjadi di tengah atau sesudah kesengsaraan besar. Misteri waktu pengangkatan tersebut biarlah menjadi ranah theolog untuk menafsirkannya. Namun bagi orang percaya lebih focus akan pimpinan Roh Kudus yang memimpin ke dalam integritas, loyalitas dan radikal dalam kekudusan serta tenggelam dalam keintiman bersama Tuhan. Jika demikian halnya maka kapanpun Tuhan datang untuk mengangkat maka kita siap. 

Terjadinya masa pengangkatan karena  iblis yang meminta persamaan hak seperti Yesus yang pernah tampil tiga setengah tahun. Demikian juga iblis akan berkarya dengan mencuri, membunuh dan membinasakan. Tiga setengah tahun yang sama iblis akan membawa kesengsaraan yang sangat besar bagi orang pilihan.[9]  Yesus Kristus sendiri mengatakan antikris ini yang akan datang sebagai malaikat yang berdiri di Bait Allah padahal ia adalah pembinasa keji[10] Pengangkatan terjadi karena disinyalir luapan kejahatan iblis paling puncak untuk memuaskan nafsu kebenciannya kepada orang percaya Kristus.[11] Untuk itu Iblis menjelma menjadi manusia dan merasuk di dalam kelompok agama dengan paham yang menolak akan Kristus sebagai  Tuhan[12]  Disaat inilah agama buah karya Iblis akan berkuasa penuh tanpa tanding dan mendapat restu sepenuhnya dari pemerintahan dunia baru.

Penganiayaan besar-besaran yang akan memaksa orang-orang kristen meninggalkan imannya. Jika tidak demikian orang kristen harus membayar dengan darahnya sendiri. Perlu diingatkan sekali lagi bahwa tidak semua yang dipanggil untuk percaya Kristus akan diangkat melainkan hanya mereka yang terpilih.[13] Keadilan Allah nyata bagi orang percaya, di saat inilah akan tampak jelas mana ilalang dan gandum[14] dan mana yang jenis domba atau kambing.[15]

Dimasa Silam Tuhan sudah mendemontrasikan pengangkatan orang-orang yang diperkenan tanpa mengikuti jalur kematian. Pertama Henok[16] kedua adalah Elia[17] (2 Raj 2:11). Yesus sendiri terangkat ke Sorga usah final semua tugas yang diembannya. Seperti Yesus terangkat diawan-awan, Ia akan melakukanNya juga bagi gerejaNya. Gereja yang dimaksudkan bukanlah gedung ataupun denominasi melainkan umat tebusanya yang merupakan bagian tubuhnya sendiri. Sebenarnya pengangkatan orang percaya memiliki latar belakang yang dihubungkan dengan perkawinan orang-orang Yahudi. Bila Pria Yahudi sudah sepakat mengambil keputusan untuk meminang kekasihnya maka ia akan pergi menyediakan tempat bagi kekasihnya bila tiba waktunya maka akan mengambil calon mempelainya untuk hidup bersama demikian gambaran tentang pengangkatan.

Kata “rapture” (pengangkatan) berasal dari kata-kata Paulus di 1 Tesalonika 4:17 “diangkat”. Kata “diangkat” diterjemahkan dari bahasa Yunani harpazo, yang berarti “merebut”, “membawa dengan diam-diam”, atau “mengambil dengan cepat”. Terjemahan dari harpazo ke “rapture” melibatkan dua langkah: pertama, harpazo menjadi kata Latin raptus; kedua, raptus menjadi kata Inggris “rapture”.[18] Kekristenan yang radikal dalam keintiman dengan Tuhan yang tampak dalam perbuatan, perkataan dan kesetiaan melayaniNya maka akan berbuahkan manis, secara otomatis hilang dalam kedipan mata seperti diculik Alien.

Dapat dipastikan bahwa Tuhan memiliki tujuan dalam pengangkatan ini. Yang pertama Tuhan ingin menggenapi janjiNya bahwa Ia akan menjemput orang percaya ketika Ia sudah menyediakan tempat bagi kita.[19] Ia menyeleksi secara ketat orang-orang yang tidak bercacat cela[20] selanjutnya Dia ingin orang percaya yang sungguh tidak mengalami aniaya besar.[21]  Betapa indahnya ketika kita memastikan diri diangkat dengan demikian terhindar dari berbagai mala petaka. (bersambung)

 

 

 



[1]  2 Petrus 3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap

 

[2]  Zakaria 14:4  Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan

[3]  Filipi 2:10-11  supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa

[4]  1 Tes 4:17  sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan

[5]   1 Tes 4:16 I Tesalonika  4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

[6]  1 Korintus 15 :50-54  Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa. Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubahkan

[7]  Wahyu 1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

[8]  1 Tes 5:9  8 Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.

 

[9]  Daniel 9:27 Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.

[10]   Matus 24: 15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca hendaklah memperhatikannya --

[11]   Matius 24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

[12]   1 Yohanes 2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak

[13]   Matius 22:14  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

[14]  Matius 13:30 Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.

[15]   Matius 25:33 3 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya

[16]   Matius 5:24  Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

[17]  2 Raja 2:11  Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.

[18] https://wannabextraordinary.wordpress.com/2011/05/10/apa-itu-pengangkatan-rapture/

[19] Yohanes 14:1-3 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.

[20] Yudas 1:24  Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya

[21] Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.