Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini760
Kemarin622
Minggu Ini761
Bulan Ini12996
Total Pengunjung587544

IP Kamu 54.196.47.128 Monday, 20 November 2017

Guests : 99 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 09.00 WIB
 
Hotel BnB Lt. M
JL. Boulevard Bukit Gading Raya, Kota Jakarta Utara
DKI Jakarta 14240
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
khusus hamba Tuhan dan Guru Agama Kristen
PIN BB : 7CA63E7F
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

KESALAHAN ALKITAB

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

 

         Realitas pelecehan yang dibingkai dalam tuduhan dan caci maki terus dilontarkan mendarat dalam eksistensi Alkitab. Keraguan tentang penulisan, naskah asli serta kanonisasi terus digelar, perdebatan terus berlanjut sampai dalam pelecehan bahwa Alkitab tidak layak lagi dipakai oleh orang Kristen merebak dari obrolan di kedai kopi sampai beredar di email, website dalam internet seantero dunia. Namun demikian Alkitab terus melaju diterjemahkan semakin banyak bahasa dan tuntas menyapu noda-noda dosa setiap manusia yang mau bertobat dan percaya kepada Kristus Yesus. Kenyataan dunia ini mayoritas penduduknya percaya kepada Yesus dan kekristenan menjadi agama terbesar dunia  kecuali Indonesia sampai sekarang tidak tahu nanti.  
       Penerimaan pewahyuan yang diharapkan memuaskan otak yang terbatas sudah dipastikan tidak akan pernah conect dalam sang kehidupan. Mereka akan sampai tahapan menthok sebab Alkitab bukan panadol yang memberi obat pusing kepala tetapi malah sebaliknya membuat kepala pusing. Semakin parah dalam usaha menjejalkan pengetahuan tentang Allah dalam benaknya yang cupet bagaikan menjaring angin saja dan tidak akan berhasil. Alkitab bukan alat pemuas otak manusia melainkan konsumsi hati yang beriman dan nurani yang bersih. 
       Orang-orang yang menyalahkan Alkitab selalu berangkat dari rasa fanatisme yang berlebihan dan roh penghujatan terhadap sesuatu yang berasal dari Allah sejati. Model seperti ini tidak perlu ditanggapi atau didengar sebab akan membuat telinga panas dan darah mendidih. Bagi mereka yang sungguh-sungguh kasmaran terhadap kebenaran Allah tidak perlu menggubris ulah-ulah mulut ember yang mengobral perkataan sia-sia.

Diseputar Penulisan
 
       Kalau sampai didapati kesalahan dalam Alkitab maka itu bukan karena pewahyuan dan maknanya tetapi persoalannya sepele terletak pada jari-jari yang salah ketik atau penterjemahan yang tidak seratus persen akurat. Namun hal ini sudah di minimise mungkin sehingga hampir-hampir tidak ada human error atau kesalahan ketik! Selama ada di bumi ini Alkitab  merupakan hasil karya manusia dalam redaksionalnya. Sebab tidak pernah diketemukan makluk Illahi manapun baik setan, jin dan malaikat ikut terlibat dalam percetakan dan penjilidan sebuah kitab suci agama manapun. Maklum manusialah yang mengerjakan kalau ada orang mengatakan kitab sucinya turun dari sorga maka itu penipuan yang sudah kuno dan penyesatan blak-blakan telah terjadi.
       Sekalipun Lembaga Alkitab terdiri dari orang-orang canggih dalam penterjemahan dan doktor dibidang bahasa tetapi yang pasti mereka manusia yang memiliki kelemahan. Bahasa Allah yang tidak terbatas sangatlah sulit untuk diterjemahkan dalam bahasa yang sangat terbatas apalagi ke dalam bahasa Indonesia. Pekerjaan yang tidak semudah membalikkan telapak tangan sudah rampung dan tuntas sekalipun ada beberapa butir yang tidak seratus persen dapat dipahami tetapi penterjemahan yang terbaik telah dimiliki bangsa Indonesia ini. Kalau didapati suatu kesalahan maka Alkitab tidak layak dipakai untuk kompas kehidupan di dunia ini dan di alam yang akan datang. Yesus sendiri mengatakan satu iota tidak akan hilang sampai kedatangan Tuhan.
       Keraguan tentang para penulis Alkitab yang berada puluhan tahun dengan peristiwa yang terjadi yang menjadi bahan acuan orang-orang yang meragukannya sangatlah tidak mendasar. Petrus sendiri mengatakan: “sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol  manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan  kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami  adalah saksi mata dari kebesaranNya ( 2 Pet 1:16). Saksi mati ini bukan sendiri tetapi begitu banyak saksi yang turut terlibat dalam suatu kisah Alkitab bukan saja satuan tetapi puluhan bahkan ratusan sehingga tingkat kesalahannya sangat tidak mungkin.
       Sekalipun Lukas bukan saksi mata tetapi dirinya telah memutuskan untuk mengadakan penyelidikan yang sangat teliti dan oleh pimpinan Roh Kudus tulisannya layak disejajarkan dengan para murid yang lainnya (Luk 1). Paulus sekalipun bukan merupakan murid Yesus secara langsung tetapi Ia telah bertatap muka dengan Yesus secara pribadi dalam pertobatannya dan dirinya memutuskan untuk bekerja lebih keras. 1 Korintus 15:10 menyatakan Tetapi karena kasih karunia Allah aku sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkanNya kepadaku  tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari  pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia  Allah yang menyertai aku.
       Satu hal yang tidak boleh dilupakan kalau orang mencari kesalahan Alkitab mereka sedang berhadapan dengan Roh Allah sendiri sebab keberadaan Alkitab adalah hasil karya Roh Kudus semata-mata. 2 Petrus 1:20-21 menyatakan ... yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak  sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama  Allah. Menganggap Alkitab salah berarti sama juga mengatakan Allah salah dan hal itu urasannya sampai dalam alam maut!
       Mayoritas para penulis Alkitab adalah orang-orang yang layak diteladani dari segi cintanya kepada Tuhan. Kalau  mereka memiliki kelemahan maka dalam penulisannya ia menelanjangi kelemahannya agar tidak dicontoh generasi selanjutnya. Seorang yang memiliki dosa dan tidak berterus terang sebagai hal yang busuk yang patut dicontoh maka ia tidak layak menjadi penulis Alkitab. Tidak ada seorang penulis Alkitabpun yang sempurna dan tidak berdosa. Mereka orang-orang yang pernah berdosa tetapi tidak terbiasa berdosa. Seandainya mereka melakukannya maka mereka segera mengakuinya dan menuliskan kesalahannya sendiri agar dikemudian hari para pembacanya tidak salah melangkah dan mencontoh moral bejatnya.
       Salomo orang yang paling berhikmat di dunia dengan kekuasaan penuh dan cara hidup yang polygami dengan seribu istri. Ia sendiri sadar hidupnya akan dicontoh oleh generasi selanjutnya bahkan sampai dunia ini kiamat. Berangkat dari rasa penyesalan dan pengakuannya sendiri ia sadar bahwa semua yang dilakukannya dibawah kolong langit tersebut adalah sia-sia, tidak patut dicontoh dan diteladani. Ia tidak menceritakan bahwa dirinya seorang pahlawan besar sebab bukan saja adil dalam berpoligami tetapi Ia juga berhasil memiliki kekayaan melimpah dan kekuasaan tanpa batas. Salomo terlalu jujur bahwa ia telah gagal total dalam beberapa hal penting dalam hidup ini. Di tengah kegagalannya ia masih berharap untuk takut akan Tuhan dan kasihnya terus meluap untuk Allah sang pemberi hikmat. Nafsunya yang meledak-ledak untuk istri-istrinya adalah kesia-sian yang tidak patut dicontoh oleh siapapun! 
       Alkitab memberikan solusi dari setiap kegagalan manusia yang telah dipertontonkan dalam Alkitab diubahnya menjadi baru oleh pengampunanNya. Kebenaran yang sempurna menelanjangi dosa para penulis Alkitab patut mendapat acungan jempol baha tidak pernah ada kepalsuan sedikitpun dalam kebenaran Allah yang sejati. Kalau ada kitab suci selalu menutupi kebobrokan rasul dan nabinya maka sudah pasti sebuah kitab yang tidak suci lagi sebab penuh kepalsuan. Kebenaran tidak boleh dinodai oleh dosa yang tidak diakui dan harus ditelanjangi sampai dalam episode dipermalukan terlebih dahulu dan kemudian diampuni dan dipermuliakan! Kalau saja Yesus memiliki kelemahan dalam hidup maka Alkitab akan menelanjanginya sebab Alkitab terlalu jujur untuk segala hal, tidak ada kepalsuan dan kemunafikan didalamnya. 
 
PerkataanNya tidak dipahami.

        Setiap kritikan pedas yang dilontarkan bagaikan sebuah nada yang minor ditengah-tengah konser keindahan dari senandung kehidupan yang berirama mayor sehingga merusak telinga yang mendengarkannya. Namun tidak perlu heran sebab di zaman Yesus sendiri, Ia sering dipersalahkan oleh karena pengajaran yang tidak masuk akal ahli-ahli agama di zamannya. Yesus selalu dicari-cari kesalahanNya, Alkitab dengan jelas menerangkan bahwa mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka  memperoleh sesuatu untuk menyalahkanNya. Ada banyak peristiwa yang diperhadapkan kepadanya sehingga ditemukan celah kebodohan dan ketidak pengertiannya namun ahli-ahli Taurat selalu kandas ditengah jalan (Yoh 8:6)
         Banyak bahasa yang dipakai Yesus yang tidak dimengerti orang-orang pada zamannya. Ketika Ia berbicara perjamuan kudus tentang tubuh dan darahnya, Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir   zaman (Yoh 6:54), kontan saja mereka menolak mentah-mentah. PerkataanNya tidak dapat dimengerti bahkan terlalu keras (Yoh  6:60). Yesus selalu bergerak dalam pola pikir BapaNya dan tidak pernah sekalipun berangkat dari pola pikir manusia yang serba terbatas. Apabila seseorang tidak mengerti akan kebenaran yang disampaikan oleh Yesus maka ia belum sampai dalam tahapan sampai kepada pikiran bapa melainkan pikirannya sendiri.
                Seharusnya orang-orang yang tidak memahami Alkitab patut bersyukur bahwa ia belum sampai tahapan pengertian yang Allah miliki ia sedang berenang pengertiannya sendiri. Ketidak sampaian pengertiannya akan kebenaran Allah harus disimpan sampai meneriman pencerahan dari Roh Kudus saja.

Argumen tuduhan


       Tuduhan Yesus tidak akan mati dalam penyaliban yang hanya 3 jam itu sangat tidak beralasan. Buktinya para prajurit harus meremukkan kaki orang-orang yang disalib tetapi tidak untuk Yesus, berarti Yesus tidak mati “demikian ungkapan sia-sia dari penghujat!  Namun orang lupa bahwa Yesus sudah kehabisan darah sejak penyiksaan. Ketika film The Passion of Christ ditayangkan maka para penuduh itu harus menutup mulutnya lagi! Orang dipaksa kagum kekuatan tubuh Yesus yang luar biasa, seharusnya Ia sudah mati ketika dalam perjalanan salib! Penyiksaan yang bertubi-tubi dengan darah yang mengalir terus dari seluruh tubuh membuat Yesus tidak mampu lagi memikul salib belum lagi dipaku dan darahnya tidak pernah berhenti.
       Tuduhan terus bergulir berangkat dari ketidak pengertian dan kebodohan orang-orang diluar Alkitab. Alkitab memberitakan tentang Yesus Kristus sebagai Tuhan namun mengapa Tuhan bisa mati? Pertanyaan yang menyudutkan tersebut terkadang tidak mungkin bisa dijawab oleh orang-orang awam sebab dimanapun Tuhan juga tidak akan pernah mati! Itu benar tetapi Yesus Kristus mati, nah berarti Ia bukan Tuhan Ia manusia biasa, sangatlah kafir jika menganggap Yesus sebagai Tuhan “ demikianlah tuduhan singkat dari kebodohannya.” Tuduhan kesalahan ini hanya di rekayasa untuk menjebak orang-orang percaya! Kenyataan yang ada adalah Allah yang menjadi manusia sepenuhnya harus mengalami apa yang dialami oleh manusia, Ia akan mati tetapi Yesus tidak  parkir terus dialam maut tetapi Ia bangkit dari kematian. Dimanapun manusia ada pasti disana ada kematian.
            Persoalannya sepele orang-orang tersebut mempelajari Alkitab untuk menjebak dan mencari kesalahan, ambil saja contoh Yesus sendiri mengatakan : “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga  malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim  bumi tiga hari tiga malam (Mat 12:40). Mereka mengatakan Yesus sendiri mengucapkan bahwa dirinya akan seperti Yunus di perut ikan bukan? Dan kemudian mereka berkata Yunus tidak mati di dalam perut ikan. Jadi apa yang Yesus ungkapkan sendiri benar bahwa Ia tidak mati selama 3 hari 3 malam, Yesus tidak mati tetapi Ia diangkat hidup-hidup! Orang salah bahwa pernyataan Yesus seperti Yunus itu bukan persoalan mati dan hidupnya tetapi Yesus dan Yunus sama-sama dipisahkan dari antara orang hidup!
       Ketika Yesus menantang orang-orang Farisi dengan perkataan: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam  tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." (Yoh 2:19). Para tokoh Yahudi dibuatnya pusing tujuh keliling maka ia akan menjawab : "Empat puluh enam tahun orang  mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam  tiga hari?" (Yoh 2:20). Ada banyak ketidak pengertian yang melekat dibenak orang-orang di zaman Yesus, bahkan ketika Yesus mengajar tentang perjamuan kuduspun mereka belum sampai dalam batasan kebenaran Allah. Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan  minum darahNya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.( Yoh 6:53). Pengajaran ini bukan saja membuat ahli-ahli Taurat goncang tetapi juga menembus hati para muridNya sendiri ( Yoh 6:66). Kalau orang di zaman Yesus saja tidak banyak mengerti dan menyalahkanNya apalagi sekarang? Berapa tahun selisihnya? Maklum kalau mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat! Mengalir aja......


Bertentangan Hukum alam

       Sering kali Alkitab memberitakah tentang peristiwa yang melawan hukum alam ini. Secara nalar manusia dimanapun kelahiran manusia itu selalu terjadi karena adanya pertemuan indung telur dan sperma tetapi Alkitab jelas-jelas melanggar aturan main yang ada sebab Maria belum bersuami dalam status masih perawan sudah hamil. Matius 1:23 Menceritakan kisahnya  "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan  seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel"  -- yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang  diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria  sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya  laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
 Alkitab sebenarnya masih memberikan keterangan yang jelas bahwa Roh Kuduslah yang menjadikan Maria Hamil. Jadi bukan menurut ukuran kedokteran yang memastikan adanya pembuahan tetapi Alkitab menjelaskan secara rinci bahwa dilahirkan bukan karena keinginan daging manusia tetapi keinginan Roh Allah. (Yoh 1:13). Ada ilmu yang lebih tinggi dari ilmu kedokteran dan pelajaran biologis sebab Allah bisa berkarya tidak harus mengikuti aturan manusia. Kalau diukur dalam aturan main kehidupan ini peristiwa lahirnya Maria melanggar kodrat alam dan itu bisa dituduh Alkitab memberikan hal yang salah tetapi tidak demikian untuk Allah! Alkitab tetap benar dalam hal kelahiran manusia. 
       Mereka yang mendengar malah tambah keras kepala dan sampai dalam tahapan menghujat Roh Kudus. Ini bukan persoalan sepele sebab dengan adanya Alkitab yang ada ditangan manusia maka justru menghasilkan kutukan yang dasyat bagi mereka yang menolaknya. Ketidak orang kaya dan lazarus sedang berdialog di alam roh maka harapan orang kaya supaya ada orang mati bangkit dan memberitahu kepada kelima saudaranya supaya tidak masuk tempat perhentian. Abraham sebagai sentral perbincangan ini mengatakan bahwa disana ada kesaksian Musa dan para Nabi, menolaknya berarti kebinasaan. Kesalahan pertama Alkitab tidak memberikan ruang bagi siapapun yang menolak kesaksian Musa dan Para nabi. Siapakah yang dimaksud kesaksian Musa dan para Nabi? Yang dimaksud adalah Yesus Kristus! Bila penolakan ini terjadi orang boleh mengatakan Alkitab salah sebab Alkitab tidak memberi jalan keluar yang lain untuk menemukan sorga selain mentaati kesaksian Musa dan para nabi tersebut.
 

Aneka mujizat yang tidak masuk akal


      Sejak Perjanjian Lama Alkitab sudah menyajikan perkara-perkara spektakuler. Bukan saja melawan aturan main alam semesta ini tetapi tidak akan pernah masuk akal manusia yang serba terbatas. Firaun dan para cerdik pandainya semula sangat mengangap rendah Musa dan Harun serta Yahwe Allah Israel yang kita kenal didalam Yesus Kristus. Namun tidak mereka tidak pernah menyangka bahwa ulahnya membelenggu umat Tuhan mampu merusak tatanan kehidupan, dari air menjadi darah, jutaan katak, lalat dan nyamuk menyerang sampai matahari gelap gulita dan anak sulung mendadak mati tanpa tanda-tanda penyakit apapun! Semua prosesnya berjalan cepat tanpa melalui hitungan hari dan peringatan terlebih dahulu. Mesir bukan saja dibuatnya pusing tujuh keliling tetapi sudah menyerah total akan karya yang luar biasa.
      Peristiwa terbelahnya sungai kolsom atau laut teberau membuat orang tidak bisa mengerti. Laut bisa terbelah hanya dengan tangan Musa yang terangkat dengan tongkatnya (Kel 14:21). Persoalannya tidak terletak pada tongkat Musa tetapi karena ketaatan dan iman Musa yang bergerak di arena kuasa Allah maka Allah sendiri yang mengirimkan angin barat dan timur entah angin tornado yang sanggup membelah laut itu sehingga mujizat terjadi! Kalau mau disalahkan teori alam ini semuanya sudah basi.
 Alkitab berisi kisah-kisah yang aneh yang sering kali tidak pernah bisa dimengerti oleh akal manusia. Ketika Musa keesokan harinya masuk ke dalam kemah hukum itu, maka tampaklah tongkat Harun dari keturunan Lewi telah  bertunas, mengeluarkan kuntum, mengembangkan bunga dan  berbuahkan buah badam (Bil 17:8). Ilmu apa yang membuat sebuah tongkat bisa mengeluarkan bunga dan buah? Tidak masuk akal bukan, tetapi ini tidak bisa disalahkan sebab perbuatan tangan Tuhan turun sendiri dan bukan campur tangan manusia.
          Ada banyak peristiwa spektakuler dimana campur tangan Allah turun atas umatNya. Ambil saja contoh  Yosua dapat menghentikan matahari dan bulan? Luar biasa tetapi ini pernah terjadi bumi tidak berputar atau mataharinya tidak bergerak, fakta ilmu pengetahuan tidak dapat menemukan jawabannya. Yosua 10:12-13  Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan  orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan  orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!" Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai  bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal  itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak  bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira  sehari penuh.
                Campur tangan Tuhan kepada umatNya hampir tidak bisa di deteksi oleh akal manusia, Ia pernah melempari musuh Israel dengan batu dari langit sehingga membuat musuh-musuh Israel kalang kabut tidak berdaya. Bagaikan bom yang dimuntahkan dari pesawat terbang demikian juga Allah mengirimkan senjatanya dari langit. Yosua 10:11     Sedang mereka melarikan diri di depan orang Israel dan baru di  lereng Bet-Horon, maka TUHAN melempari mereka dengan batu-batu  besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang  mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang.
              Dalam ilmu kedokteran seorang akan mengalami sakit bila telah ada tanda-tanda dini dan kemudian menaun tetapi tidak demikian yang terjadi dalam diri Nebukadnezar. Raja ini sakit mendadak bukan karena virus dan salah makan tetapi karena kesombongan yang melawan Allah.  Daniel  4:31 menyatakan     Raja belum habis bicara, ketika suatu suara terdengar dari  langit: "Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa  kerajaan telah beralih dari padamu; engkau akan dihalau dari antara manusia dan tempat tinggalmu  akan ada diantara di antara binatang-binatang di padang; kepadamu akan diberikan makanan rumput seperti kepada lembu; dan demikianlah akan berlaku atasmu sampai tujuh masa berlalu, hingga engkau mengakui bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas  kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendakiNya!" Pada saat itu juga terlaksanalah perkataan itu atas  Nebukadnezar, dan ia dihalau dari antara manusia dan makan  rumput seperti lembu, dan tubuhnya basah oleh embun dari  langit, sampai rambutnya menjadi panjang seperti bulu burung  rajawali dan kukunya seperti kuku burung.
       Hal serupa pernah terjadi didalam diri Herodes, ia mati mendadak dengan perutnya dimakan cacing karena kesombongannya melawan Tuhan! KIS 12:23     Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia  tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing. Kalau saja mau dicari kesalahan karena tidak sesuai prosedur hukum alam dan ilmu kedokteran dan segala sesuatu yang masuk akal pikiran manusia maka Alkitab terdapat sekali banyak kesalahan yang fatal. Namun masalah yang sebenarnya banyak perkara mujizat dan peristiwa aneh yang tidak bisa di mengerti oleh manusia manapun karena keterbatasannya sementara Allah yang tidak terbatas sedang berbuat dengan kuasaNya yang tidak terbatas. Apapun kesalahan yang dicari untuk kebenaran dalam Alkitab maka tidak akan ditemukan!


Eklusivitas Pengajaran

       Alkitab tidak pernah  mengajarkan cara-cara mencari Allah dengan benar. Sebaliknya Alkitab menunjukkan bagaimana cara Allah mencari manusia dengan benar. Cara manusia mencari Allah tidak diberikan formatnya sedikitpun karena Alkitab tidak pernah menuliskan segala sesuatu yang sia-sia.Usaha apapun manusia yang menyangkut Allah divonis oleh Alkitab tidak memiliki arti apapun. Yang benar adalah Allah mencari manusia didalam Yesus Kristus dan manusia yang memberikan respon melalui imannya kepada juru selamat maka akan memperoleh hidup yang kekal.
        Kelihatannya sepele tetapi bagi orang-orang yang sudah terbiasa mencari Allah dengan berbagai macam logikanya maka ia tidak akan menemukan Allah yang disajikan oleh Alkitab. Alkitab memberikan jalan buntu terhadap mereka yang sengaja mencari Allah dengan caranya manusia, karena Alkitab menunjukkan cara menemukan Allah dengan caranya Allah. Banyak orang frustasi mereka bingung mendapati bahwa caranya tidak laku dalam kerajaan Tuhan. Cara yang benar ditunjukkan bahwa manusia tidak perlu mencari Allah tetapi Allah sudah menyediakan dirinya sendiri untuk ditemukan oleh siapapun.
       Nampaknya sangat mudah memperoleh sorga bahkan cenderung sangat ringan sekali sorga hanya diperoleh dengan iman (Efe 2:8), mana mungkin bisa terjadi? Bisa sebab kebenaran Alkitab formatnya sudah jelas bahwa kepemilikan sorga yang rohani akan berhubungan dengan yang rohani yakni roh manusia melalui imannya. Sorga tidak bisa dijangkau dengan tingkah laku manusia yang sifatnya lahiriah, kepemilikan sorgawi menyangkut yang batiniah. Sorga tidak membutuhkan rentetan tingkah laku dan segudang amal dan kebajikan tetapi menyangkut satu kata Iman didalam Yesus Kristus.
       Banyak orang menyalahkan kebenaran ini, kalau orang hanya dengan iman masuk sorga perbuatannya jahat tidak apa-apa sebab sorga hanya dengan iman dan perbuatan! Orang lupa bahwa orang yang sungguh-sungguh beriman kepada Yesus tidak akan memiliki sifat dan tingkah laku jahat. Disamping telah bertobat orang itu lahir baru (Yoh 3) dan memiliki kehidupan yang baru secara total ( 2 Kor 5:17). Kalau tingkah laku orang-orang yang di gereja yang merasa sudah memiliki sorga tetapi sikapnya busuk dan kotor itu bukan menyangkut imannya, itu menyangkut lahiriahnya. Memang harus ada proses pertobatan terus menerus namun orang yang selalu menyalahkan pengajaran sorganya orang Kristen itu mudah maka ia tidak akan menemukan sorga yang sebenarnya kalau mereka hanya berangkat dari tingkah laku dan amal perbuatannya!
       Dialog antara Abraham dan orang kaya dalam kisah Lazarus maka didapati bahwa dalam alam mautpun masih terngiang suasana bumi dimana orang kaya ini ingat akan saudaranya yang belum bertobat. Lukas  16:27-28 menyebutkan bahwa: kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati  mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak  ke dalam tempat penderitaan ini.
       Abraham tidak memberikan format tingkah laku yang benar dalam usaha seseorang menjauhkan neraka tetapi Abraham mengatakan secara sederhana bahwa Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para  nabi: baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang  yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan  bertobat. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan  kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau  diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara  orang mati." (Luk 16:29-31). Dengan kata lain kesaksian Musa dan para nabi mengarah kepada satu pribadi yakni Yesus Kristus. Penolakan kepada satu pribadi ini membuat seseorang tinggal bersama orang kaya dalam penderiaan, sekalipun tingkah laku dan perbuatannya jempolan dimata orang lain. Mau protes dan mengatakan salah cara orang diselamatkan, Alkitab sudah jelas dan tidak pernah berubah dan menjadi kesimpulan bahwa kesalahannya Alkitab tidak pernah pernah salah!
  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.