Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Translate  

   

Login Form  

   

Pelayanan Kami  

Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami.

Pdm. Hiruniko Ruben, M.Th (Pengajaran dan Theologia)
Pdm. Matius M. Simorangkir, M.Th (Penggembalaan)
Ev, victor Hutagalung,S.Th   (Penginjilan)
082213725878

 

 

 

Senior Pastor :                         

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk
0817 677 1900 / 081315309418
 
Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
 
   

Photos Gallery  

   

Statistik  

Hari Ini243
Kemarin748
Minggu Ini1813
Bulan Ini14048
Total Pengunjung588596

IP Kamu 54.198.221.13 Wednesday, 22 November 2017

Guests : 17 guests online Members : No members online
   

GBI Holy Spirit  

Setiap Hari Minggu
Jam 09.00 WIB
 
Hotel BnB Lt. M
JL. Boulevard Bukit Gading Raya, Kota Jakarta Utara
DKI Jakarta 14240
Gembala Sidang :
Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th
Hubungi :
Email : tbsarono@gmail.com
PIN BB : 57FBC4AB
Twitter : @timbsarono
FB : Timotius Bakti Sarono
khusus hamba Tuhan dan Guru Agama Kristen
PIN BB : 7CA63E7F
Instagram timotiusbaktisarono
 
 
 
   

Donasi  

 
 
INVESTASI KERAJAAN ALLAH
 
 
BCA. NOMOR REKENING :
0013075007
HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

Hasil gambar untuk bri

023001045727503

TIMOTIUS BAKTI SARONO

 
   

Chating  

   

FB Timotius Bakti Sarono  

   

 

Alkitab dijilat, dikunyah dan ditelan

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

           Tidak banyak ditemukan anak-anak Tuhan yang sungguh kasmaran terhadap Alkitab. Mayoritas yang ada terlalu santai dan hidup dibagian kulit luarnya saja, padahal buah-buahan apapun kalau hanya kulitnya sangatlah tidak enak. Inilah yang mengakibatkan anak-anak Tuhan stubborn sangat keras kepala seperti orang Israel, bebal, konyol dan akhirnya murtad.  Pikirnya dirinya umat pilihan tiada duanya padahal Allah sendiri muak melihat tingkah polah sembrono dan tutur kata ceroboh yang tidak diselimuti kebenaran milikNya. Nama besarnya tidak cukup menjadikan hero seorang pahlawan tetapi realitasnya zero nol besar. Sekalipun namanya mendapat gelar marganya Tuhan sendiri IsraEL tetapi faktanya tertolak karena tidak dengar-dengaran. Umat ini sengaja didiaspora yakni diporak-porandakan dan diusir dari wilayah tanah perjanjian. Tidak heran juga banyak anak-anak Tuhan tidak menikmati susu dan madu sebab mereka dibuang oleh Tuhan entah kemana rimbanya. Semuanya itu berangkat karena tidak dengar-dengaran dan sikap cuek terhadap suara kebenaran Allah.

Banyak orang sadar dan bangga akan kitab sucinya, bahkan mengerti bahwa apa yang dimiliki merupakan aset profittable dan paling berharga yang pernah ada. Namun sangat disayangkan yang terbaik ini tidak pernah tersentuh oleh jiwa dan kedalaman yang ada tidak pernah terjamah oleh gairah kehidupan. Sebagai akibatnya kesemrawutan menggelayuti anak-anak Tuhan. Mereka pikir semakin ngawur semakin makmur tetapi realitasnya tambah ngelantur dan hancur. Teks Firman Tuhan yang tidak kontekstual dalam lini kehidupan mengakibatkan kerusakan yang fatalistik. Hidup ini menjadi berkeping-keping dalam setiap seginya. Lihat saja tanpa firman Allah orang akan tersesat dalam lorong-lorong maut baik disini atau dialam kekal nanti!

Kitab suci dianggapnya lebih rendah dari kisah The Lord Of The Ring yang digandrungi oleh dunia dan kurang ngepop dibanding sederetan novel yang beredar dipasaran yang juga digandrungi oleh para ABG seperti Harry Potter. Buktinya ketika mereka membaca novel atau tontonan yang kasad mata, ada gairah di hati dan membara di dada, desiran-desiran darah memainkan peranannya sealur cerita tegang di kelopak matanya. Sebaliknya ketika mulai membaca ayat-ayat Alkitab kontan saja berkedip-kedip bulu matanya disertai mulut menguap sebagai sinyal rasa kantuk datang. Perasaannya menjadi beku, gairah melorot, kaki semutan dan yang ada hanya keletihan yang memuncak dan ingin segera menemukan sorganya bantal dan guling dalam hasrat hatinya segera tidur. Kurang ajar!

Alkitab dianggapnya tidak lagi gaul dan kurang up to date dikalangan muda usia dan sudah kadaluarsa dalam dunia Intertaiment dengan gebyarnya multimedia. Ini berarti Alkitab bagaikan barang rongsongan didalam jiwa anak-anak tebusan! Nilainya terlalu rendah, permata-permata yang bersinar telah pudar oleh lapisan hasrat duniawi dan hiburan semu yang menutup selaput mata anak-anak Tuhan. Kebenarannya tidak membias dan memancar dari dalam jiwa sebaliknya suasana keruh menempel dan mengotori setiap lini kehidupan anak-anak Allah. Tidak ditemukannya lagi konkordansi berjalan, kisah Yesus dan berita kasih yang tiada duanya itu menthok dirak buku dengan debu tebal menyelimutinya. Ini realitas yang ada diantara kita! Anak-anak Tuhan sekarang sudah kehilangan selera membaca kebenaran, rangsangannya timbul oleh kebenaran diri sendiri, kisah sinetron dan berita-berita yang oh....seram .. disini ada setan!

Nyanyian kebisingan dunia telah menutup telinga anak-anak Tuhan untuk mendengar cerita kebajikan sorgawi yang memberikan kesejukan dan aroma kenikmatan hidup. Keduwian para pelayan Tuhan bukan saja menanduskan kerohaniannya tetapi juga membunuh tanpa menyisakan sisa-sisa kepekaan sedikitpun. Banyaknya tontonan layar kaca telah membutakan mata anak-anak Tuhan untuk melihat senyumanNya yang terlukis khas dalam butiran-butiran kebenaran yang sanggup mencairkan keruwetan persoalan yang sampai ke ubun-ubun. Perlu adanya bertobatan besar-besaran dalam lingkungan gereja Tuhan bukan dari perzinahan kedalam kesucian atau kesombongan kedalam kerendahan hati saja tetapi pertobatan dari kerinduan mendalam terhadap firman Allah sebab selama ini, nyanyian seperti rusa yang haus rindu aliran sungaiMu hanya hiasan bibir yang tidak timbul dari hati saja! Realitasnya seperti anjing yang menggonggong kembali kemutahnya lagi, dari pintu ke pintu hanya dosa menjadi selera jiwa.

Sidik jari Allah yang terdapat dalam ayat-ayat kitab suci telah dihapus oleh anak-anakNya dengan cara meniadakannya melalui sentuhan hiburan semu dan bacaan kotor yang menajiskan pikiran dan jiwa. Ayat-ayat firman hanya bergelantungan di tembok-tembok rumah sebagai pajangan yang dipandang oleh mata dan hiburan bagi para tamu undangan dan tidak menjadi asesoris kehidupan anak-anak terang. Sepanjang minggu absen Alkitab sementara kenikmatan duniawi menggelayutinya seakan-akan minta dininabobokkan untuk menggeser kedudukan Alkitab yang paling mulia menjadi paling terpojok itupun terhimpit oleh tekanan kehidupan. Akibatnya hidup buka dalam kepasrahan total tetapi dalam keparahan dalam setiap lini kehidupan

Periksalah dan teliti kembali berapa jumlah ayat yang masuk dan keluar, maka hitungannya akan defisit. Keluar yang dimaksud berarti hilang karena terhimpit oleh batu kerikil atau terik panasnya matahari yang menyengat sehingga kebenaran yang ada memuai entah kemana rimbanya. Kebenaran yang sudah ada didalam sini terkadang hilang karena tidak pernah diajak bercanda atau tertawa bersama. Dalam kesendiriannya kebenaran itu terus dilindas oleh kemauan perasaan yang membaja dan emosi yang meledak-ledak. Siapapun tidak akan betah kalau dicuekin terus menerus, sehingga ia akan pergi dengan sendirinya sebab sudah terlalu lama tidak diingatnya! Kebenaran adalah sesuatu yang hidup bukan barang mati yang bisa diperlakukan seenak udelnya sendiri.

Namun tidak demikian bagi mereka yang santun dalam kehidupan rohaninya. Mereka menempatkan kebenaran diatas kepala bukan dibawah ketiak! Mereka sungguh-sungguh membaca dalam tingkatan menelan habis total surrender bukan hanya menjilat dan mengunyah dan kemudian memuntahkannya kembali seperti dilakukan banyak orang percaya. Kebenaran Alkitab harus terdapat di heart, head, hand, hear sehingga seluruh lini kehidupan dikelilingi kebenaran Allah. Prinsip hidup orang macam ini akan selalu back to the bible tanpa kompromi. Ia akan selalu berkata no bible no breakfast sehingga awal kehidupannya selalu berangkat dari firman Allah. Luar biasa.

Bagi mereka yang ingin tenggelam dalam gelombang kehidupan biarlah terus melupakan nyanyian keindahan firman dan bisu terhadap suara kebenaran. Buang jauh-jauh Alkitab dan jangan colek-colek lagi. Boleh percaya atau tidak sebentar lagi peti mati akan segera meluncur menjemput kehidupan mereka yang terlalu cuek terhadap kalam Allah. Cepat atau lambat kematian rohani akan termanifes dalam bentuk sekarat yang berkepanjangan dalam nuansa jiwa yang buntu dalam kebinasaan. Mayoritas anak-anak Tuhan hanya menggali kolamnya yang bocor. Pantas saja ekonominya amburadul, keharmonisan rumah tangganya diwarnai perselingkungan. Belum lagi anak-anaknya memiliki karakter yang amburadul. Rasanya hidup ini terlalu jenuh dan tanpa jalan keluar. Semuanya itu dari galian kolam diri sendiri yang merusak tatanan kehidupan.

Setiap orang percaya harus ikut tenggelam dalam aliran sungai kehidupan Allah. Yesus sendiri berkata : Barangsiapa percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." ( Yoh 7:38). Kegagalan total ahli-ahli Taurat membangun kolamnya sendiri dan tidak mau tenggelam dalam sungai kehidupan yang Yesus sediakan. Setiap orang percaya harus membangun sungai dalam jiwanya untuk mengalirkan aliran-aliran kebenaran. Inilah antisipasi bau busuk yang keluar dari jiwa.

Tanpa sungai kehidupan yang Kristus sediakan jiwa seseorang akan mengeluarkan aroma busuk dan menyengat hidung Bapa di Sorga. Apapun kebenaran yang dimiliki seseorang bagi Allah sang Pencipta bukanlah kebenaran selain tutur kata yang keluar dari mulutNya sendiri. LogikaNya terlalu buntu, pandanganNya terlalu kabur untuk semua kebenaran diluar Kristus (Yoh 14:6) Wilayah sorga yang penuh kemuliaan hanya memiliki pintu masuk dengan kunci kebenaran Alkitab. Orang Kristen sekalipun yang tidak memiliki kebenaran Alkitab akan terlempar dari hadirat Allah, untuk itulah jangan ceroboh terhadap buku berharga yang ada ditangan.

Nikmati dan kunyah serta telan habis Firman Tuhan jangan hanya dijilat dan kemudian memuntahkannya lagi. Kurang ajar memang, kebenaran ini menusuk tetapi bagi yang tidak terasa tertusuk itu berarti ia terlalu lama tinggal dalam kuburan kehidupan. Secara kasad mata ia bisa berjalan tetapi rohaninya lumpuh. Mungkin ia masih bernafas dan menghirup udara yang segar tetapi sebenarnya ia telah mati lama dan tidak bangun-bangun. Suara Firman tidak terdengar atau sengaja dimatikan dalam jiwa sehingga suara diri sendiri terlalu keras. Emosi meledak-ledak minta dinina bobokkan dalam relung-relung hati yang mengakibatkan pembunuhan sesama. Betapa pentingnya setiap orang percaya menginvestasikan waktu yang ada untuk mendengar Firman dan menyediakan wilayah pikirannya untuk merenungkan kebenaran dan perasaannya memikirkan yang terbaik yang Alkitab ucapkan.

Bagikan postingan..

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
   
FacebookTwitterGoogle BookmarksPinterest
   
Copyright © 2013 Holy Spirit Ministry. Jl. Gading Griya Lestari F III No.9 Jakarta Utara
Telp. 08176771900 / 0816706262, 085310205759, 081319997803, 02170363030, 08129497950, 082111120109
Designed by DwimShop.com All Rights Reserved.